FEBI

FEBI

Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah

  1. Pengumuman jadwal Ujian Komprehensif tanggal 11 Februari 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download
  2. Pengumuman jadwal Ujian Skripsi tanggal 11 Februari 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download
  3. Pengumuman jadwal Seminar Proposal tanggal 12 Februari 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download
  4. Pengumuman jadwal Ujian Skripsi tanggal 12 Februari 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download

Pekalongan (05/02), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar acara pengarahan organisasi mahasiswa yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai evaluasi dan alur laporan pertanggungjawaban (SPJ), serta prinsip-prinsip penganggaran yang tepat. Acara ini menghadirkan dua narasumber kunci, yaitu M. Nasrullah, M.S.I. dari Satuan Pengawas Internal (SPI) dan Noviana Maulida, M.M. dari Analis Pengelola Keuangan (APK). Acara ini dilaksanakan di Auditorium pada hari Rabu, 5 Februari 2025.

Dalam sesi pertama, M. Nasrullah, M.S.I., menjelaskan mengenai pentingnya evaluasi SPJ sebagai alat ukur kinerja organisasi mahasiswa. Ia menekankan bahwa evaluasi tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana. “Alur SPJ harus dipahami dengan baik oleh setiap organisasi. Dengan pemahaman yang kuat, kita dapat memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan secara baik dan sesuai dengan kebijakan rektor,” ungkap Nasrul.

Beliau juga memaparkan kebijakan rektor yang menekankan pada prinsip akuntabilitas dalam setiap kegiatan mahasiswa. Ia mendorong para pengurus organisasi untuk senantiasa melaporkan kegiatan dan penggunaan anggaran secara berkala, agar dapat dilakukan evaluasi yang komprehensif. “Setiap organisasi harus dapat menunjukkan bukti nyata dari setiap pengeluaran yang dilakukan, agar pengelolaan keuangan dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak fakultas,” tambahnya.

Di sesi kedua, Noviana Maulida, M.M., memberikan penjelasan mendalam mengenai prinsip penganggaran yang harus diterapkan dalam setiap kegiatan organisasi mahasiswa. Ia menggarisbawahi tiga prinsip utama: efektif, efisien, dan ekonomis. “Penganggaran yang efektif berarti bahwa setiap dana yang dikeluarkan harus mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sedangkan efisien menekankan pada penggunaan sumber daya yang optimal. Dan yang tidak kalah penting, penganggaran harus dilakukan secara ekonomis, yaitu meminimalkan pemborosan,” jelas Vivi.

Vivi juga memberikan contoh konkret tentang bagaimana organisasi mahasiswa dapat merumuskan anggaran yang memenuhi ketiga prinsip tersebut. Ia mendorong mahasiswa untuk melakukan analisis kebutuhan sebelum menyusun anggaran, sehingga alokasi dana dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran. “Setiap kegiatan harus direncanakan dengan matang, agar anggaran yang diajukan benar-benar mencerminkan kebutuhan yang ada,” imbuhnya.

Acara pengarahan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan terkait implementasi prinsip penganggaran dalam kegiatan mereka. Diharapkan, melalui pengarahan ini, organisasi mahasiswa di FEBI UIN Gus Dur dapat mengelola anggaran dengan lebih baik dan transparan, serta berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas kegiatan yang diadakan. Dengan pemahaman yang mendalam mengenai evaluasi SPJ dan prinsip penganggaran, organisasi mahasiswa diharapkan dapat beroperasi secara optimal dan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

 

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Wednesday, 05 February 2025 12:43

RATUSAN MAHASISWA FEBI UIN GUS DUR DILANTIK

Pekalongan (05/02), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan telah melaksanakan pelantikan organisasi mahasiswa, yang berlangsung di Auditorium pada hari Rabu, 5 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh pengelola, dosen pembina ormawa dan tenaga kependidikan. Pelantikan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kepemimpinan yang efektif di kalangan mahasiswa dengan mengambil tema “Menjadi Pemerintahan Mahasiswa yang Berkontribusi Unggul”. Kepala Bagian Tata Usaha Arif Rachman, S.Ag., membacakan SK pengurus organisasi mahasiswa yang berjumlah 180 mahasiswa yang terangkum dalam 6 (enam) program studi.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Achmad Tubagus Surur, M.Ag.,  dalam sambutannya menyampaikan tentang kebermanfaatan. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, peran mahasiswa sebagai agen perubahan sangatlah penting. Dengan semangat kebersamaan, mari kita jadikan organisasi ini sebagai sarana untuk mengembangkan keahlian, kepemimpinan, dan jaringan sosial yang akan membawa manfaat bagi banyak orang dengan mengoptimalkan potensi diri dalam rangka memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan bangsa. Melalui kepengurusan yang baru, saya berharap setiap individu di dalamnya dapat menyadari tanggung jawab yang diemban. Menjadi bermanfaat berarti mampu memberikan inspirasi, dukungan, dan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat kita. Kita harus menciptakan program-program yang relevan dan berdampak, serta mendorong partisipasi aktif dari seluruh anggota.

