FEBI
FEBI UIN GUS DUR PAPARKAN CAPAIAN KINERJA TAHUN 2025 DALAM MANAGEMENT REVIEW: PENGUATAN AKUNTABILITAS DAN MUTU MENUJU AKREDITASI UNGGUL
Kajen (07/11) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan turut berpartisipasi dalam kegiatan Management Review yang diselenggarakan pada hari Jumat, 7 November 2025, bertempat di Ruang Meeting Sinabung, Hotel Grand Arkenso, Semarang. Dalam forum tersebut, Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., mempresentasikan secara komprehensif Capaian Kinerja FEBI UIN Gus Dur Tahun 2025 yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut berdasarkan recana strategis (renstra) dokumen strategis fakultas.
Dalam paparannya, Dr. Khafidz menjelaskan bahwa capaian kinerja tahun 2025 menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai bidang yang diukur melalui Capaian Kinerja Berbasis RKAKL Tahun 2025. Berdasarkan laporan realisasi, sebagian besar program kegiatan telah tercapai sesuai target dan terlaksana dengan prinsip efisiensi, efektivitas, serta akuntabilitas anggaran. Hal ini mencerminkan komitmen FEBI dalam menerapkan tata kelola berbasis kinerja (performance-based management) sebagai bagian dari penguatan mutu kelembagaan.
Lebih lanjut, presentasi juga menyoroti Daftar Capaian Kinerja Berbasis Renstra FEBI 2023–2027, yang berfungsi sebagai kerangka arah pengembangan fakultas dalam lima tahun ke depan. Dr. Khafidz memaparkan bahwa terdapat 12 sasaran strategis yang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program tahun berjalan, antara lain peningkatan mutu akademik, penguatan riset dan publikasi ilmiah, internasionalisasi program studi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan peningkatan layanan akademik berbasis digital. Berdasarkan hasil evaluasi, sebagian besar indikator capaian strategis menunjukkan progres positif dengan tingkat pencapaian di atas 90 persen.

Dalam forum tersebut, Dr. Khafidz menegaskan bahwa keberhasilan capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh sivitas akademika yang berkomitmen menjaga budaya mutu dan profesionalisme kerja. “Capaian kinerja tahun 2025 tidak hanya menggambarkan keberhasilan administratif, tetapi juga menjadi refleksi atas implementasi visi FEBI sebagai fakultas yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola, efektivitas program tridharma, serta pengembangan jejaring kerja sama menjadi fokus utama untuk mendukung keberlanjutan mutu akademik dan peningkatan akreditasi.
Selain capaian berbasis dokumen perencanaan, dekan juga memaparkan Daftar Capaian Kinerja Lainnya, yang menggambarkan inovasi dan inisiatif fakultas di luar indikator Renstra. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan jumlah mahasiswa asing, partisipasi aktif dosen dalam kegiatan internasional, peluncuran program pengabdian berbasis digital ekonomi syariah, serta optimalisasi sistem informasi akademik fakultas. Capaian ini menunjukkan bahwa FEBI tidak hanya berorientasi pada target administratif, tetapi juga berkomitmen menciptakan dampak nyata dalam pengembangan keilmuan dan penguatan reputasi institusi.
Dalam kesempatan yang sama, hasil Audit Mutu Internal (AMI) 2025 turut dipaparkan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan sistem penjaminan mutu. Berdasarkan hasil audit, sebagian besar temuan telah ditindaklanjuti secara efektif, namun masih terdapat beberapa temuan yang belum close, terutama pada aspek dokumentasi standar mutu dan sinkronisasi pelaporan kinerja unit. Menanggapi hal tersebut, Dr. Khafidz menegaskan pentingnya penyusunan rencana tindak lanjut (follow-up action plan) yang sistematis dan terukur agar seluruh temuan dapat diselesaikan secara menyeluruh pada periode audit berikutnya.
Kegiatan management review ini juga menjadi forum strategis untuk memastikan keterpaduan antara capaian fakultas dan target universitas. Melalui pendekatan evidence-based policy, setiap unit di FEBI diharapkan dapat mengintegrasikan hasil evaluasi ke dalam rencana kerja tahun berikutnya. Hal ini sejalan dengan upaya universitas dalam membangun sistem penjaminan mutu berkelanjutan dan memperkuat capaian akreditasi unggul di tingkat nasional.
Menutup presentasinya, Dr. Khafidz menyampaikan bahwa hasil management review tahun 2025 menjadi pijakan penting bagi FEBI dalam merumuskan arah kebijakan tahun 2026. Ia menekankan perlunya peningkatan efektivitas pelaksanaan program berbasis Renstra, optimalisasi manajemen risiko, dan penguatan budaya kinerja di seluruh lini fakultas. “FEBI akan terus berkomitmen menjaga integritas, akuntabilitas, dan mutu akademik sebagai fondasi utama dalam mewujudkan fakultas yang unggul dan berdaya saing global,” pungkasnya.
Penulis : Nuzulul
Editor : Arif Rachman, M.Pd.
