FEBI

FEBI

Kajen (09/02) Satuan Pengawasan Internal (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Senin, 09 Februari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Meeting Room Lantai 3 FEBI UIN Gus Dur sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan kegiatan kemahasiswaan.

Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka dan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FEBI, H. M. Shulthoni, M.S.I., Ph.D., serta para pengurus Ormawa FEBI. Kehadiran pimpinan fakultas dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap sistem pengawasan internal dan tata kelola keuangan yang baik.

Tim SPI UIN Gus Dur yang hadir dalam kegiatan ini terdiri atas Shohabatussa’adah, S.Akun. dan Shofiana, S.Akun., yang keduanya menjabat sebagai Auditor Ahli Pertama. Keduanya memberikan pemaparan terkait peran strategis SPI dalam mendukung terciptanya tata kelola kelembagaan yang efektif, efisien, dan akuntabel di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Shohabatussa’adah, S.Akun. menyampaikan materi mengenai peran dan fungsi Satuan Pengawasan Internal, yang mencakup dua fungsi utama, yakni fungsi assurance (pengawasan) dan fungsi consulting (konsultasi atau pendampingan). Fungsi assurance bertujuan untuk memberikan keyakinan atas kepatuhan dan efektivitas pengelolaan kegiatan, sementara fungsi consulting diarahkan pada pendampingan dan pemberian rekomendasi perbaikan secara berkelanjutan.

Selain itu, materi sosialisasi juga mencakup penjelasan mengenai alur penganggaran kegiatan organisasi mahasiswa, mulai dari tahap perencanaan, pengajuan anggaran, hingga pelaksanaan kegiatan. Penjelasan ini diberikan untuk meningkatkan pemahaman pengurus Ormawa agar setiap program kerja yang direncanakan dapat disusun secara sistematis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Shohabatussa’adah juga memaparkan secara rinci alur pengajuan dan pelaporan kegiatan, termasuk aspek administratif dan pertanggungjawaban keuangan. Penekanan diberikan pada pentingnya ketepatan prosedur dan kelengkapan dokumen sebagai wujud akuntabilitas serta transparansi pengelolaan dana kegiatan mahasiswa.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dan semakin semarak setelah dibukanya sesi tanya jawab. Para pengurus Ormawa FEBI menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait mekanisme pengawasan, pendampingan SPI, serta praktik pengelolaan anggaran kegiatan mahasiswa yang sesuai dengan regulasi.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan pengurus Ormawa FEBI UIN Gus Dur memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai peran SPI serta mampu menerapkan prinsip tata kelola yang baik dalam setiap kegiatan organisasi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya organisasi mahasiswa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas kelembagaan.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D.

Kajen (09/02) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa) pada Senin, 09 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Meeting Room Lantai 3 FEBI sebagai bagian dari agenda resmi fakultas dalam rangka regenerasi kepemimpinan dan penguatan tata kelola organisasi kemahasiswaan.

Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan fakultas, para Ketua Program Studi (Kaprodi), para pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta tenaga kependidikan di lingkungan FEBI. Kehadiran unsur pimpinan dan sivitas akademika ini mencerminkan dukungan institusional terhadap peran strategis organisasi mahasiswa dalam mendukung pengembangan akademik dan nonakademik mahasiswa.

Pelantikan pengurus Ormawa FEBI Tahun 2026 didasarkan pada Surat Keputusan Dekan FEBI UIN Gus Dur Nomor 193 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Pengurus Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FEBI. Surat keputusan tersebut dibacakan secara resmi oleh Kepala Bagian Tata Usaha FEBI, Arif Rachman, S.Ag., sebagai bentuk legitimasi administratif dan hukum atas kepengurusan yang baru.

Pembacaan Surat Keputusan berlangsung secara tertib dan khidmat, menandai dimulainya masa bakti pengurus Ormawa FEBI Tahun 2026. Momentum ini menjadi dasar formal bagi para pengurus untuk melaksanakan tugas, fungsi, dan tanggung jawab organisasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan FEBI UIN Gus Dur.

