FEBI

FEBI

Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah

  1. Pengumuman Pertama jadwal Seminar Proposal  tanggal 24 Oktober 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download
  2. Pengumuman jadwal Ujian Skripsi tanggal 24 Oktober 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download

Manado, 16 Oktober 2024 – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dari beberapa perguruan tinggi terkemuka turut ambil bagian dalam konferensi internasional bertajuk International Conference in Islamic Economics and Sustainable Developments (ICI-SD) 2024. Acara ini berlangsung di IAIN Manado, mulai tanggal 16 hingga 20 Oktober 2024, dan dihadiri oleh para akademisi serta peneliti dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu sesi menarik dalam konferensi tersebut adalah presentasi paper yang disampaikan oleh Dr. H. AM. Muh. Khafidz, MS. Beliau mempresentasikan hasil risetnya yang berjudul Preferences of Kiai Langgar toward The Digitalization of Economic Transactions. Paper ini ditulis bersama dengan Prof. Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati dan Hj. Marlina, M.Pd., yang mengupas preferensi para kiai langgar terhadap digitalisasi transaksi ekonomi.

Dalam presentasinya, Dr. Khafidz mengungkapkan bahwa mayoritas kiai langgar memiliki preferensi yang lebih tinggi terhadap transaksi digital, meskipun terdapat sejumlah kiai yang hanya menggunakan transaksi digital untuk kebutuhan tertentu. Ia juga menjelaskan bahwa digitalisasi ini kerap menjadi pilihan karena adanya sistem yang "memaksa" mereka untuk beradaptasi. Namun, di sisi lain, sebagian kiai langgar tetap memilih transaksi tunai dengan alasan pertimbangan agama yang kuat.

Konferensi ini menghadirkan berbagai topik menarik terkait perkembangan ekonomi Islam dan pembangunan berkelanjutan. Para peserta, termasuk presenter dari luar negeri, berbagi hasil riset terbaru dan gagasan inovatif untuk mendorong kemajuan dalam bidang tersebut.

Acara ini menjadi ajang penting bagi para akademisi, khususnya di bidang ekonomi Islam, untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring dengan rekan-rekan peneliti dari berbagai negara.

 

Penulis : Hafidz

Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah

  1. Pengumuman jadwal Ujian Komprehensif tanggal 24 Oktober 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download
  • Pengumuman pendaftaran Yudisium dan Wisuda Sarjana ke  50 Periode Bulan November Tahun 2024 dapat diakses melalui: Klik Download

  • Pengumuman iuran alumni dan infaq masjid dapat diakses melalui laman: https://s.id/iuran-alumni-infaq

Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah

  1. Pengumuman jadwal Ujian Komprehensif tanggal 17 Oktober 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download

Kanazawa, Jepang, 9 Oktober 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Gusdur Pekalongan melaksanakan pengabdian internasional di komunitas Sedoeloer Saikai, Kanazawa, Jepang, dengan tema "Manajemen Keuangan dan Perilaku Investasi WNI di Jepang". Para peserta adalah warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Jepang, khususnya mereka yang berada di sektor perikanan dan kelautan. Tim pengabdian ini dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, MH, yang didampingi oleh Umi Mahmudah, M.Sc., Ph.D, Ketua Program Studi Sains Data. Mereka juga bekerja sama dengan Dr. Umar Ali Ahmad, seorang peneliti dari Kanazawa University, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Prof. Shinta menyampaikan rasa antusias dan semangat akademik FEBI UIN Gusdur Pekalongan dalam menyongsong internasionalisasi kampus melalui pengabdian internasional ini. "Kami sangat bersemangat melihat antusiasme para peserta, dan ini adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan reputasi akademik UIN Gusdur Pekalongan di dunia internasional. Melalui pengabdian seperti ini, kami memperluas wawasan global sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi WNI di luar negeri," ungkapnya

Pengabdian ini berfokus pada edukasi pengelolaan keuangan dan peluang investasi bagi WNI dari hasil kerja mereka di Jepang. Umi Mahmudah, Kaprodi Sains Data FEBI, menekankan pentingnya penggunaan data dalam membuat keputusan investasi yang tepat. "Melalui analisis data, kami dapat membantu WNI memahami tren investasi yang menguntungkan di Indonesia," jelasnya.

Kegiatan ini juga melibatkan Umar Ali Ahmad dari Kanazawa University, yang membahas pentingnya disiplin keuangan. Pengabdian ini merupakan langkah FEBI dalam menginternasionalisasi kampus dan meningkatkan reputasi akademik UIN Gusdur Pekalongan di kancah internasional.

