FEBI

FEBI

Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah

  1. Pengumuman jadwal Ujian Skripsi tanggal 08 Juli 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download

1. Pengumuman Banding UKT 2025 : Klik Download

2. Formulir Permohonan Pengajuan Banding UKT : Klik Download

 

Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah

  1. Pengumuman jadwal Ujian Komprehensif tanggal 03 Juli 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download

Kajen (30/06) Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan meraih gelar doktor melalui penyelenggaraan ujian terbuka promosi doktor yang berlangsung pada hari Senin, 30 Juni 2025 di UIN Walisongo Semarang. Ujian terbuka ini merupakan momen akademik penting bagi Bambang Sri Hartono, NIM 2200029019/S.3, yang sukses mempertahankan disertasinya di hadapan delapan orang penguji.

Mengangkat judul disertasi “Perilaku Memilih Perguruan Tinggi pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Jawa Tengah”, Bambang Sri Hartono meneliti secara mendalam kecenderungan dan determinan utama yang memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Penelitian ini relevan dalam konteks persaingan antar perguruan tinggi yang semakin kompleks, terutama pada sektor pendidikan tinggi berbasis keagamaan.

Dalam ujian terbuka di UIN Walisongo Semarang, promovendus memaparkan bahwa pilihan terhadap PTKIN tidak semata-mata ditentukan oleh faktor akademik, melainkan juga melibatkan aspek psikologis, ekonomi, sosial, serta nilai-nilai spiritual dan keagamaan. Disertasi ini menawarkan pendekatan teoritis dan model empiris yang dapat dijadikan dasar dalam pengembangan strategi promosi dan peningkatan daya saing PTKIN.

Tim penguji dalam ujian terbuka ini terdiri atas delapan akademisi senior, yaitu Prof. Dr. Nizar, M.Ag. (Ketua Sidang/Penguji), Dr. H. Nasihun Amin, M.Ag., (Sekretaris Sidang/Penguji), Prof. Dr. Muhis, M.Si (Promotor/ Penguji), Prof. Dr. Hj. Susminingsih, M.Ag (Co-Promotor/Penguji), Prof. Dr. H. Muhlisin, M.Ag. (Penguji Eksternal), Prof. Dr. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag. (Penguji), Dr. H. Ali Murtadho, M.Ag., (Penguji) dan Dr. H. Muhammad Fauzi, M.M. (Penguji). Kehadiran para penguji tersebut menunjukkan kualitas dan bobot akademik yang tinggi dari ujian terbuka ini.

Dalam presentasinya, promovendus menyampaikan bahwa variabel reputasi institusi, ketersediaan program studi, orientasi nilai keislaman, serta pertimbangan biaya pendidikan memainkan peran signifikan dalam perilaku memilih PTKIN. Penelitian ini juga menekankan pentingnya citra institusi, informasi digital, dan pengalaman alumni dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap perguruan tinggi Islam negeri di Jawa Tengah.

Para penguji memberikan sejumlah apresiasi atas kedalaman literatur, ketajaman analisis, serta kontribusi ilmiah yang ditawarkan. Beberapa catatan diberikan untuk memperkuat metodologi dan memperluas cakupan implikasi praktis, khususnya bagi pengambil kebijakan di lingkungan Kementerian Agama serta pengelola PTKIN. Ujian berlangsung dengan atmosfer ilmiah yang kritis namun konstruktif.

Setelah melalui proses tanya jawab yang mendalam, dewan penguji menyatakan bahwa Bambang Sri Hartono lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan berhak menyandang gelar Doktor dalam bidang Ilmu Ekonomi Syariah. Keberhasilan ini sekaligus menambah deretan capaian akademik dosen FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang terus berkomitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis integrasi keilmuan dan nilai-nilai keislaman.

Dengan diraihnya gelar doktor tersebut, diharapkan Bambang Sri Hartono dapat terus berkontribusi dalam penguatan mutu pendidikan tinggi Islam, baik melalui pengajaran, riset, maupun pengabdian masyarakat, serta turut memperkuat reputasi institusi tempat beliau mengabdi dalam ranah keilmuan yang strategis dan berdampak luas.