 

Dekan FEBI, Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., memberikan sambutan yang mengapresiasi antusiasme mahasiswa dalam berorganisasi kampus termasuk mahasiswa hebat dan super. Beliau mengutip dalam filsafat hiperman (superman) untuk menjadi pemimpin yang lebih efektif dan berdampak yaitu kemandirian dan kebebasan, kreativitas dan inovasi, kepemimpinan yang efektif dan pengembangan diri. Maka dari itu kita harus bisa mengimplementasikan dengan membuat visi dan misi yang jelas,  kembangkan tim yang efektif, lakukan evaluasi dan perbaikan serta kembangkan kreativitas dan inovasi. Selain itu beliau menyampaikan pesan bahwa ormawa bisa menampung berbagai aspirasi dengan baik yang nantinya disampaikan ke pengelola untuk mencari solusi dalam bentuk dialog.tutur Prof. Shinta.

Lebih lanjut, pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik dan non-akademik dengan menunjukan prestasi yang gemilang. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan tinggi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan sosial dan kepemimpinan yang baik merupakan mahasiswa yang keren dan balance.

Acara diakhiri dengan doa dan foto bersama sebagai bentuk harapan agar semua program yang akan dilaksanakan oleh kepengurusan baru dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya. Dengan semangat baru dan komitmen yang tinggi, organisasi mahasiswa FEBI UIN Gus Dur siap menghadapi tantangan dan berkontribusi dalam menciptakan perubahan yang positif di lingkungan kampus dan masyarakat.

 

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Kajen (04/02) Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru mata pelajaran Informatika di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pekalongan, Program Studi Informatika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar Workshop Informatika pada hari Selasa, 4 Februari 2025. Acara ini berlangsung di Laboratorium Komputer FEBI lantai 4 dan menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya, yaitu Muhammad Rikzam Kamal, M.Kom., dan Rohmad Abidin, M.Kom., yang merupakan akademisi FEBI.

Workshop ini diikuti oleh puluhan guru Informatika dari berbagai sekolah di Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait perkembangan teknologi digital serta penerapannya dalam proses pembelajaran di sekolah.

Dalam sesi pemaparannya, Muhammad Rikzam Kamal, M.Kom., yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Informatika FEBI, menyampaikan materi mengenai pengenalan perangkat keras (hardware). "Hardware merupakan komponen fisik yang mendasari setiap sistem komputer. CPU, memori, dan perangkat penyimpanan berperan sebagai fondasi utama dalam eksekusi tugas komputasi, sementara perangkat periferal berfungsi sebagai antarmuka antara pengguna dan sistem," paparnya.

Ia juga menekankan bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi, inovasi dalam desain hardware menjadi semakin penting untuk mendukung aplikasi komputasi yang semakin kompleks. Perangkat yang efisien dan berkapasitas besar menjadi kebutuhan utama dalam dunia digital saat ini.

Sementara itu, Rohmad Abidin, M.Kom., membahas pentingnya pemahaman terhadap proses pengolahan data dalam dunia digital. "Dalam era digital saat ini, data menjadi aset berharga yang harus dikelola dengan baik. Pengolahan data yang efektif memungkinkan informasi yang dihasilkan lebih akurat dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pengolahan data mencakup berbagai aspek, mulai dari pengumpulan, penyimpanan, hingga analisis. Dengan berkembangnya teknologi seperti big data dan kecerdasan buatan, kemampuan dalam mengolah data menjadi semakin krusial bagi berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan.

Melalui workshop ini, diharapkan para guru Informatika di Kabupaten Pekalongan dapat mengimplementasikan strategi pembelajaran berbasis teknologi secara lebih optimal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah menengah.

 

Reporter: Nuzulul

Editor: Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Kajen (03/02), Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kegiatan audit internal non-akademik yang berfokus pada audit operasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam pada hari Senin, 3 Februari 2025 di ruang rapat lantai 1. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua SPI M. Nasrullah, S.E., M.S.I., sekaligus ketua tim yang didampingi 4 orang personil yaitu M. Syamsudin, M.Si., Alvita Tyas DA, M.Si., Akt, Ida Isnawati, S.E., M.S.I., dan Zulfa Fauziyah Thoha, S.E., M.S.I. Tujuan utama dari audit operasional ini adalah untuk menilai efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya dan operasional non-akademik yang mendukung kegiatan akademik di kampus.