FGD FEBI UIN GUS DUR BERSAMA ORANG TUA/WALI MAHASISWA BARU: PENGUATAN SINERGI KAMPUS DAN KELUARGA DALAM MENDUKUNG MUTU AKADEMIK MENUJU AKREDITASI UNGGUL
Kajen (05/11) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama orang tua atau wali mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026 pada hari Rabu, 5 November 2025. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid yang dilaksanakan secara luring di meeting room lantai 3 FEBI dan daring melalui platform digital (zoom meeting) ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, para kaprodi, sekprodi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa berprestasi, serta ratusan orang tua dan wali mahasiswa dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri.
Dalam sambutannya, Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali mahasiswa yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Beliau juga menyapa secara hangat para mahasiswa berprestasi yang turut hadir sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka dalam bidang akademik maupun non-akademik. Dalam kesempatan itu, Dr. Khafidz memperkenalkan secara singkat para Wakil Dekan, para Ketua Program Studi, serta jajaran pengelola fakultas yang menjadi mitra strategis dalam mengawal keberhasilan studi mahasiswa.
Dekan FEBI menegaskan bahwa sinergi antara fakultas dan orang tua/wali merupakan kunci penting dalam mendukung kesuksesan mahasiswa selama menempuh pendidikan di UIN Gus Dur. “Kami memiliki pandangan yang sama, bahwa mahasiswa adalah amanah, mereka seperti anak kita sendiri yang harus dijaga, dibimbing, dan dilindungi, bahkan jika mereka datang dari luar negeri,” ujar beliau. Dalam konteks ini, beliau menegaskan bahwa kuliah merupakan bentuk investasi masa depan yang sangat berharga, sembari mengutip hadis Rasulullah SAW: ‘Barang siapa yang berjalan untuk memudahkan dalam mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga’.
Lebih lanjut, Dr. Khafidz mengajak seluruh orang tua dan wali untuk aktif memantau perkembangan studi putra-putrinya setiap semester melalui Kartu Hasil Studi (KHS) yang tersedia dalam sistem akademik. Ia menyampaikan bahwa pada tahun akademik 2025/2026, FEBI memiliki 986 mahasiswa baru dengan total keseluruhan mahasiswa mencapai 2.952 orang. “Kami berharap bapak dan ibu turut memantau kemajuan belajar anak-anak kita, agar proses studi berjalan baik, tepat waktu, dan menghasilkan lulusan yang unggul serta berakhlak mulia,” tuturnya.
Sementara itu, dalam sambutan berikutnya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., menyampaikan pesan inspiratif kepada para orang tua agar senantiasa mendukung putra-putrinya dalam menyeimbangkan antara kecerdasan akademik, non-akademik, dan adab. “Anak-anak bapak ibu adalah generasi yang cerdas dan beradab. Namun, kita tidak boleh lengah dalam membimbing dan mengarahkan mereka,” ujar beliau. Dr. Kuat juga mengenalkan berbagai program studi di FEBI serta menjelaskan sistem tata kelola akademik berbasis digital seperti SIKADU dan SIMANIS yang memudahkan mahasiswa dalam mengakses informasi akademik. Beliau menegaskan pentingnya peran wali mahasiswa untuk memantau KHS, kedisiplinan belajar, dan perkembangan skripsi agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dalam empat tahun dan segera diwisuda.
Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. H. Tamamudin, S.E., M.M., menambahkan penjelasan terkait struktur pengelola program studi dan sarana prasarana pendukung pembelajaran di FEBI. Beliau mengenalkan berbagai ruangan, termasuk laboratorium yang akan menjadi pusat kegiatan praktikum mahasiswa. “InsyaAllah pada tahun 2026, FEBI akan membangun 15 laboratorium baru sebagai bentuk komitmen peningkatan mutu akademik dan layanan pendidikan,” ungkapnya. Selain itu, Dr. Tamam menjelaskan kebijakan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dilakukan di awal semester dan masuk ke rekening Badan Layanan Umum (BLU). Ia juga mengajak para orang tua untuk mengikuti informasi terbaru melalui akun Instagram resmi FEBI sebagai sarana komunikasi yang transparan dan informatif.

Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya dukungan moral dan spiritual dari orang tua agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu serta memperoleh pekerjaan setelah lulus. Beliau menyampaikan empat tujuan utama dalam menempuh pendidikan tinggi, yaitu developing critical thinking, finding a profession, discovering personal identity, dan expanding social and professional network. Dalam konteks ini, kuliah bukan hanya tentang memperoleh gelar, melainkan juga tentang membentuk karakter, jati diri, dan kesiapan menghadapi dunia profesional.
Dr. Shultoni juga membagikan tiga mantra sukses yang menjadi pedoman bagi mahasiswa FEBI, yaitu man jadda wa jadda (siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil), man sara ala darbi washala (siapa yang berjalan di jalan yang benar akan sampai pada tujuan), dan man shabara zhafira (siapa yang bersabar akan beruntung). Ketiga prinsip tersebut diharapkan menjadi pegangan bagi seluruh mahasiswa dalam menjalani proses akademik yang penuh tantangan namun bermakna.
Acara FGD diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif antara orang tua dan jajaran pimpinan FEBI. Berbagai pertanyaan muncul seputar sistem pembelajaran, bimbingan akademik, peluang beasiswa, dan strategi fakultas dalam meningkatkan mutu pendidikan. Suasana dialog berlangsung hangat dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaboratif antara pihak fakultas dan keluarga mahasiswa dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif dan berorientasi pada keunggulan. Selain itu FEBI UIN Gus Dur memberikan cinderamata kepada para orang tua dan wali mahasiswa sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran, dukungan, serta kepercayaan yang telah diberikan kepada fakultas dalam mendidik putra-putri mereka. Pemberian cinderamata tersebut juga menjadi simbol komitmen FEBI dalam mempererat hubungan emosional dan kemitraan strategis antara kampus dan keluarga mahasiswa, sekaligus wujud nyata penguatan budaya akademik yang humanis dan partisipatif.
Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Gus Dur menegaskan komitmennya untuk memperkuat komunikasi antara kampus dan keluarga sebagai mitra pendidikan. FGD ini tidak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi bersama tentang tanggung jawab moral dan akademik dalam membentuk generasi cendekia yang berkarakter, unggul, dan berintegritas tinggi. Fakultas berharap, dengan dukungan penuh dari orang tua dan wali mahasiswa, visi menuju FEBI berkelas dunia yang religius, unggul, dan inovatif akan semakin nyata terwujud.
Penulis : Nuzulul.
Editor : H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D.
FEBI UIN GUS DUR BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA PULUHAN MAHASISWA BERPRESTASI TAHUN 2025: APRESIASI DEDIKASI AKADEMIK DALAM UPAYA PENGUATAN MUTU MENUJU AKREDITASI UNGGUL
Kajen (05/11) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) memberikan penghargaan kepada 21 mahasiswa berprestasi tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan capaian mereka dalam bidang akademik maupun non-akademik. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari hari Rabu, 5 November 2025 di meeting room lantai 3 FEBI dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan dan para orang tua / wali mahasiswa. Pemberian penghargaan tersebut merupakan wujud nyata implementasi budaya akademik unggul yang menjadi bagian integral dari strategi fakultas dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal dan mendukung pencapaian akreditasi unggul.
Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa prestasi mahasiswa menjadi tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tinggi. Beliau menegaskan bahwa mahasiswa berprestasi merupakan representasi kualitas proses pembelajaran dan lingkungan akademik yang kondusif di FEBI. “Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan institusional terhadap kerja keras dan ketekunan mahasiswa. Prestasi yang mereka raih turut berkontribusi dalam penguatan mutu akademik yang menjadi indikator penting dalam penilaian akreditasi,”
Adapun mahasiswa yang menerima penghargaan berprestasi tahun 2025 yaitu:
|
NO |
NAMA |
NIM |
JENIS PRESTASI |
KATEGORI |
PRESTASI |
KLASIFIKASI |
|
1 |
Tsamrotul Khusna |
40323091 |
International Poster Competition Asosiasi PSKPS & Himapbsy (STAI Salahuddin Pasuruan) |
Perorangan |
Juara I |
Internasional |
|
2 |
M. Hamdan Aldiansyah |
60324080 |
Solo Vocal Competition Universitas Pancasakti Tegal |
Perorangan |
Juara I |
Internasional |
|
3 |
M. Nabiel Mushoddaq Kamaedi |
40322048 40322068 |
Business Proposal Pitching Competition Universitas Pancasakti Tegal |
Tim/Beregu |
Juara II |
Internasional |
|
4 |
Yulia Dewi Aryanti |
40222144 |
Buku ISBN |
Kelompok |
Menulis |
Nasional |
|
5 |
Anissa Putri Nabila |
40222031 |
Menlis Artikel Jurnal Ekonomi Islam Volume 16, Number 1, May 2025 Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA |
Tim/Beregu |
Sinta 3 |
Internasional |
|
6 |
Mayaza Raihandini |
40223129 |
Lomba Investor Festival and Competition UKM KSPMS FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan |
Perorangan |
Juara I |
Provinsi |
|
7 |
May Naila Khoiroh |
40124051 |
National Education Olympiad 2025 diselenggarakan oleh Bliss Education Center |
Perorangan |
Juara I |
Nasional |
|
8 |
Aghnia Nadia Faza |
40324033 |
Lomba Essay Islamic Bangking Festival HMPS Perbankan Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan |
Perorangan |
Juara I |
Provinsi |
|
9 |
Mukti Wibowo |
40123091 |
FEBI FEST 2025 Dema Febi UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan |
Tim/Beregu |
Juara I |
Provinsi |
|
10 |
Lailatul Husna |
60325018 |
Karate Cup Piala Wakil Walikota Pekalongan |
Perorangan |
Juara II |
Provinsi |
|
11 |
Ilham Apriyadi |
40123014 |
Olimpiade Bahasa Indonesia Tingkat Nasional University ID |
Perorangan |
Juara II |
Nasional |
|
12 |
Alya Nisrina Huwaida |
40222114 |
Buku ISBN |
Kelompok |
Menulis |
Nasional |
|
13 |
Nafila Tri Afriza |
40223074 |
Lomba Essay Islamic Bangking Festival HMPS Perbankan Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan |
Tim/Beregu |
Juara II |
Provinsi |
|
14 |
Ahmad Farihul Muaffiq |
60224094 |
Lomba Poster APBISDI |
Tim/Beregu |
Juara Harapan II |
Nasional |
|
15 |
Fatimah |
40323069 |
Sharia Banking Towads New Era UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan |
Perorangan |
Juara III |
Nasional |
|
16 |
Fatimah Tim |
40323069 |
National Business Plan Competition Dema FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan |
Tim/Beregu |
Juara III |
Nasional |
|
17 |
Putri Afinda Adha |
4319045 |
SATU Voice National Choir Festival UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung |
Tim/Beregu |
Juara III |
Nasional |
|
18 |
M Ilham Arifin |
60224074 |
Lomba Poster HIMA bisnis digital Universitas Telkom Purwokerto |
Tim/Beregu |
Juara III |
Nasional |
|
19 |
Ricky Henderianto |
40222106 |
Jurnal Al-Intaj UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu |
Perorangan |
Sinta 2 |
Nasional |
|
20 |
Muhammad Hamdi Yahya |
60324035 |
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) |
Perorangan |
Sinta 4 |
Nasional |
|
21 |
Karunia Raharjo |
60324016 |
Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma |
Perorangan |
Sinta 5 |
Nasional |
Para mahasiswa tersebut dinilai berdasarkan kriteria prestasi akademik, keaktifan organisasi, karya ilmiah, serta kontribusi sosial kemasyarakatan yang relevan dengan visi pendidikan Islam dan ekonomi berkelanjutan.