 

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I

Kajen (24/06) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menyelenggarakan kegiatan akademik dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) dengan mengangkat tema strategis “Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi”. Kegiatan ini dilaksanakan di meeting room lantai 3 FEBI pada hari Selasa, 24 Juni 2025 dan sebagai bagian dari komitmen institusional dalam memperkuat budaya mutu serta mendukung proses berkelanjutan menuju akreditasi unggul. FGD ini menghadirkan narasumber dari Universitas Mercu Buana Jakarta, yakni Dr. Muhyarsyah, M.Si dan Dr. Hj. Nurul Hidayah, S.E., M.Si, dua akademisi senior yang telah lama berkecimpung dalam pengelolaan sistem penjaminan mutu di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI Dr. H. AM. Muh Khafidz M.S., M.Ag. menyampaikan bahwa penyelenggaraan FGD ini merupakan bentuk keseriusan fakultas dalam menginternalisasi prinsip-prinsip penjaminan mutu sebagai pondasi utama dalam tata kelola pendidikan tinggi. “Kita menyadari bahwa mutu bukanlah sekadar capaian administratif, melainkan budaya yang harus terus dibangun secara sistemik dan konsisten,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan dosen dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan sistem mutu yang adaptif dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan (continuous quality improvement).

Dalam pemaparannya, Dr. Muhyarsyah, M.Si menguraikan pentingnya sistem penjaminan mutu internal (SPMI) yang selaras dengan kebijakan nasional dan kebutuhan institusional. Ia menekankan bahwa setiap program studi harus memiliki mekanisme evaluasi diri yang solid, termasuk pelaksanaan audit mutu internal secara periodik. “SPMI bukan sekadar dokumen, tetapi instrumen dinamis yang harus menjadi alat kontrol dan pengembangan dalam mencapai visi dan misi institusi,” jelasnya. Ia juga mencontohkan praktik baik dari Universitas Mercu Buana dalam membangun sinergi antara unit penjaminan mutu dengan seluruh elemen akademik.

Sementara itu, Dr. Hj. Nurul Hidayah, S.E., M.Si memfokuskan paparannya pada aspek implementasi penjaminan mutu berbasis siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Ia menyoroti pentingnya pelibatan aktif dosen dan mahasiswa dalam siklus mutu, serta integrasi antara SPMI dan sistem informasi akademik. “Jika siklus PPEPP dijalankan secara konsisten dan terdokumentasi dengan baik, maka akreditasi unggul bukanlah cita-cita yang jauh,” ungkapnya. Menurutnya, keberhasilan penjaminan mutu sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan akademik dan kultur organisasi yang terbuka terhadap evaluasi.

Diskusi yang berlangsung di Ruang Rapat FEBI ini berlangsung interaktif, dengan banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar praktik audit mutu, strategi peningkatan nilai akreditasi, hingga tantangan dalam penyusunan dokumen evaluasi diri. Suasana diskusi menjadi lebih dinamis setelah sesi tanya jawab dibuka, menunjukkan antusiasme peserta dalam memahami dan mengimplementasikan prinsip-prinsip mutu secara aplikatif. Hal ini menunjukkan bahwa tema penjaminan mutu merupakan kebutuhan nyata dalam pengelolaan akademik di lingkungan fakultas.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., menyampaikan bahwa hasil dari FGD ini akan menjadi bahan tindak lanjut dalam penguatan sistem mutu FEBI, termasuk dalam perumusan SOP akademik, pelaksanaan audit internal, serta pengembangan instrumen evaluasi. “Kita berharap setelah FGD ini, seluruh unit kerja di lingkungan FEBI memiliki kesamaan pemahaman dan komitmen dalam menjalankan sistem mutu yang berkelanjutan,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan mutu sebagai bagian integral dari setiap aktivitas akademik dan administratif.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, tenaga kependidikan, serta tim Unit Penjaminan Mutu (UPM) FEBI. FGD ini menjadi ruang strategis untuk bertukar pengalaman, memperkuat jejaring akademik, dan menyerap pengetahuan praktis dari institusi lain yang telah berpengalaman dalam membangun sistem mutu yang efektif. Kegiatan semacam ini dinilai sangat relevan dalam konteks transformasi pendidikan tinggi, terutama dalam menyiapkan perguruan tinggi yang adaptif terhadap tuntutan mutu global.

Dengan terselenggaranya FGD Penjaminan Mutu ini, FEBI UIN Gus Dur Pekalongan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas institusional menuju tata kelola yang unggul dan berintegritas. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penguatan budaya mutu di semua lini, sejalan dengan visi universitas sebagai pusat kajian keislaman dan pengembangan keilmuan yang responsif terhadap dinamika zaman.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I

Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah

  1. Pengumuman jadwal Ujian Komprehensif tanggal 25 Juni 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download
  2. Pengumuman jadwal Ujian Skripsi tanggal 25 Juni 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download
  3. Pengumuman jadwal Ujian Skripsi tanggal 26 Juni 2025 program studi ekonomi syariah Klik Download