Setelah pembacaan Surat Keputusan, acara dilanjutkan dengan pembacaan naskah pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Dekan FEBI UIN Gus Dur, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag. Prosesi pengukuhan ini menjadi simbol komitmen moral dan akademik para pengurus Ormawa dalam menjalankan amanat organisasi dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Ormawa yang telah resmi dikukuhkan. Beliau menegaskan bahwa para pengurus merupakan mahasiswa yang terhormat dan terpilih, atau the chosen people, yang dipercaya untuk mengemban amanat sebagai penggerak utama organisasi mahasiswa. Kepercayaan tersebut, menurut beliau, harus dijawab dengan kinerja yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Lebih lanjut, Dekan FEBI menekankan pentingnya kualitas diri dalam berorganisasi. Beliau menyampaikan bahwa seseorang yang tidak memiliki apa-apa tidak akan mampu memberikan apa-apa, sehingga para pengurus Ormawa dituntut untuk terus mengembangkan kapasitas intelektual, sikap, dan keterampilan. Dalam konteks tersebut, beliau juga mengingatkan agar mahasiswa tidak melupakan tugas utama sebagai insan akademik, yakni menjalankan perkuliahan secara sungguh-sungguh.

Selain itu, Dekan FEBI menegaskan bahwa seluruh sivitas akademika FEBI merupakan satu keluarga besar. Oleh karena itu, nilai kebersamaan, solidaritas, dan saling menghargai harus senantiasa dijaga dalam menjalankan organisasi. Beliau mengibaratkan organisasi sebagai sebuah kapal, di mana nahkoda dan awak kapal harus bekerja sama secara harmonis agar mampu mencapai tujuan bersama.

Melalui pelantikan ini, FEBI UIN Gus Dur berharap pengurus Ormawa Tahun 2026 mampu menjalankan perannya secara optimal sebagai mitra strategis fakultas. Keberadaan organisasi mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam menciptakan iklim akademik yang kondusif, partisipatif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi dan misi FEBI UIN Gus Dur Pekalongan.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D.

Kajen (05/01) - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berkesempatan menjadi Guru Tamu di SMA IT Assalam Pekalongan pada hari Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat dan penguatan literasi ekonomi di lingkungan pendidikan menengah.

 

Dalam kegiatan tersebut, Syifa Rohmah, M.M., selaku dosen FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, hadir sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan materi bertema Inflasi yang dikemas secara sistematis dan kontekstual, disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta didik SMA. Pemilihan tema ini dinilai relevan dengan kondisi perekonomian nasional serta penting untuk membangun kesadaran ekonomi sejak dini.

 

Pemaparan materi diawali dengan penjelasan konseptual mengenai pengertian inflasi, faktor-faktor penyebab inflasi, serta jenis-jenis inflasi dalam perspektif ekonomi makro. Selanjutnya, narasumber mengaitkan teori tersebut dengan fenomena ekonomi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat.

 

Para siswa SMA IT Assalam Pekalongan tampak mengikuti kegiatan dengan penuh keseriusan dan antusiasme. Hal ini tercermin dari perhatian yang diberikan selama penyampaian materi serta respons aktif siswa dalam mencatat poin-poin penting yang disampaikan oleh narasumber. Suasana kelas berlangsung kondusif dan interaktif sepanjang kegiatan berlangsung.

Pada sesi diskusi, siswa menunjukkan partisipasi yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait dampak inflasi terhadap kehidupan masyarakat, peran pemerintah dalam pengendalian inflasi, serta keterkaitan inflasi dengan kesejahteraan ekonomi. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab secara komprehensif oleh narasumber dengan pendekatan akademis yang komunikatif.

Interaksi yang terjalin antara narasumber dan peserta didik menciptakan komunikasi dua arah yang dinamis. Diskusi yang berlangsung tidak hanya memperkaya wawasan siswa, tetapi juga mendorong terbentuknya pola pikir kritis dan analitis terhadap isu-isu ekonomi aktual.

Pihak SMA IT Assalam Pekalongan menyambut baik kegiatan Guru Tamu ini sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas wawasan siswa di bidang ekonomi. Kegiatan ini dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi peserta didik melalui pengenalan dunia akademik perguruan tinggi secara langsung.

