Thursday, 29 January 2026 14:04

DOSEN FEBI UIN GUS DUR KUPAS EKONOMI KREATIF DAN PARIWISATA HALAL DALAM PODCAST RBISIK RUMAH BUMN PEKALONGAN

Kajen (29/01) – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali berkontribusi dalam penguatan literasi ekonomi dan bisnis di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Kali ini, FEBI UIN Gus Dur berpartisipasi aktif sebagai narasumber dalam podcast RBISIK (Ruang Bincang Inspiratif) yang diselenggarakan oleh Rumah BUMN Pekalongan pada hari Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama antara FEBI UIN Gus Dur dan Rumah BUMN Pekalongan dalam rangka sinergi penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang ekonomi, bisnis, dan kewirausahaan berbasis nilai-nilai syariah.

Podcast RBISIK merupakan salah satu program strategis Rumah BUMN Pekalongan yang dirancang sebagai ruang dialog inspiratif seputar isu-isu ekonomi, bisnis, kewirausahaan, serta pengembangan potensi anak muda. Melalui platform ini, para akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan dihadirkan untuk berbagi gagasan dan pengalaman guna mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Dalam kesempatan tersebut, dosen FEBI, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., hadir sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan materi dan gagasan terkait pengembangan ekonomi kreatif dengan menitikberatkan pada integrasi nilai-nilai ekonomi syariah dan konsep pariwisata halal sebagai salah satu sektor potensial dalam pembangunan ekonomi daerah. 

Dr. Kuat Ismanto menjelaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dari perspektif ekonomi syariah, pengembangan sektor ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan semata, tetapi juga harus menjunjung tinggi prinsip keadilan, keberkahan, serta kemaslahatan bagi masyarakat luas. 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pariwisata halal merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki prospek signifikan, khususnya di Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim. Pengembangan pariwisata halal, menurutnya, tidak terbatas pada aspek destinasi wisata, tetapi juga mencakup layanan, produk, serta ekosistem pendukung yang sesuai dengan prinsip syariah. 

Dalam dialog yang berlangsung interaktif, Dr. Kuat Ismanto juga mendorong generasi muda untuk berani mengambil peran sebagai pelaku ekonomi kreatif yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik, pelaku usaha, dan lembaga pendukung seperti Rumah BUMN dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Kegiatan podcast RBISIK ini mendapatkan respons positif dari para peserta dan pendengar, khususnya kalangan anak muda dan pelaku UMKM. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan tantangan dan peluang ekonomi saat ini, serta memberikan perspektif baru mengenai penerapan ekonomi syariah dalam sektor kreatif dan pariwisata. 

Melalui partisipasi dalam podcast RBISIK Rumah BUMN Pekalongan, FEBI UIN Gus Dur menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendiseminasikan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam secara aplikatif dan kontekstual bagi pengembangan potensi generasi muda.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Qorry Aina Fitroh, M.Kom.