Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
- Pengumuman jadwal Ujian Komprehensif tanggal 19 Juni 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download
- Pengumuman jadwal Ujian Skripsi tanggal 20 Juni 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download
Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
1. Pengumuman Pendaftaran Yudisium dan Wisuda: Klik Download
2. Ketentuan Foto Ijazah dan Formulir Penyerahaan Foto : Klik Download
3. Pengumuman iuran alumni dan pembuatan kartu alumni untuk Calon Wisudawan : Klik Download
Pengumuman Semester Antara atau Semester Padat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dapat dilihat melalu: Klik Download
Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
Kajen (28/05) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan rapat koordinasi persiapan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Tahun Akademik 2024/2025 pada hari Rabu, 28 Mei 2025 Jam 19.30 WIB. Rapat ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, para ketua dan sekretaris program studi serta seluruh dosen pengampu mata kuliah di lingkungan FEBI.
Rapat dibuka secara resmi oleh Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya koordinasi teknis dan substansial dalam pelaksanaan UAS. Beliau menyampaikan bahwa UAS bukan hanya momentum evaluasi capaian pembelajaran, tetapi juga merupakan bagian integral dari sistem penjaminan mutu akademik yang harus dilaksanakan secara tertib dan terstruktur.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., yang secara sistematis memaparkan agenda utama rapat, yakni penentuan waktu pelaksanaan UAS, sistem pelaksanaan, serta mekanisme pelaporan nilai. Sesuai hasil keputusan, UAS Genap Tahun Akademik 2024/2025 akan dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 14 Juni 2025.
Terkait sistem pelaksanaan, disepakati bahwa UAS dapat dilaksanakan melalui tiga model pendekatan, yaitu ujian mandiri (tatap muka atau daring), take home test, dan penugasan. Pemilihan sistem tersebut disesuaikan dengan karakteristik mata kuliah serta pertimbangan pedagogis dosen pengampu, dengan tetap memperhatikan kesesuaian dengan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK).

Dalam rangka menjaga validitas dan akuntabilitas pelaporan nilai, para dosen diwajibkan untuk mengisi nilai UAS melalui Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIKADU) serta melalui formulir nilai manual yang telah disediakan dan dibagikan melalui tautan resmi fakultas. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat dokumentasi akademik yang mendukung proses akreditasi program studi dan institusi.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan menegaskan bahwa penilaian UAS harus mengacu pada indikator CPMK yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Oleh karena itu, bentuk soal dan tugas UAS perlu dirancang secara terstruktur dan sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai pada akhir perkuliahan.
Rapat juga menekankan pentingnya integritas akademik dalam penyusunan dan pelaksanaan UAS. Dosen diimbau untuk memberikan arahan yang jelas kepada mahasiswa terkait teknis pengerjaan ujian maupun tugas akhir, serta memastikan tidak terjadi pelanggaran etika akademik seperti plagiarisme.
Sebagai penutup, Dekan FEBI kembali mengingatkan seluruh peserta rapat bahwa keberhasilan pelaksanaan UAS akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan mutu akademik dan kelancaran proses akreditasi. Ia mengapresiasi kesiapan dan dedikasi para dosen dalam menjalankan tugas akademik serta mengharapkan sinergi berkelanjutan antar seluruh elemen fakultas.
Dengan koordinasi yang matang dan komitmen bersama, pelaksanaan UAS Genap Tahun Akademik 2024/2025 diharapkan dapat berlangsung dengan tertib, transparan, dan sesuai dengan standar akademik yang telah ditetapkan oleh FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Kajen (28/05) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi Bidang Kemahasiswaan yang berfokus pada penguatan organisasi kemahasiswaan (ormawa), pada hari Rabu, 28 Mei 2025 jam 13.30 WIB yang bertempat di Meetingroom lantai 3 FEBI. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Arif Rachman, S.Ag., dan dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag. dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D.
Dalam sambutannya, Kabag TU, Arif Rachman, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas keaktifan ormawa di lingkungan FEBI dan berharap forum ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan visi serta arah gerak organisasi mahasiswa. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang sehat antara pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa dalam membangun ekosistem akademik yang progresif dan harmonis.
Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag. dalam arahannya menekankan pentingnya mahasiswa sebagai ujung tombak citra fakultas. Ia menyampaikan konsep 3K: Konsolidasi, Koordinasi, dan Konsultasi sebagai pendekatan utama dalam menjalankan roda organisasi kemahasiswaan. "Mahasiswa yang tergabung dalam ormawa harus menjadi pribadi terpilih, khoiru ummah, dan role model yang mampu menunjukkan sikap serta etika akademik yang baik," tegasnya.
Lebih lanjut, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag. menambahkan bahwa pimpinan dan dosen di FEBI adalah orang tua akademik bagi seluruh mahasiswa. Oleh karena itu, hubungan antara mahasiswa dan dosen perlu dijaga dalam semangat saling menghargai dan menguatkan. "Kami para dosen dan pimpinan ada untuk membimbing. Tapi organisasi harus bergerak dari dalam, dengan semangat dan inisiatif dari mahasiswa itu sendiri," ungkapnya.