Dekan FEBI Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H. dalam sambutan dan pembukaannya menyampaikan terimakasih kepada Kabag. TU sekaligus PPK Arif Rachman, S.Ag yang telah mengawal anggaran dengan baik dan Ketua SPI M. Nasrullah, S.E., M.S.I. yang akan melakukan audit operasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari preventif untuk meminimalisir risiko apabila dilakukan audit eksternal. Beliau dengan senang hati dan terbuka karena audit bagian dari evaluasi twrhadap berbagai aspek untuk perbaikan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik (good governance).tutur Prof. Shinta.

Proses audit ini diawali dengan pengumpulan data yang relevan, termasuk dokumen-dokumen keuangan, laporan kegiatan operasional, serta wawancara dengan sejumlah pihak terkait. Tim audit melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap prosedur-prosedur yang diterapkan, memastikan bahwa semua kebijakan berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan, serta mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. Hasil dari analisis ini akan menjadi dasar bagi rekomendasi yang akan diberikan untuk peningkatan kinerja pengelolaan operasional di lingkungan universitas.

Selama proses audit, tim SPI juga memberikan perhatian pada aspek manajemen risiko yang berpotensi mengganggu kelancaran operasional. Tim mengevaluasi sejauh mana mekanisme pengendalian internal telah berjalan efektif dalam mencegah adanya penyimpangan atau ketidaksesuaian dalam pengelolaan sumber daya. Hasil audit ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi pengelolaan non-akademik yang ada, serta memberikan solusi konkret untuk meningkatkan sistem yang ada.

Setelah kegiatan audit selesai, SPI akan menyusun laporan audit yang mencakup temuan-temuan serta rekomendasi perbaikan untuk setiap unit yang terlibat. Rekomendasi ini akan difokuskan pada penyempurnaan prosedur operasional, peningkatan pengawasan, serta optimalisasi penggunaan anggaran dan sumber daya yang tersedia.

Secara keseluruhan, kegiatan audit internal non-akademik (audit operasional) yang dilakukan oleh SPI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menunjukkan komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan institusi secara menyeluruh. Melalui audit yang objektif dan transparan, diharapkan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dapat mencapai efisiensi yang lebih tinggi dalam setiap aspek operasionalnya, serta menciptakan tata kelola yang lebih baik, akuntabel, dan berdaya saing dalam dunia pendidikan tinggi.

 

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Kajen (24/01) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan bangga mengumumkan hasil evaluasi Indeks Kinerja Akademik Dosen (IKAD) untuk semester ganjil tahun akademik 2024/2025 pada hari Jumat, 24 Januari 2025 di Meetingroom FEBI. Proses penilaian ini dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kualitas pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi terhadap pengembangan institusi. Hasil dari evaluasi ini bertujuan untuk mendorong peningkatan mutu akademik di lingkungan FEBI dan memberikan penghargaan kepada 3 (tiga) dosen yang telah menunjukkan kinerja unggul.

Dekan FEBI Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama ini. Pengumuman Indeks Kinerja Akademik Dosen (IKAD) ini merupakan bagian dari upaya kita untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di lingkungan FEBI. Melalui evaluasi yang objektif ini, kita tidak hanya memberikan apresiasi kepada dosen yang berprestasi, tetapi juga mendorong seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dan meningkatkan kontribusinya dalam pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. tutur Prof. Shinta.

Dalam hasil pengumuman tersebut, Agus Arwani, M.Ag., berhasil meraih peringkat pertama dengan nilai tertinggi, berkat dedikasi dan komitmennya dalam melaksanakan tugas-tugas akademik. Beliau tidak hanya aktif dalam pengajaran, tetapi juga telah menghasilkan sejumlah publikasi ilmiah yang berpengaruh di bidang ekonomi dan bisnis Islam. Kontribusinya dalam penelitian dan pengabdian masyarakat menunjukkan dedikasi yang luar biasa, sehingga menjadikannya sebagai contoh teladan bagi rekan-rekan dosen lainnya.

Di posisi kedua, Dr. Mansur Chadi Mursid, M.M., menunjukkan kinerja yang sangat baik, dengan pencapaian yang mencakup inovasi dalam metode pengajaran dan partisipasi aktif dalam konferensi ilmiah. Beliau juga terlibat dalam berbagai proyek kolaborasi penelitian yang berdampak positif terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di FEBI. Keberhasilan ini mencerminkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di fakultas ini.