Melalui kegiatan Guru Tamu ini, FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menegaskan komitmennya dalam menjalin sinergi dengan satuan pendidikan menengah. Diharapkan, kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut sebagai kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mencetak generasi muda yang memiliki literasi ekonomi yang baik dan siap menghadapi tantangan perekonomian di masa depan.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Syifa Rohmah

Kajen (22/01) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang pembatasan penggunaan botol dan gelas plastik sekali pakai dalam kegiatan rapat internal fakultas. Kebijakan yang mulai berlaku sejak 21 Januari 2026 ini ditujukan kepada seluruh ASN dan non-ASN di lingkungan FEBI sebagai bagian dari penguatan budaya kerja yang ramah lingkungan. Langkah tersebut menegaskan komitmen FEBI sebagai unit kerja perguruan tinggi keagamaan Islam untuk menghadirkan tata kelola fakultas yang berorientasi pada keberlanjutan dan tanggung jawab ekologis.

Dalam surat edaran tersebut, FEBI mengatur agar penyajian minuman rapat tidak lagi menggunakan air mineral kemasan sekali pakai, melainkan disediakan melalui galon atau dispenser air minum. Para peserta rapat juga dianjurkan membawa tumbler atau peralatan minum pribadi lainnya. Kebijakan ini selaras dengan Program Penguatan Ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia yang menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan. Sebagai fakultas di bawah naungan Kementerian Agama, FEBI memandang bahwa kepedulian terhadap lingkungan hidup merupakan wujud konkret integrasi nilai teologis dalam praktik kelembagaan sehari-hari.

Dekan FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Dr. AM. Muh. Khafidz Ma`shum, M.Ag., menegaskan bahwa kebijakan tersebut memiliki makna strategis bagi penguatan budaya kampus. “Sebagai bagian dari Kementerian Agama, FEBI memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan nilai-nilai ekoteologi ke dalam kebijakan dan aktivitas nyata di lingkungan fakultas,” ujarnya. Menurutnya, pembiasaan sederhana seperti pengurangan plastik sekali pakai dalam rapat internal diharapkan dapat membentuk kesadaran kolektif sivitas akademika akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai amanah keagamaan dan sosial. 

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Dr. AM. Muh. Khafidz Ma`shum, M.Ag

Kajen (29/01) - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berkesempatan menjadi Guru Tamu di SMA IT Assalam Pekalongan pada hari Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan literasi ekonomi serta sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan menengah dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran berbasis keilmuan. 

Dalam kegiatan tersebut, dosen FEBI, Syamsudin, M.Si., hadir sebagai narasumber utama dengan membawakan materi mengenai Indeks Harga Konsumen (IHK). Materi ini disampaikan sebagai pengantar pemahaman konsep ekonomi makro yang relevan dengan dinamika perekonomian nasional serta kehidupan sehari-hari masyarakat.

Syamsudin, M.Si. menjelaskan bahwa Indeks Harga Konsumen merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur tingkat inflasi dan perubahan harga barang serta jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga. Melalui pemaparan yang sistematis dan kontekstual, siswa diajak memahami peran IHK dalam pengambilan kebijakan ekonomi serta implikasinya terhadap daya beli masyarakat.

Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan komunikatif dan edukatif sehingga mudah dipahami oleh para siswa. Narasumber juga memberikan contoh-contoh empiris yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari, sehingga mampu meningkatkan daya tarik dan pemahaman peserta didik terhadap konsep ekonomi yang bersifat abstrak.

Para siswa SMA IT Assalam Pekalongan menunjukkan sikap yang sangat serius dan antusias selama kegiatan berlangsung. Hal ini tercermin dari perhatian penuh yang diberikan selama pemaparan materi, serta keterlibatan aktif siswa dalam mengikuti setiap tahapan penjelasan yang disampaikan oleh narasumber. 

Antusiasme tersebut semakin terlihat ketika sesi diskusi dibuka. Sejumlah siswa mengajukan pertanyaan kritis terkait penerapan Indeks Harga Konsumen, inflasi, serta dampaknya terhadap kondisi ekonomi rumah tangga dan kebijakan pemerintah. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan menunjukkan ketertarikan dan kemampuan berpikir analitis siswa terhadap isu-isu ekonomi.