Peran strategis organisasi mahasiswa, menurutnya, juga berkaitan erat dengan tujuan jangka panjang fakultas dalam mewujudkan program studi yang unggul dan terakreditasi baik. Sikap dan keterlibatan aktif mahasiswa dalam organisasi dinilai sebagai cerminan iklim akademik yang sehat dan produktif. “Arah organisasi kemahasiswaan itu harus sejalan dengan pelabuhan akreditasi prodi yang unggul. Maka ormawa harus memberi warna yang positif dalam setiap kegiatannya,” tambahnya.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D., dalam sesi berikutnya memaparkan urgensi kuliah dari sudut pandang akademisi. Ia menyampaikan bahwa ada empat alasan fundamental mengapa seseorang kuliah, yakni untuk membentuk kemampuan critical thinking, memperoleh pekerjaan yang layak, membangun dan menemukan jati diri (funding identity), serta memperluas jaringan pergaulan dan profesional.
“Organisasi mahasiswa adalah wadah terbaik untuk membentuk keterampilan berpikir kritis di luar kelas. Di sana, kalian akan terbiasa berdiskusi, memimpin, dan mengelola perbedaan,” kata Shultoni. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan ormawa sebagai ruang latihan kepemimpinan dan kebijakan, tidak hanya tempat untuk melaksanakan kegiatan rutin.
Menurutnya, mahasiswa perlu memandang organisasi sebagai laboratorium karakter yang saling menguatkan dengan pembelajaran di kelas. "Dengan keterlibatan aktif di organisasi, mahasiswa akan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja, mampu menyuarakan ide dengan matang, serta menjalin jejaring lintas institusi dan angkatan," ujarnya.
Rapat koordinasi ini diikuti oleh para pembina ormawa, perwakilan pengurus organisasi mahasiswa dan tenaga kependidikan di lingkungan FEBI dan menjadi terbuka dan santai ketika dibuka sesi tanya jawab. Forum ini diharapkan menjadi titik awal sinergi berkelanjutan antara pimpinan fakultas dan mahasiswa dalam mendukung prestasi dan atmosfer akademik yang unggul di FEBI UIN Gus Dur Pekalongan.
Reporter : Nuzulul
Editor : Aprin Yudiarto, S.Pd.I
Kajen (28/05) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Bidang Akademik pada hari Rabu, 28 Mei 2025 jam 08.30 WIB bertempat di Meetingroom lantai 3 FEBI. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Tata Usaha FEBI, Arif Rachman, S.Ag., yang menekankan pentingnya sinergi antara unsur pimpinan, akademisi, dan tenaga kependidikan dalam menghadapi dinamika pengelolaan akademik di era transformasi digital dan akreditasi unggul.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag, dan dihadiri oleh jajaran Wakil Dekan, para Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta unsur tenaga kependidikan di lingkungan FEBI. Forum ini menjadi ruang diskusi strategis dalam menyiapkan pelaksanaan agenda-agenda prioritas fakultas untuk mendukung peningkatan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Dalam sambutannya, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag, menekankan bahwa tahun ini menjadi momentum penting bagi FEBI untuk mengonsolidasikan berbagai agenda akademik secara terstruktur dan integratif. “Kita tidak hanya fokus pada pelaksanaan rutinitas akademik, tetapi juga harus menyiapkan fondasi yang kuat dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan,” tegasnya.
Terdapat sembilan agenda strategis yang menjadi pembahasan utama dalam rapat, yaitu pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS), persiapan akreditasi program studi, implementasi kurikulum OBE, penawaran mata kuliah untuk semester berikutnya, penyelenggaraan semester padat, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pengelolaan jurnal ilmiah, penguatan Unit Penjaminan Mutu (UPM) dan Gugus Penjaminan Mutu (GPM), serta integrasi program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Dalam sesi pembahasan UAS, para peserta rapat menekankan pentingnya ketertiban administratif dan keseragaman jadwal untuk memastikan kelancaran proses evaluasi akhir semester. Terkait akreditasi, setiap program studi diimbau untuk terus memperkuat kelengkapan dokumen dan meningkatkan keterlibatan dosen serta mahasiswa dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi.

Sementara itu, integrasi kurikulum berbasis OBE menjadi fokus utama untuk menyesuaikan capaian pembelajaran dengan kebutuhan pasar kerja dan standar nasional pendidikan tinggi. Dekan FEBI menekankan bahwa pendekatan OBE bukan sekadar perubahan format dokumen, melainkan perubahan paradigma dalam mendesain, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran secara menyeluruh.
Agenda penguatan jurnal ilmiah juga menjadi sorotan, terutama dalam meningkatkan reputasi publikasi ilmiah melalui akreditasi nasional dan internasional. Selain itu, sinergi antara UPM dan GPM ditingkatkan guna menjamin efektivitas pelaksanaan audit mutu internal. Tak kalah penting, rencana integrasi PPL dan KKN ditargetkan dapat membentuk ekosistem pembelajaran berbasis masyarakat yang kolaboratif dan kontekstual.
Rapat koordinasi ini diakhiri dengan penyusunan tindak lanjut dari setiap agenda, serta penegasan komitmen kolektif seluruh unsur fakultas untuk bekerja secara profesional dan berorientasi pada peningkatan mutu akademik. Dengan koordinasi yang solid, FEBI UIN Gus Dur optimistis dapat mewujudkan fakultas unggul yang adaptif terhadap tantangan zaman dan berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.
Reporter : Nuzulul
Editor : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I