Tuesday, 04 February 2025 09:58

MENUJU FEBI GOOD GOVERNANCE, SPI UIN GUS DUR GELAR AUDIT OPERASIONAL

Kajen (03/02), Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kegiatan audit internal non-akademik yang berfokus pada audit operasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam pada hari Senin, 3 Februari 2025 di ruang rapat lantai 1. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua SPI M. Nasrullah, S.E., M.S.I., sekaligus ketua tim yang didampingi 4 orang personil yaitu M. Syamsudin, M.Si., Alvita Tyas DA, M.Si., Akt, Ida Isnawati, S.E., M.S.I., dan Zulfa Fauziyah Thoha, S.E., M.S.I. Tujuan utama dari audit operasional ini adalah untuk menilai efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya dan operasional non-akademik yang mendukung kegiatan akademik di kampus.

Dekan FEBI Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H. dalam sambutan dan pembukaannya menyampaikan terimakasih kepada Kabag. TU sekaligus PPK Arif Rachman, S.Ag yang telah mengawal anggaran dengan baik dan Ketua SPI M. Nasrullah, S.E., M.S.I. yang akan melakukan audit operasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari preventif untuk meminimalisir risiko apabila dilakukan audit eksternal. Beliau dengan senang hati dan terbuka karena audit bagian dari evaluasi twrhadap berbagai aspek untuk perbaikan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik (good governance).tutur Prof. Shinta.

Proses audit ini diawali dengan pengumpulan data yang relevan, termasuk dokumen-dokumen keuangan, laporan kegiatan operasional, serta wawancara dengan sejumlah pihak terkait. Tim audit melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap prosedur-prosedur yang diterapkan, memastikan bahwa semua kebijakan berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan, serta mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. Hasil dari analisis ini akan menjadi dasar bagi rekomendasi yang akan diberikan untuk peningkatan kinerja pengelolaan operasional di lingkungan universitas.

Selama proses audit, tim SPI juga memberikan perhatian pada aspek manajemen risiko yang berpotensi mengganggu kelancaran operasional. Tim mengevaluasi sejauh mana mekanisme pengendalian internal telah berjalan efektif dalam mencegah adanya penyimpangan atau ketidaksesuaian dalam pengelolaan sumber daya. Hasil audit ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi pengelolaan non-akademik yang ada, serta memberikan solusi konkret untuk meningkatkan sistem yang ada.

Setelah kegiatan audit selesai, SPI akan menyusun laporan audit yang mencakup temuan-temuan serta rekomendasi perbaikan untuk setiap unit yang terlibat. Rekomendasi ini akan difokuskan pada penyempurnaan prosedur operasional, peningkatan pengawasan, serta optimalisasi penggunaan anggaran dan sumber daya yang tersedia.

Secara keseluruhan, kegiatan audit internal non-akademik (audit operasional) yang dilakukan oleh SPI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menunjukkan komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan institusi secara menyeluruh. Melalui audit yang objektif dan transparan, diharapkan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dapat mencapai efisiensi yang lebih tinggi dalam setiap aspek operasionalnya, serta menciptakan tata kelola yang lebih baik, akuntabel, dan berdaya saing dalam dunia pendidikan tinggi.

 

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Last modified on Tuesday, 04 February 2025 10:38