Interaksi yang terbangun antara narasumber dan siswa berlangsung secara dinamis dan komunikatif, sehingga tercipta komunikasi dua arah yang konstruktif. Diskusi ini tidak hanya memperkaya wawasan siswa, tetapi juga melatih keberanian dan kemampuan mereka dalam menyampaikan pendapat serta argumentasi secara logis dan ilmiah. 

Melalui kegiatan Guru Tamu ini, diharapkan terjalin hubungan yang berkelanjutan antara FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan SMA IT Assalam Pekalongan dalam rangka pengembangan pendidikan dan peningkatan literasi ekonomi. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi dosen perguruan tinggi dalam mendukung proses pembelajaran dan penguatan kompetensi siswa di tingkat pendidikan menengah. 

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Syamsudin, M.Si.

Kajen (29/01) – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali berkontribusi dalam penguatan literasi ekonomi dan bisnis di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Kali ini, FEBI UIN Gus Dur berpartisipasi aktif sebagai narasumber dalam podcast RBISIK (Ruang Bincang Inspiratif) yang diselenggarakan oleh Rumah BUMN Pekalongan pada hari Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama antara FEBI UIN Gus Dur dan Rumah BUMN Pekalongan dalam rangka sinergi penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang ekonomi, bisnis, dan kewirausahaan berbasis nilai-nilai syariah.

Podcast RBISIK merupakan salah satu program strategis Rumah BUMN Pekalongan yang dirancang sebagai ruang dialog inspiratif seputar isu-isu ekonomi, bisnis, kewirausahaan, serta pengembangan potensi anak muda. Melalui platform ini, para akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan dihadirkan untuk berbagi gagasan dan pengalaman guna mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Dalam kesempatan tersebut, dosen FEBI, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., hadir sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan materi dan gagasan terkait pengembangan ekonomi kreatif dengan menitikberatkan pada integrasi nilai-nilai ekonomi syariah dan konsep pariwisata halal sebagai salah satu sektor potensial dalam pembangunan ekonomi daerah. 

Dr. Kuat Ismanto menjelaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dari perspektif ekonomi syariah, pengembangan sektor ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan semata, tetapi juga harus menjunjung tinggi prinsip keadilan, keberkahan, serta kemaslahatan bagi masyarakat luas. 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pariwisata halal merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki prospek signifikan, khususnya di Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim. Pengembangan pariwisata halal, menurutnya, tidak terbatas pada aspek destinasi wisata, tetapi juga mencakup layanan, produk, serta ekosistem pendukung yang sesuai dengan prinsip syariah. 

Dalam dialog yang berlangsung interaktif, Dr. Kuat Ismanto juga mendorong generasi muda untuk berani mengambil peran sebagai pelaku ekonomi kreatif yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik, pelaku usaha, dan lembaga pendukung seperti Rumah BUMN dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Kegiatan podcast RBISIK ini mendapatkan respons positif dari para peserta dan pendengar, khususnya kalangan anak muda dan pelaku UMKM. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan tantangan dan peluang ekonomi saat ini, serta memberikan perspektif baru mengenai penerapan ekonomi syariah dalam sektor kreatif dan pariwisata. 

Melalui partisipasi dalam podcast RBISIK Rumah BUMN Pekalongan, FEBI UIN Gus Dur menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendiseminasikan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam secara aplikatif dan kontekstual bagi pengembangan potensi generasi muda.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Qorry Aina Fitroh, M.Kom.

Thursday, 29 January 2026 10:52

PENGUMUMAN JADWAL UJIAN

Pengumuman Ujian Komprehensif, Ujian Proposal dan Ujian Skripsi bisa dilihat melalui link:

Program Studi Ekonomi Syariah : Klik Lihat

Program Studi Akuntansi Syariah : Klik Lihat

Program Studi Perbankan Syariah : Klik Lihat

Wednesday, 22 October 2025 10:48

PENGUMUMAN PENERIMA BEASISWA KIP TAHUN 2025

Penguman Penerimaan Beasiswa KIP Tahun 2025 bisa dilihat melalui: KLIK DOWNLOAD

Kajen (20/01) - Audit Kinerja Operasional oleh Satuan Pengawasan Internal (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini bertempat di Meeting Room lantai 3 FEBI dan menjadi bagian dari upaya penguatan sistem pengawasan internal guna mendukung tata kelola institusi yang akuntabel dan berorientasi mutu. Audit tersebut dipimpin langsung oleh Ketua SPI, Agus Arwani, M.Ag. Dalam kesempatan tersebut, Ketua SPI memperkenalkan jajaran tim SPI yang terlibat dalam kegiatan audit, yakni Agung Barok Pratama, M.H., Novianti Sani, S.Ag., M.M., Muhammad Rofi’ Akbar, S.E., Shohabatussa’adah, S.Akun., Shofiana, S.Akun., Aisyah, S.Akun., serta Farah Dilla, S.E.Sy. Tim SPI hadir untuk melaksanakan tugas pengawasan secara komprehensif dan profesional.

 

Ketua SPI menyampaikan bahwa pelaksanaan audit kinerja operasional ini merupakan amanah langsung dari Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sebagaimana tertuang dalam Surat Tugas Nomor 54/Un.27/SPI/PS.00/01/2026. Penugasan tersebut menegaskan peran strategis SPI dalam memastikan seluruh unit kerja menjalankan fungsi dan programnya sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. Lebih lanjut, Agus Arwani, M.Ag. menjelaskan bahwa mulai tahun ini terdapat pengembangan pendekatan dalam pelaksanaan audit. Selain audit dengan prinsip 3E (Efektif, Efisien, dan Ekonomis) yang selama ini diterapkan, SPI menambahkan audit kinerja sebagai instrumen evaluasi yang lebih komprehensif. Audit kinerja ini diarahkan untuk menilai proses dan capaian program secara menyeluruh.

 

Audit kinerja operasional dilakukan dengan menelaah seluruh siklus kegiatan, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi. Dari proses tersebut diharapkan akan muncul aspek nilai yang memberikan gambaran objektif mengenai tingkat kesesuaian, ketercapaian, dan kualitas pelaksanaan program. Pendekatan ini dinilai penting untuk mendorong peningkatan kinerja unit kerja secara berkelanjutan. Ketua SPI juga menyampaikan rencana pengembangan sistem audit berbasis aplikasi dashboard pada tahun mendatang. Melalui dashboard tersebut, capaian kinerja diharapkan dapat dipantau secara lebih transparan dan terukur, sehingga dapat diketahui secara jelas apakah suatu program telah sesuai dengan perencanaan, tercapai, atau memerlukan perbaikan. Ia berharap inovasi ini dapat memperkuat budaya kinerja yang akuntabel di lingkungan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

 

Dalam sambutannya, Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan SPI. Ia menegaskan bahwa FEBI telah mempersiapkan seluruh kebutuhan audit, baik dari sisi dokumen, sarana, maupun dukungan teknis lainnya, sebagai bentuk kesiapan dan komitmen fakultas terhadap proses pengawasan internal. Dekan FEBI menekankan bahwa audit kinerja operasional merupakan bagian penting dalam upaya mewujudkan prinsip good government dan clean government di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, tata kelola yang baik akan berdampak pada peningkatan kualitas layanan dan kepercayaan publik, meskipun keuntungan ekonomi dari tata kelola yang baik sering kali tidak bersifat instan, melainkan berjangka panjang. Mengakhiri sambutannya, Dekan FEBI secara resmi membuka kegiatan audit kinerja operasional dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Ia berharap seluruh rangkaian audit dapat berjalan dengan lancar serta memberikan kontribusi nyata dalam mendorong peningkatan kinerja institusi demi terwujudnya tata kelola yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Kegiatan pemeriksaan audit kinerja oleh SPI di FEBI UIN Gus Dur dilaksanakan sebagai bagian dari mekanisme pengendalian internal institusi dalam rangka memastikan ketercapaian kinerja unit kerja secara terukur dan akuntabel. Pemeriksaan ini mencakup penelaahan terhadap perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, serta pencapaian output dan outcome yang dihasilkan, dengan berpedoman pada prinsip efektivitas, efisiensi, dan ekonomis. Seluruh rangkaian kegiatan audit dilakukan secara sistematis melalui analisis dokumen, verifikasi data, serta klarifikasi kepada pemangku kepentingan terkait di lingkungan FEBI.