Sementara itu, Dr. Hendri Hermawan Adinugraha, M.S.I. menempati peringkat ketiga dalam pengumuman IKAD ini. Meskipun tidak meraih posisi tertinggi, beliau telah menunjukkan prestasi yang signifikan dalam pengabdian masyarakat dan penulisan karya ilmiah. Beliau selalu memotivasi kepada mahasiswa agar artikel yang telah ditulis diterbitkan dalam jurnal. Kami berharap hasil evaluasi ini dapat memotivasi seluruh dosen di FEBI untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja akademik demi kemajuan fakultas dan dunia pendidikan secara umum.

 

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Kajen (24/01) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar rapat evaluasi dan persiapan perkuliahan semester genap tahun akademik 2024/2025. Kegiatan ini berlangsung di meetingroom lantai 3 pada hari Jumat, 24 Januari 2025, pukul 09.00 hingga 11.00 WIB yang dipimpin langsung Dekan FEBI Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., dengan dihadiri oleh para dosen serta pengelola FEBI. Tujuan utama dari rapat ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan perkuliahan semester sebelumnya serta merumuskan strategi dan kebijakan guna meningkatkan kualitas pendidikan di semester genap 2024/2025. Evaluasi dilakukan dengan meninjau efektivitas metode pembelajaran, kendala yang dihadapi dosen dan mahasiswa, serta solusi yang dapat diterapkan.

Dekan FEBI Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H.,M.H., menyampaikan beberapa infomasi mengenai sistem perkuliahan hingga evaluasi pembelajaran pada semester ganjil yang lalu yang dijadikan tolak ukur perbaikan yang akan berpengaruh dengan penilaian Indeks Kinerja Akademik Dosen. Tugas para dosen dalam tri dharma perguruan tinggi harus dilengkapi dokumen administrasi yang akan berpengaruh dalam pembuatan laporan. Selain itu beliau juga menyampaikan visi FEBI yaitu Terwujudnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang unggul dalam pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis untuk kemanusiaan berlandaskan budaya bangsa.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Tamamudin, S.E., MM juga menyampaikan bahwa FEBI mengelola 66 dosen tetap dan 12 dosen tidak tetap. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu pesat dan cepat, para dosen agar selalu mengupdate materi perkuliahan dengan menyesuaikan Rencana Pembelajaran Semester dan template yang sesuai dengan buku pedoman akademik.

Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. AM. M. Khafidz MS, M.Ag ikut menyampaikan mengenai optimalisasi anggaran baik BOPTN maupun yang lainnya tentang penghematan dalam penggunaan anggaran.

Yang terakhir Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Achmad Tubagus Surur, M.Ag juga menyampaikan bahwa kita mengelola 2.651 mahasiswa dengan 9 UKM. Maka dari itu para pembina UKM agar bisa memantau mahasiswa dengan baik sehingga perkuliahan dan kegiatan organisasi berjalan dengan lancar.

Suasana rapat berlangsung santai namun tetap produktif. Para peserta rapat aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai masukan terkait peningkatan efektivitas pembelajaran. Materi yang disampaikan oleh narasumber juga dinilai relevan dengan kebutuhan akademik di FEBI.

Dengan adanya rapat ini, diharapkan seluruh elemen akademik di FEBI UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan dapat lebih siap dalam menghadapi perkuliahan semester genap 2024/2025. Hasil dari pertemuan ini diharapkan dapat membawa perbaikan signifikan dalam kualitas pendidikan dan pengalaman belajar bagi mahasiswa.

Alhamdulillah kegiatan rapat ini berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Kajen (23/01) Pada tanggal 23 Januari 2025, sebuah kegiatan diskusi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi pengelola serta dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berlangsung sukses. Acara ini diselenggarakan di Ruang Dekanat FEBI, dengan menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten di bidang teknologi, Dr. Rudolf Wirawan.

Dr. Rudolf Wirawan, yang merupakan Founder & CEO Wirasoft Pty Ltd serta Presiden Perhimpunan Indonesia NSW, diundang untuk membagikan pengetahuan terkait pemanfaatan teknologi, khususnya mengenai konsep Teknopark. Beliau menjelaskan secara mendalam bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan pengajaran di FEBI.

Acara ini dihadiri oleh pengelola dan dosen FEBI yang sangat antusias mengikuti pemaparan dari Dr. Rudolf. Dalam materi yang disampaikan, beliau menggali berbagai potensi teknologi, terutama yang berhubungan dengan pengembangan teknopark sebagai fasilitas untuk mendukung penelitian dan pengembangan inovasi di dunia pendidikan, khususnya di lingkungan FEBI.