Kegiatan ini menegaskan komitmen FEBI UIN Gus Dur dalam membangun ekosistem akademik yang berorientasi pada kualitas dan keunggulan. Penghargaan kepada mahasiswa berprestasi tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga sarana untuk memperkuat motivasi seluruh civitas akademika dalam mewujudkan budaya mutu berkelanjutan. Melalui program penghargaan ini, FEBI menegaskan perannya sebagai fakultas yang berfokus pada pengembangan talenta, karakter, dan daya saing lulusan, selaras dengan semangat institusi untuk mencapai akreditasi unggul sebagai bentuk pengakuan atas keunggulan akademik dan tata kelola pendidikan yang bermutu.
Penulis : Nuzulul.
Editor : H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D.
Tingkatkan Kolaborasi Riset Internasional, FEBI UIN Gus Dur Sukses Jadi Co-Host TICEMBA 2025
Kajen (30/10) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan kembali menorehkan prestasi dalam kancah akademik internasional. FEBI UIN Gus Dur sukses menjadi Co-Host dalam kegiatan akbar Tidar International Conference on Economics, Management, Business, and Accounting (TICEMBA) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Tidar (Untidar) Magelang.
Konferensi internasional ini telah berlangsung dengan lancar dan sukses pada hari Kamis, 30 Oktober 2025 dan dilaksanakan secara sistim Hybrid yaitu presentasi secara luring dan daring.
Mengangkat tema besar "Sustainable Development in a Changing World: Challenges, Solutions, and Collaborations", TICEMBA 2025 menjadi forum strategis bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempresentasikan dan mendiseminasikan hasil-hasil penelitian terbaru mereka. Tujuan utama dari konferensi ini adalah menghasilkan jurnal penelitian berkualitas yang dapat dipublikasikan di tingkat nasional maupun internasional.
Partisipasi Dosen FEBI sebagai Presenter
Sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset, sejumlah dosen dari FEBI UIN Gus Dur turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai presenter konferensi. Mereka berhasil menyajikan hasil penelitian terbaik mereka di hadapan para akademisi dari berbagai negara.
Para dosen yang menjadi delegasi sekaligus presenter dari FEBI UIN Gus Dur tersebut adalah:
- Dr. H. A.M. Hafidz Ma'sum, M.Ag.
- Dr. Kuat Ismanto, M.Ag.
- Hj. Marlina, M.Pd.
- Dr. Hendri Hermawan Adinugraha, M.S.I.
- Dr. Mansur Chadi Mursid, M.M.
- Ria Anisatus Sholihah M.S.A.
- Pratomo Cahyo Kurniawan, M.AK.
- Muhamad Masrur M.E.I.
- Ardiyan Darutama, M.Phil.
- Muhamad Alfan. M.Hum.
- Qorry Aina Fitroh, M.Kom.
Ketua delegasi FEBI UIN Gus Dur menyatakan bahwa partisipasi dalam TICEMBA merupakan langkah penting untuk memperluas jejaring riset internasional serta memastikan hasil penelitian dosen-dosen dapat memberikan kontribusi nyata dalam isu-isu ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi berkelanjutan.
"Kolaborasi sebagai Co-Host dan keterlibatan aktif para dosen sebagai presenter merupakan bukti nyata komitmen kami untuk mendorong budaya riset dan publikasi internasional di UIN K.H. Abdurrahman Wahid," ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada presentasi makalah, tetapi juga berlanjut pada proses publikasi di jurnal-jurnal bereputasi, sehingga ilmu yang dihasilkan dapat diakses dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat akademik dan publik.
MAHASISWA INTERNASIONAL FEBI UIN GUS DUR BERPERAN AKTIF DALAM MEMBANGUN JEJARING EKONOMI GLOBAL DI TEI DAN NIITF 2025
Kajen (23/10) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan terus menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi mahasiswa dalam ajang ekonomi berskala global, Trade Expo Indonesia (TEI) dan Nigeria–Indonesia Investment & Trade Forum (NIITF 2025). Kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 15–23 Oktober 2025 ini menjadi momentum penting bagi penguatan jejaring diplomasi ekonomi dan pendidikan lintas negara, khususnya antara Indonesia dan Nigeria.