Berdasarkan Nota Dinas dengan Nomor: B-342/Un.27/F.IV.1/PP.00.9/06/2025 tentang Pengumuman Pelaksanaan Semester Antara (Semester Pendek) mengenai ketentuan pertimbangkan mata kuliah yang bisa dibuka dalam Semester Antara (Semester Pendek) tahun 2025 yaitu:
1. Mata Kuliah Ayat dan Hadist Ekonomi
2. Mata Kuliah Akuntansi Keuangan Menengah I
3. Mata Kuliah Pengantar Manajemen dan Bisnis Islam

Pengumuman Peserta dan Jadwal Semester Antara atau Semester Padat pada tahun 2025 dapat diakses melalui: Klik Lihat/Download

Kajen (18/06) Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga akuntabilitas dan tata kelola keuangan yang baik dengan melaksanakan kegiatan pendampingan, konsultasi, serta monitoring penggunaan anggaran di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 18 Juni 2025 di ruang smart class FEBI, lantai 2 dan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, program studi serta para pengelola anggaran. Tim SPI yang hadir terdiri dari Ketua Agus Arwani, S.E., M.Ag, CPHCM, QRMP, CITRMA, CAP, Sekretaris Agung Barok Pratama, M.H., serta empat orang auditor yang masing-masing bertugas mengamati, mendampingi, dan memberikan masukan strategis, yaitu auditor M. Rofi Akbar, S.E., Aisyah, S.Akun, Shobahatussa’adah, S. Akun.,dan Shofiana, S.Akun. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda periodik SPI untuk memastikan seluruh unit kerja di lingkungan UIN Gus Dur menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan keuangan negara.

Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., dalam pembukaan dan sambutanya penuh dengan apresiasi menyambut baik kehadiran Tim Satuan Pengawasan Internal (SPI) di lingkungan FEBI UIN Gus Dur sebagai bagian dari upaya kolektif dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Kegiatan pendampingan dan monitoring penggunaan anggaran yang dilakukan SPI tidak hanya menjadi instrumen pengawasan internal, tetapi juga merupakan bentuk penguatan sistem menuju tercapainya prinsip Good and Clean Governance yang selaras dengan arah kebijakan nasional dan visi universitas. FEBI berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan praktik pengelolaan keuangan yang sesuai dengan standar akuntabilitas publik, sebagai bagian integral dari pencapaian indikator-indikator akreditasi yang unggul. Dengan sinergi yang kuat, kami optimis bahwa tata kelola yang baik akan menjadi fondasi kokoh bagi pencapaian mutu program studi yang unggul.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua SPI Agus Arwani menekankan bahwa kegiatan monitoring ini tidak bersifat inspeksi semata, melainkan sebagai bentuk perkenalan dan pendampingan kolegial untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan fakultas. “Kami hadir untuk memastikan bahwa setiap satuan kerja memahami dengan baik aspek perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran. SPI berfungsi bukan untuk menghakimi, namun untuk memperkuat sistem pengawasan internal secara partisipatif,” ujarnya.

Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah konsultasi teknis terkait penggunaan anggaran operasional dan belanja perjalanan dinas. Tim SPI secara khusus menyoroti penyusunan dokumen pertanggungjawaban Surat Perjalanan Dinas (SPD) yang seringkali menjadi titik rawan dalam audit. Auditor memberikan bimbingan mengenai kelengkapan dokumen, kesesuaian biaya, serta keselarasan antara rencana kegiatan dan output yang dicapai.

Selain itu, SPI juga mendorong pengelola anggaran untuk lebih proaktif dalam menyusun time schedule realisasi anggaran semester genap. Dengan penyusunan jadwal yang sistematis, diharapkan pelaksanaan kegiatan tidak terkonsentrasi di akhir tahun anggaran, yang kerap menimbulkan kendala administratif dan teknis. Auditor menyarankan penggunaan aplikasi monitoring internal sebagai sarana kontrol waktu pelaksanaan kegiatan.