Suasana diskusi yang santai dan interaktif membuat para peserta lebih mudah untuk memahami dan menyerap materi yang diberikan. Selain paparan teori dan konsep yang relevan dengan perkembangan zaman, Dr. Rudolf juga membuka kesempatan bagi peserta untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait implementasi teknologi di dunia pendidikan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan para pengelola dan dosen FEBI dalam memanfaatkan teknologi, agar mereka dapat lebih efektif dalam mengelola kegiatan pendidikan dan administrasi. Dengan semakin berkembangnya teknologi, pengelola dan dosen diharapkan dapat memanfaatkan berbagai inovasi tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan di FEBI, baik dalam pembelajaran, riset, maupun administrasi kampus.

Dengan berakhirnya diskusi ini, diharapkan para pengelola dan dosen FEBI tidak hanya memiliki pemahaman yang lebih baik tentang teknopark, tetapi juga dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh untuk menciptakan lingkungan akademik yang lebih maju dan inovatif di UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I

Kajen (23/01) Dalam sesi bincang-bincang Ivan Chabibilah, S.S.M.LI, Business Development Executive dari International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM) pada hari Kamis, 23 Januari 2025 di Gedung Student Centre, berbagi wawasan tentang peluang magang dan program pertukaran mahasiswa di tingkat internasional. Ivan, yang juga seorang pakar di bidang komunikasi lintas budaya, menekankan pentingnya membangun keterampilan global untuk bersaing di era modern.

Dekan FEBI Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Achmad Tubagus Surur, M.Ag., dan  Kepala Pusat Layanan Internasional, Isriani Hardini, M.A., Ph.D, menyimak dan tanya jawab dengan Ivan. Beliau menjalaskan bahwa magang internasional dan program pertukaran mahasiswa merupakan pintu gerbang untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus membangun jaringan profesional lintas negara. “Mahasiswa harus memanfaatkan peluang ini untuk mengenal budaya baru, memperluas perspektif, dan mengembangkan kompetensi interkultural. Keterampilan ini sangat penting di dunia kerja yang semakin terhubung secara global,” ujar Ivan. Ia juga menyebut bahwa ICCCM memiliki sejumlah program magang yang dapat diikuti oleh mahasiswa Indonesia, khususnya di bidang bisnis, komunikasi, dan pengembangan ekonomi hijau.

Ivan juga menjelaskan bahwa program pertukaran mahasiswa yang difasilitasi oleh ICCCM tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga pengenalan budaya lokal. “Kami percaya bahwa memahami budaya adalah langkah pertama untuk menciptakan kolaborasi yang kuat. Itulah sebabnya, program kami dirancang untuk memberikan pengalaman akademik sekaligus interaksi mendalam dengan masyarakat lokal,” jelasnya. Ia menambahkan, mahasiswa yang berpartisipasi juga akan mendapatkan pelatihan soft skills, seperti kepemimpinan, kerja tim, dan negosiasi lintas budaya.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I

Kajen (23/01) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan  resmi menjalin kerja sama dengan Wirasoft Pty Ltd Australia, sebuah perusahaan teknologi asal Australia, melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) pada hari Kamis, 23 Januari 2025. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan teknologi informasi di bidang pendidikan, termasuk implementasi sistem digital dalam proses pembelajaran dan manajemen kampus. Dekan FEBI UIN Gus Dur menyatakan, kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital. Dalam penanda tanganan MOA ini,  Dekan FEBI Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Tamamudin, M.M, Wakil Dekan Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. AM. M. Khafidz MS, M.Ag., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Achmad Tubagus Surur, M.Ag. dan Kepala Pusat Layanan Internasional, Isriani Hardini, M.A., Ph.D, Sedang dari pihak Wirasoft Pty Ltd Australia diwakili oleh Dr. Rudolf Wirawan.

CEO Wirasoft Pty Ltd Australia, Dr. Rudolf Wirawan mengapresiasi langkah FEBI UIN Gus Dur yang proaktif dalam menyongsong era digitalisasi. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini mencakup tri dharma perguruan tinggi diantaranya pelatihan teknologi untuk dosen dan mahasiswa, serta penerapan platform digital untuk mendukung proses belajar-mengajar. Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pengembangan bersama dalam proyek penelitian berbasis teknologi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat global. Penandatanganan ini diharapkan menjadi awal kemitraan strategis jangka panjang antara lembaga pendidikan Indonesia dan industri teknologi internasional.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I