Partisipasi mahasiswa internasional Abdallah Rabiu Mohammed Rabiu dengan NIM 40124225 dari Program Studi Ekonomi Syariah ini tidak terlepas dari dukungan penuh Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz Ma’shum, M.Ag., dan Kepala Pusat Layanan Internasional (International Office), Isriani Hardini, Ph.D. Melalui dukungan tersebut, mahasiswa FEBI berkesempatan menjadi relawan resmi dalam kegiatan TEI dan NIITF 2025, sekaligus menjadi bagian dari penguatan kerja sama ekonomi Islam dalam konteks global. Mahasiswa tersebut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pimpinan fakultas atas bimbingan dan kepercayaan yang diberikan dalam menjalankan tugas di forum internasional tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa FEBI UIN Gus Dur berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan tokoh-tokoh penting, antara lain Menteri Perdagangan Republik Indonesia, H.E. Budi Santoso; Duta Besar Nigeria untuk Indonesia, H.E. Usman Ari Ogah; Duta Besar Indonesia untuk Nigeria, H.E. Bambang Suharto; serta Presiden Nigeria–Indonesia Chamber of Commerce and Industry (NICCI), Mr. Ishmael Balogun. Melalui pertemuan tersebut, mahasiswa berhasil menyerahkan secara resmi dokumen delegasi Nigeria kepada pihak Fakultas, sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan peran UIN Gus Dur dalam diplomasi ekonomi internasional.
Ajang TEI dan NIITF 2025 dihadiri oleh lebih dari 400 pengusaha Nigeria yang berasal dari berbagai Chambers of Commerce di Kano, Abuja, Anambra, Lagos, dan wilayah lainnya. Selain itu, terdapat pula partisipasi dari lebih dari 20 delegasi negara Afrika dan Arab, menunjukkan skala global dari kegiatan ini. Delegasi tingkat tinggi dari Nigeria meliputi pejabat dari lembaga-lembaga strategis seperti Nigerian Export-Import Bank (NEXIM) yang diwakili oleh Executive Director bidang Layanan Korporasi, Mr. Ibrahim Khalil Gaga, serta Direktur Jenderal Presidential Enabling Business Environment Council (PEBEC), Princess Zahra.
Berbagai sesi lokakarya dalam forum tersebut membahas isu-isu strategis, antara lain fasilitasi perdagangan antarbank untuk menekan biaya transaksi serta penyederhanaan proses residensi dan visa bagi para investor. Diskusi juga menekankan pentingnya transformasi hubungan ekonomi Indonesia–Nigeria dari sekadar perdagangan komoditas menjadi kerja sama dalam bentuk pendirian pabrik bersama dan kemitraan investasi jangka panjang. Pendekatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun hubungan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan saling menguntungkan.
Partisipasi mahasiswa internasional UIN Gus Dur dalam kegiatan berskala global tersebut memberikan nilai tambah yang signifikan bagi reputasi universitas. Keterlibatan ini memperkuat posisi UIN K.H. Abdurrahman Wahid sebagai salah satu pusat studi ekonomi Islam internasional di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, kehadiran mahasiswa dalam forum diplomasi ekonomi juga mencerminkan komitmen institusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi global dan semangat kolaborasi lintas negara.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, disarankan agar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Gus Dur mempertimbangkan kemungkinan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Nigeria–Indonesia Chamber of Commerce and Industry (NICCI) atau lembaga mitra Nigeria lainnya yang berpartisipasi dalam forum tersebut. Kolaborasi strategis semacam ini akan membuka peluang pelatihan praktis bagi mahasiswa, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta memperkuat posisi fakultas dalam bidang ekonomi Islam dan diplomasi perdagangan.
Pada akhirnya, kegiatan TEI dan NIITF 2025 menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dukungan pimpinan fakultas, semangat mahasiswa internasional, dan jejaring global mampu mendorong UIN Gus Dur Pekalongan menjadi universitas yang berdaya saing internasional. Melalui pendekatan kolaboratif dan pengembangan kompetensi berbasis global, UIN Gus Dur berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga menjadi duta intelektual dan ekonomi Islam di panggung dunia.
Penulis : Nuzulul
Editor : Dr. H. AM. Muh Khafidz MS, M.Ag.
DOSEN FEBI UIN GUS DUR Dr. KUAT ISMANTO, M.Ag. PAPARKAN KONSEP DESA WISATA HALAL DAN BERKELANJUTAN PADA CAPACITY BUILDING BANK INDONESIA 2025
Kajen (03/11) - Dalam kegiatan Diskusi Desa Wisata Bank Indonesia 2025, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menegaskan pentingnya pengembangan desa wisata yang berkelanjutan, berbasis kearifan lokal, serta sejalan dengan prinsip halal dan toyyib. Kegiatan capacity building ini diselenggarakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal pada hari Senin, 03 November 2025 dan dihadiri oleh beragam audiens, antara lain pengurus dan pelaku usaha kuliner Pasar Slumpring, pengurus wisata Bukit Tangkeban Pulosari, serta pengurus wisata mangrove Brebes.
Dalam paparannya, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., menjelaskan bahwa desa wisata merupakan kawasan pedesaan yang memiliki potensi unik dari aspek alam, budaya, hingga hasil kerajinan masyarakat yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata unggulan. “Desa wisata tidak sekadar destinasi, tetapi ekosistem ekonomi yang melibatkan masyarakat secara aktif,” ujarnya.
