Kajen (18/02) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Universiti Sultan Aslan Syah (USAS), Malaysia sebanyak 19 orang. Kunjungan ini dilaksanakan dalam bentuk program sit-in class, dimana mahasiswa USAS mengikuti perkuliahan Ekonomi Mikro Islam pada hari Selasa, 18 Februari 2025 di ruang kuliah I4.11 bersama mahasiswa Ekonomi Syariah FEBI dengan dosen pengampu Muhammad Aris Safi’i, M.E.I.
Program sit-in class ini bertujuan untuk memperkaya wawasan mahasiswa tentang konsep dan implementasi ekonomi Islam dalam skala mikro. Dalam sesi perkuliahan, dibuka dengan berbagai prinsip ekonomi mikro dalam perspektif Islam, termasuk konsep keadilan distributif, mekanisme pasar berbasis syariah, serta prinsip maslahah dalam kegiatan ekonomi. Perkuliahan berlangsung secara interaktif, dimana mahasiswa dari kedua universitas aktif berdiskusi mengenai teori dan praktik ekonomi Islam di masing-masing negara.
Ditambahkan dalam pemaparannya, bahwa ekonomi mikro Islam memiliki perbedaan mendasar dibandingkan ekonomi konvensional. Dijelaskan bahwa dalam sistem ekonomi Islam, keseimbangan antara keuntungan material dan nilai-nilai etika sangat diperhatikan. “Setiap transaksi ekonomi dalam Islam tidak hanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga harus selaras dengan maqashid syariah, yaitu mencapai kesejahteraan sosial yang adil dan berkelanjutan,” jelasnya.
Partisipasi mahasiswa USAS dalam perkuliahan ini memberikan perspektif baru terhadap praktik ekonomi Islam di Malaysia. Salah satu mahasiswa USAS, Eddie Hidayat Qauf Bin Husain, menyampaikan kesan positifnya terhadap perkuliahan yang diikutinya. “Materi yang disampaikan sangat menarik, terutama dalam membandingkan bagaimana ekonomi mikro Islam diterapkan di Indonesia dan Malaysia. Kami juga mendapat banyak wawasan baru mengenai industri halal dan peran UMKM syariah dalam perekonomian,” ujarnya.

Sementara Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kelembagaan FEBI, Dr. Tamamudin, S.E., M.M., menyambut baik program ini sebagai bagian dari inisiatif internasionalisasi pendidikan tinggi. Menurutnya, kegiatan seperti sit-in class dapat mempererat hubungan akademik antarperguruan tinggi serta memperluas pemahaman mahasiswa tentang dinamika ekonomi Islam di tingkat global. “Kami berharap program ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran ilmu, tetapi juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut dalam bidang riset dan akademik antara FEBI UIN Gus Dur dan USAS,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut beliau juga memberikan perkuliahan tentang manajemen pemasaran dan mendampingi kepada mahasiswa USAS melihat fasiltas laboratorium yang ada di FEBI.
Mahasiswa USAS mendapatkan kesempatan untuk meninjau berbagai laboratorium yang dimiliki FEBI, termasuk laboratorium komputer yang digunakan untuk praktik analisis data ekonomi, laboratorium mini bank syariah yang mensimulasikan operasional perbankan syariah, serta tax centre yang menjadi pusat kajian dan laporan perpajakan SPT. Selain itu, mahasiswa juga mengunjungi galeri investasi syariah yang bekerja sama dengan Phintraco Sekuritas dalam memberikan edukasi investasi berbasis syariah, serta pojok statistik yang berfungsi sebagai pusat data dan riset.
Selain itu, mahasiswa USAS juga berkesempatan untuk berdiskusi dengan mahasiswa FEBI UIN Gus Dur mengenai penerapan ekonomi Islam dalam berbagai sektor industri, termasuk keuangan syariah dan ekonomi kreatif berbasis halal. Diskusi ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk saling bertukar pandangan dan pengalaman mengenai tantangan serta peluang pengembangan ekonomi Islam di masing-masing negara.
Program ini juga diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap pentingnya ekonomi Islam dalam membangun sistem ekonomi yang lebih adil dan inklusif. Dengan adanya interaksi langsung antara mahasiswa dari dua negara, diharapkan dapat tercipta kolaborasi akademik yang lebih luas, baik dalam bentuk penelitian bersama maupun program pertukaran mahasiswa.
Reporter : Nuzulul
Editor : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I.