Selain itu, kegiatan pemeriksaan audit kinerja oleh SPI juga diarahkan untuk mengidentifikasi potensi risiko, kelemahan tata kelola, serta peluang peningkatan kinerja institusi. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memberikan rekomendasi konstruktif sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial dan perumusan langkah perbaikan berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, audit kinerja tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mendorong terwujudnya tata kelola FEBI yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu institusi.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Dr. H. Tamamudin, S.E.,M.M.

Kajen (14/01) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan terus menunjukkan komitmennya dalam penguatan budaya akademik melalui fasilitasi penerbitan buku bagi para dosen. Program ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dalam mendorong peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengembangan dan diseminasi keilmuan melalui karya tulis ilmiah berbentuk buku.

Kegiatan fasilitasi penerbitan buku ini diinisiasi oleh pimpinan FEBI sebagai respon atas pentingnya publikasi ilmiah dosen dalam menunjang mutu akademik dan daya saing institusi. Dengan adanya dukungan kelembagaan, para dosen diberikan ruang dan kesempatan untuk mengembangkan gagasan, hasil riset, serta pemikiran akademiknya agar dapat diakses secara lebih luas oleh sivitas akademika dan masyarakat.

Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para dosen atas capaian akademik berupa penerbitan buku ilmiah. Menurutnya, produktivitas dosen dalam menulis dan menerbitkan buku mencerminkan keseriusan FEBI dalam membangun ekosistem akademik yang sehat, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan keilmuan.

Dr. H. AM. Khafidz menegaskan bahwa karya buku dosen tidak hanya berfungsi sebagai luaran akademik, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran, memperkaya referensi ilmiah, serta memperkuat reputasi akademik fakultas. Ia berharap budaya menulis buku dapat terus tumbuh dan menjadi tradisi intelektual di lingkungan FEBI.

Sementara Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FEBI, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas produktivitas para dosen dalam menghasilkan karya buku. Menurutnya, tradisi menulis buku merupakan wujud nyata dari kedewasaan akademik dosen sekaligus sarana strategis untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan secara berkelanjutan.

Dr. Kuat Ismanto menegaskan bahwa penulisan dan penerbitan buku tidak hanya bernilai sebagai capaian individu dosen, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan atmosfer akademik di lingkungan fakultas. Buku-buku yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi rujukan dalam proses pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Adapun dosen FEBI yang berhasil menerbitkan buku dalam program fasilitasi ini adalah:

Para dosen tesebut dinilai memiliki konsistensi dan komitmen tinggi dalam mengembangkan keilmuan sesuai dengan bidang kepakarannya masing-masing, sehingga karya yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan akademik dan perkembangan keilmuan kontemporer.

Lebih lanjut, Dr. Kuat Ismanto menjelaskan bahwa dukungan fakultas terhadap penerbitan buku dosen merupakan bagian dari strategi peningkatan mutu dosen dan institusi. Karya buku dosen menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja akademik, sekaligus mendukung pemenuhan standar akreditasi program studi dan fakultas. Melalui program ini, FEBI berharap dapat menumbuhkan budaya literasi dan produktivitas ilmiah yang berkelanjutan di kalangan dosen. Fasilitasi yang diberikan juga diharapkan mampu memotivasi dosen lainnya untuk aktif menulis dan menerbitkan karya ilmiah sebagai bentuk kontribusi intelektual bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Pada tahun 2026, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali menunjukkan konsistensinya dalam memfasilitasi para dosen untuk melakukan diseminasi karya akademik melalui berbagai luaran ilmiah, di antaranya penerbitan buku, perolehan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI), serta pengajuan paten sederhana. Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari upaya FEBI dalam mempertahankan dan menguatkan budaya akademik (academic culture) yang berkelanjutan di lingkungan fakultas, sekaligus mendorong dosen untuk terus produktif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan keilmuan. Melalui dukungan kelembagaan yang sistematis, FEBI berharap karya-karya akademik dosen tidak hanya berhenti pada tataran konseptual, tetapi juga memiliki nilai guna, perlindungan hukum, serta kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu institusi.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Qorry Aina Fitroh, M.Kom.