Ia menguraikan bahwa keberhasilan desa wisata ditentukan oleh tiga faktor utama, yaitu daya tarik (attraction), aksesibilitas (accessibility), dan fasilitas pendukung (amenities). Ketiga faktor ini, menurutnya, harus diimbangi dengan pengelolaan profesional, promosi efektif, serta jaminan keamanan dan kebersihan sebagai prasyarat penting untuk meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.
Dr. Kuat juga menyoroti pergeseran perilaku wisatawan dari sekadar mencari hiburan menuju pencarian pengalaman yang lebih bermakna—baik yang bersifat edukatif, estetik, maupun escapist. Dalam konteks tersebut, gastronomi lokal menjadi elemen penting yang memberikan nilai tambah kuat karena mencerminkan identitas budaya dan kearifan masyarakat. Ia mencontohkan kuliner khas seperti Rendang dari Minangkabau dan Gudeg dari Yogyakarta sebagai wujud ekspresi budaya dengan filosofi dan nilai sosial yang mendalam.
Dalam sesi diskusi, Dr. Kuat juga membahas tiga desa wisata yang menjadi peserta kegiatan, yaitu Desa Wisata Mangrove Brebes, Desa Wisata Slumpring Tegal, dan Desa Wisata Tangkeban Pemalang. Ketiga desa tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya, asalkan didukung dengan strategi pengelolaan yang tepat dan berkelanjutan.
Namun demikian, ia menekankan masih banyak tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya manusia, pendanaan, kelembagaan, serta persoalan aksesibilitas dan infrastruktur. Tantangan lain yang tak kalah penting adalah lemahnya promosi digital, ketergantungan pada musim wisata, serta risiko komersialisasi berlebihan yang dapat mengikis keaslian budaya dan kelestarian alam.
Sebagai solusi, Dr. Kuat mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat nilai tambah desa wisata melalui inovasi, kolaborasi lintas sektor, dan penerapan prinsip pariwisata halal. “Konsep halal dan toyyib tidak hanya soal makanan atau ibadah, tetapi juga mencakup kebersihan, keamanan, kesehatan, etika, dan keindahan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penerapan prinsip syariah dalam pariwisata memberikan berbagai nilai tambah, seperti peningkatan etika dan keberlanjutan, diferensiasi pasar, jaminan kebersihan, pengalaman spiritual, serta pembentukan citra positif di mata wisatawan global. “Desa wisata halal bukan sekadar memenuhi standar syariah, tetapi menghadirkan wisata yang etis, inklusif, dan berkelanjutan,” tutup Dr. Kuat.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia tersebut menjadi ruang penting bagi para pelaku wisata dan akademisi untuk berkolaborasi dalam memperkuat konsep desa wisata berkelanjutan, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis nilai-nilai keislaman dan pemberdayaan masyarakat.
Penulis : Nuzulul.
Editor : Qorry Aina Fitroh, M.Kom.
FEBI UIN GUS DUR LAUNCHING APLIKASI FESPA: INOVASI DIGITAL PENGELOLAAN RUANG DAN ASET MENUJU EFISIENSI LAYANAN AKADEMIK
Kajen (03/11) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola berbasis digital melalui peluncuran aplikasi FESPA (FEBI Space and Asset). Lounching dilaksanakan pada hari Senin, 3 November 2025, bertempat di lantai 1 Gedung FEBI UIN Gus Dur, dan dihadiri oleh seluruh pimpinan dekanat, dosen, serta tenaga kependidikan.
launching aplikas dilakukan secara resmi oleh Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz, M.S., M.Ag., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya inovasi digital dalam menunjang efektivitas tata kelola ruang dan barang milik negara (BMN) di lingkungan fakultas. Menurutnya, kehadiran aplikasi FESPA merupakan langkah strategis dalam mendukung transparansi dan efisiensi pengelolaan aset, serta bagian dari implementasi prinsip good faculty governance di era transformasi digital.
Khafidz menyampaikan bahwa aplikasi FESPA dirancang untuk memberikan kemudahan dalam melihat, mengatur, dan mengelola penggunaan ruang maupun aset di lingkungan FEBI. Ia menegaskan, “Dengan aplikasi ini kita akan bisa melihat dan mengatur bagaimana penggunaan ruangan dan BMN yang berada di FEBI. Semoga bermanfaat dan menambah efektivitas serta efisiensi kita dalam memberikan layanan kepada seluruh stakeholder.”
Suasana peluncuran berlangsung khidmat dan penuh semangat inovatif. Sebelum menekan tombol simbolis peluncuran, Dr. Khafidz menutup sambutannya dengan doa dan ucapan, “Bismillahirrahmanirrahim, aplikasi secara resmi dilaunching.” Momentum tersebut disambut tepuk tangan meriah oleh para hadirin sebagai bentuk dukungan terhadap langkah digitalisasi yang diinisiasi oleh FEBI.

Aplikasi FESPA sendiri dikembangkan oleh Dosen informatika Mohammad Reza Maulana, M.Kom, dibawah bimbingan dan arahan langsung Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. H. Tamamudin, S.E.,M.M. Dalam kesempatan tersebut, Reza mempresentasikan langsung teknik penggunaan serta alur kerja aplikasi berbasis web tersebut. Ia menampilkan berbagai fitur yang dirancang dengan prinsip user friendly, sehingga pengguna dapat mengakses dan memanfaatkan sistem secara mudah dan efisien.