Sekretaris SPI, Agung, menambahkan bahwa penting bagi fakultas untuk menjadikan proses anggaran sebagai sarana pencapaian visi dan misi kelembagaan, bukan semata sebagai kewajiban administratif. Oleh karena itu, setiap kegiatan yang dirancang hendaknya memiliki indikator capaian yang terukur dan terdokumentasi dengan baik. Hal ini sejalan dengan semangat Outcome-Based Budgeting (OBB) yang tengah diarusutamakan di lingkungan Kementerian Agama.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para pengelola anggaran mengajukan sejumlah pertanyaan terkait teknis penyusunan laporan keuangan, revisi RKA, serta optimalisasi aplikasi keuangan berbasis daring. Tim SPI menyambut antusias pertanyaan tersebut dengan penjelasan yang komprehensif dan solutif, memperlihatkan bahwa fungsi pengawasan tidak hanya sebatas kontrol, melainkan juga penguatan kapasitas kelembagaan.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Pekalongan (18/06) Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berpartisipasi aktif dalam The 8th Benefecium (Business, Economics, and Finance International Conference) yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Magelang pada Rabu, 18 Juni 2025. Konferensi ilmiah internasional ini dilaksanakan secara daring dan menghadirkan akademisi serta peneliti dari berbagai perguruan tinggi nasional dan internasional.

Dalam kesempatan ini, FEBI UIN Gusdur tidak hanya hadir sebagai partisipan, tetapi juga berperan sebagai Co-Host kegiatan, menandai sinergi kelembagaan dalam penguatan jejaring akademik di bidang ekonomi dan bisnis Islam.

Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FEBI UIN Gusdur, tampil sebagai salah satu pemateri dengan mempresentasikan hasil kajiannya yang berjudul “Smart Halal Tourism: Inovasi dan Strategi Pariwisata Berkelanjutan dan Inklusif”. Topik ini merupakan bagian dari konsentrasi keilmuannya dalam pengembangan ekonomi syariah berbasis teknologi dan pariwisata halal.

Dalam paparannya, Dr. Kuat menyoroti potensi Kota Semarang sebagai destinasi smart halal tourism, yang ditunjang dengan penggunaan aplikasi digital “LUMPIA” (Layanan Untuk Masyarakat dan Pariwisata) serta ketersediaan fasilitas ramah Muslim yang memenuhi standar wisata halal.

Ia menyampaikan, “Kota Semarang sudah memenuhi sejumlah indikator smart halal tourism, baik dari sisi digitalisasi layanan wisata maupun keberadaan infrastruktur pendukung seperti hotel syariah, tempat ibadah, dan kuliner halal. Aplikasi LUMPIA menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi dapat meningkatkan pengalaman wisata halal yang efisien dan aman.”

Presentasi ini didampingi oleh dua anggota tim peneliti, yakni Syifa Rohmah, M.M. dan Happy Sista Devy, M.M., yang turut berkontribusi dalam riset dan penguatan data lapangan.

Partisipasi aktif FEBI UIN Gusdur dalam forum akademik internasional ini menunjukkan komitmen fakultas dalam memperkuat kontribusi keilmuan di tingkat nasional dan global, khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis nilai-nilai Islam.

Kajen, 18 Juni 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan resmi menandatangani addendum kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan pada Rabu pagi (18/6) yang dilaksanakan di Ruang Meeting Dekanat Lantai 2 FEBI. Penandatanganan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam bidang perlindungan kerja bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FEBI, antara lain Dekan FEBI, Dr. A.M. Khafidz Ma’shum, M.Ag., Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, M. Shulthoni, M.A., Ph.D., Kepala Program Studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah serta dosen FEBI. Dari pihak BPJS Ketenagakerjaan hadir Kepala Cabang Pekalongan, Dedi Dermawan, Kepala Bidang Kepesertaan, Aditya Karo Ramadhan, serta tim BPJS lainnya yakni Fikar Fathul Manan dan Amri Setiabudi.

Dalam sambutannya, Dr. Khafidz Ma’shum menekankan pentingnya kerja sama eksternal sebagai bagian dari pengembangan kualitas pendidikan di FEBI. “Kerja sama dengan mitra luar kampus seperti BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Sementara itu, Dedi Dermawan menyambut baik keberlanjutan kerja sama ini dan menyampaikan bahwa UIN Gusdur merupakan salah satu kampus yang aktif menjalin kemitraan dengan BPJS Ketenagakerjaan. “Kami siap mendukung mahasiswa FEBI yang terlibat dalam KKN atau PPL, khususnya jika terjadi risiko kecelakaan kerja di lapangan. Kami juga membuka kesempatan magang bagi mahasiswa yang ingin belajar tentang strategi pemasaran maupun pengembangan bisnis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki berbagai proyek tahunan yang dapat menjadi sarana belajar dan kontribusi nyata dari mahasiswa. Ia juga mengundang masukan dari pihak kampus demi penyempurnaan program-program yang dijalankan.

Penandatanganan addendum kerja sama ini menandai keberlanjutan kolaborasi strategis antara FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung perlindungan dan pengembangan kompetensi mahasiswa di dunia kerja.

Reporter          : Qorry Aina dan Aprin

Editor              : M. Shulthoni