Lebih lanjut, pengembangan aplikasi ini tidak hanya berorientasi pada kemudahan penggunaan, tetapi juga mengedepankan aspek keamanan data dan akuntabilitas pengelolaan aset. Dr. Tamamudin menambahkan bahwa setiap aktivitas peminjaman dan penggunaan fasilitas terekam dalam sistem secara otomatis, sehingga dapat menjadi basis data untuk evaluasi penggunaan ruang dan BMN secara periodik oleh pihak fakultas, Inovasi aplikasi FESPA juga menjadi bagian dari strategi FEBI UIN Gus Dur dalam mendukung smart campus serta memperkuat sistem informasi terintegrasi. Melalui pendekatan berbasis teknologi informasi, fakultas berupaya menghadirkan layanan akademik dan administratif yang semakin responsif, akuntabel, dan selaras dengan arah pengembangan universitas menuju tata kelola unggul dan modern.
Dengan diluncurkannya aplikasi FESPA, FEBI UIN Gus Dur menegaskan posisinya sebagai fakultas yang progresif dalam menerapkan digitalisasi tata kelola akademik. Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi fakultas lain dalam mengimplementasikan inovasi teknologi untuk mendukung efektivitas layanan.
Penulis : Nuzulul
Editor : Dr. H. Tamamudin, S.E., M.M.
DOSEN UIN GUS DUR PEKALONGAN BERKONTRIBUSI DI HARI SANTRI 2025: PELATIHAN “SANTRI MAHIR AI” PERKUAT LITERASI DIGITAL SANTRI INDONESIA
Kajen (29/10) Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 tidak hanya diramaikan oleh para santri, namun juga mendapat dukungan penuh dari kalangan akademisi. Para dosen dari Fakultas Ekonomi Bisnis Islam dari program studi Akuntansi Syariah, Bapak Ardiyan Darutama, M.Phil turut berpartisipasi dalam Seminar Online Nasional bertajuk "Santri Mahir Artificial Intelligence (AI)".
Kegiatan daring ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI selama lima hari, mulai tanggal 25 hingga 29 Oktober 2025, bertujuan untuk memperkuat ekosistem digital di lingkungan pesantren ataupun pada satuan pendidikan keagamaan.
Peran Dosen dalam Transformasi Digital Pesantren
Partisipasi dosen ini didorong oleh kesadaran akan pentingnya integrasi teknologi mutakhir, khususnya Artificial Intelligence, dalam kurikulum pendidikan di pesantren dan lembaga pendidikan Islam.
Fokus Mendalami Integrasi AI dan Ilmu Keislaman
Para dosen yang mengikuti sebagai peserta, secara intensif mengikuti seluruh sesi pelatihan. Fokus utama partisipasi dosen adalah mendalami bagaimana AI dapat diintegrasikan secara etis dan efektif dengan ilmu-ilmu keislaman, termasuk penggunaan AI untuk analisis teks kitab kuning, manajemen data pesantren, hingga pengembangan aplikasi dakwah digital.

Bapak Ardiyan Darutama, salah satu peserta dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, menyebutkan bahwa seminar ini sangat relevan dengan kebutuhan riset saat ini.
"Materi yang disajikan sangat inspiratif, terutama mengenai peluang AI dalam menjaga dan melestarikan khazanah keilmuan Islam. Ini membuka banyak pintu bagi dosen untuk melakukan penelitian interdisipliner baru. Kami siap mengimplementasikan hasil seminar ini kepada mahasiswa dan juga komunitas pesantren mitra kami," jelas Bapak Ardiyan Darutama.
Komitmen Kampus pada Penguatan Kompetensi Digital
Partisipasi ini menegaskan komitmen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam mendukung visi Hari Santri Nasional untuk menjadikan santri sebagai generasi yang unggul dalam ilmu agama dan teknologi. Kampus berharap, pengetahuan yang diperoleh para dosen dapat segera ditransformasikan menjadi program pelatihan atau kurikulum baru.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih erat antara perguruan tinggi dengan Kemenag dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan Islam.
Penulis : Laelatul.
Editor : Nuzulul.
DISSEMINASI HASIL PENELITIAN MAHASISWA AKUNTANSI SYARIAH FEBI UIN GUS DUR: PENGUATAN KULTUR AKADEMIK DAN MUTU PENELITIAN MENUJU AKREDITASI UNGGUL
Kajen (29/10) - Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) sukses menyelenggarakan Diseminasi Hasil Penelitian Mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar pada hari Rabu, 29 Oktober 2025, di Meeting Room FEBI lantai 3.
Acara ini merupakan forum akademik bagi mahasiswa semester 7 untuk memaparkan dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian mereka. Rangkaian kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian dimulai pada pukul 09.00–11.00 WIB.
Tiga mahasiswa mempresentasikan hasil penelitiannya. Presentasi pertama disampaikan oleh Rinda Laila Nurfatiha, CAP., CTT. dengan NIM 40322052 yang mengangkat judul “Modernisasi Manajerial Ownership dalam Hubungan Financial Distress, Cash Holding, dan Kebijakan Utang dengan Earning Management.” Kemudian dilanjutkan oleh Fatma Azzahra Puspita Sari, CAP. dengan NIM 40322005 yang mempresentasikan penelitian berjudul “Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Pekalongan: Analisis Moderasi Sanksi dan Keadilan pada Pengaruh, Kesadaran, dan Layanan SAMSAT Drive Thru.” Sesi presentasi ditutup oleh Windy Fatmawati, CAP., CTT. dengan NIM 40322046 yang menyajikan temuan penelitiannya berjudul “Apakah Trilogi Karakteristik Media–Kinerja Lingkungan Memprediksi Carbon Emission Disclosure oleh Perusahaan Syariah?”
Kegiatan Diseminasi ini dihadiri oleh panelis yang terdiri dari dosen-dosen Program Studi Akuntansi Syariah serta dosen eksternal yang ahli di bidangnya. Para panelis memberikan masukan, evaluasi, dan umpan balik konstruktif terhadap karya ilmiah yang disajikan.
Pelaksanaan diseminasi ini menegaskan komitmen Program Studi Akuntansi Syariah UIN Gus Dur dalam mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa, serta memastikan kualitas penelitian yang dihasilkan relevan dengan perkembangan keilmuan terkini.
Selain menjadi ajang akademik yang memperkuat tradisi ilmiah di lingkungan kampus, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan mutu akademik sebagai salah satu indikator penting dalam proses akreditasi. Melalui kegiatan diseminasi yang terstruktur dan terukur, FEBI UIN Gus Dur menunjukkan keseriusan dalam menumbuhkan atmosfer penelitian yang produktif dan berkelanjutan sebagai wujud nyata komitmen menuju Akreditasi Unggul.
Penulis : Alifian.
Editor : Nuzulul.
DOSEN FEBI UIN GUS DUR JADI INVITED SPEAKER PADA ICNARA 2025: PENGUATAN INTERNASIONALISASI AKADEMIK DAN KONTRIBUSI PENELITIAN MENUJU AKREDITASI UNGGUL
Kajen (29/10) - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan menjadi invited speaker pada 4th International Conference on Islam Nusantara ICNARA 2025 yang diselenggarakan secara hybrid, peserta mengikuti secara daring (online) dan sesi luring terpusat di Hotel Santika Surabaya pada hari Senin, 27 Oktober 2025. Dua delegasi tampil sebagai pemakalah dalam kegiatan tersebut adalah Dr Kuat Ismanto, M.Ag. dan Muh. Izza, M.S.I. yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, bekerja sama dengan Universitas Islam Sultan Sharif Ali Ali (UNISSA) Brunei Darussalam.
Acara ini mengusung tema “Traditions and the Sustainable Future of Pesantren: Education, Ecotheology, and Ethics in the SDGs Era,” konferensi ini menghadirkan ruang dialog lintas disiplin tentang kontribusi pesantren bagi pembangunan berkelanjutan. Dalam forum tersebut, delegasi FEBI UIN KH Abdurrahman Wahid mempresentasikan riset berjudul “The Role Of Pesantren In Realizing The Gdgs In Indonesia”. Paparan ini mengulas secara terang tentang peran pondok pesantren dalam mewujudkan dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Melalui sampel objek empat pondok pesantren, yaitu Pesantren Al Fusha (Pekalongan), Pesantren Darul Falah (Demak), Pesantren Sidogiri (Pasuruan), dan Pesantren Darussalam Blokagung (Banyuwangi), hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mewujudkan tujuan SDGs.

Sesi kegiatan ini disampaiakan secara pararel dalam forum dan di ikutin 170 peserta dalam dan luar negeri dengan menghadirkan Prof Dr Franz wijse dari Radboud Univercity, Nijmegen Netherlands, Dr Cecep Saleh Kurniawan UNISSA Brunei Darussalam dan Prof. Dato Fariza Md Sham (Directure Institute of Islam Hadhari Malaysia). Dihadiri juga oleh Prof. Dr.Fill. Kamarudin Amin, MA (Sekjen Kementerian Agama) dan Prof. Dr. Sahiron, MA. (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama).
Keterlibatan dosen FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam forum internasional ini menjadi wujud nyata penguatan mutu tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah bereputasi. Partisipasi aktif dalam konferensi internasional seperti ICNARA 2025 tidak hanya memperluas jejaring akademik global, tetapi juga menjadi indikator pencapaian standar mutu dosen yang sejalan dengan kriteria akreditasi unggul. Melalui kontribusi ilmiah di tingkat internasional, FEBI UIN Gus Dur menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya akademik yang berbasis riset, inovasi, dan kolaborasi lintas negara, sebagai salah satu komponen penting dalam asesmen akreditasi lembaga dan program studi.
Lebih dari itu, keikutsertaan para dosen sebagai invited speaker dan pemakalah internasional juga mencerminkan kualitas dan relevansi keilmuan yang dihasilkan oleh FEBI dalam ranah global. Aktivitas ini menjadi bukti bahwa FEBI UIN Gus Dur tidak hanya berfokus pada pengajaran, tetapi juga secara aktif mengembangkan kontribusi akademik yang berdampak luas, baik secara nasional maupun internasional. Capaian ini mendukung visi fakultas untuk menjadi pusat unggulan dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam yang berdaya saing global, sekaligus menjadi langkah konkret menuju terwujudnya akreditasi unggul yang berkelanjutan.
Penulis : Nuzulul.
Editor : Qorry Aina Fitroh, M.Kom.