 

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Kanazawa, Jepang, 8 Oktober 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Gusdur Pekalongan kembali mengukir prestasi dengan melaksanakan pengabdian internasional di Jepang. Kegiatan yang bertema “Pergeseran Perilaku Hukum di Indonesia dan Jepang.” Acara yang berlangsung di Arjuna House, Kanazawa, ini berfokus pada perubahan perilaku hukum warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Jepang, khususnya mereka yang berada di sektor perikanan dan kelautan. Tim pengabdian ini dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, MH, yang didampingi oleh Umi Mahmudah, M.Sc., Ph.D, Ketua Program Studi Sains Data. Mereka juga bekerja sama dengan Dr. Umar Ali Ahmad, seorang peneliti dari Kanazawa University, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Prof. Shinta menjelaskan bahwa terdapat pergeseran signifikan dalam pemahaman dan perilaku hukum WNI setelah mereka bekerja dan beradaptasi dengan kehidupan di Jepang. "Saat mereka berada di Indonesia, banyak di antara WNI ini memiliki pengetahuan hukum yang terbatas, terutama terkait hak dan kewajiban sebagai pekerja. Namun, setelah berada di Jepang, mereka mulai memahami sistem hukum yang lebih ketat, serta pentingnya kepatuhan terhadap peraturan," jelasnya.

Umi Mahmudah, yang juga merupakan Ketua Program Studi Sains Data di FEBI UIN Gusdur Pekalongan, menyoroti peran penting data dalam memahami pergeseran perilaku hukum WNI di Jepang. Menurutnya, pendekatan berbasis data sangat relevan dalam menganalisis bagaimana lingkungan baru, seperti sistem hukum yang ketat di Jepang, dapat mempengaruhi perilaku individu.

Perubahan perilaku ini tidak hanya terbatas pada aspek ketenagakerjaan, tetapi juga mempengaruhi cara WNI di Jepang menjalani kehidupan sehari-hari. Umar Ali Ahmad, seorang peneliti dari Kanazawa University yang turut hadir dalam acara ini, menekankan bahwa budaya hukum di Jepang, yang sangat menghargai kepatuhan dan disiplin, memberi dampak besar pada warga asing termasuk WNI. "Warga Indonesia yang awalnya mungkin lebih longgar dalam menghadapi peraturan, setelah beberapa waktu tinggal di Jepang, mereka menjadi lebih taat pada hukum, baik dalam hal ketenagakerjaan, lalu lintas, hingga peraturan imigrasi," ujarnya.

Kegiatan pengabdian internasional ini merupakan bagian dari strategi FEBI UIN Gusdur Pekalongan dalam mendukung internasionalisasi kampus. FEBI telah aktif mengembangkan jaringan global dengan berbagai universitas dan institusi di luar negeri guna meningkatkan reputasi akademik dan membuka peluang kerjasama internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, FEBI terus berupaya untuk menempatkan diri sebagai fakultas yang berpengaruh di kancah global melalui program-program pengabdian masyarakat, pertukaran dosen, dan kerjasama riset internasional. Pengabdian yang dilaksanakan di Jepang ini menjadi salah satu contoh nyata kontribusi FEBI dalam mengimplementasikan visi tersebut.

 

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Kajen (10/10) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan workshop layanan administrasi berbasis Badan Layanan Umum (BLU) yang berlangsung pada hari Kamis, 10 Oktober 2024. Workshop ini digelar di meeting room lantai 3 FEBI dari pukul 08.00 sampai selesai yang diikuti oleh pengelola keuangan, pengelola akademik, kepala unit dan pengelola Pusat Pengembangan Bisnis (P2B). Workshop ini menghadirkan dua narasumber dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yaitu Dr. Suud Fuadi, S.HI., M.EI, dan Dr. Ahmad Ghozi, M.A.

Dalam pembukaan dan sambutannya Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. AM. M. Khafidz MS, M.Ag., menyampaikan bahwa kita harus bersyukur karena bisa bekerja di instansi pemerintah dan dapat berkumpul di kesempatan ini. Sebagai bagian dari instansi pemerintah yang memiliki tugas melayani masyarakat, FEBI selalu berkomitmen untuk memberikan layanan administrasi yang optimal. Dengan kinerja yang baik secara otomatis pendapatan akan meningkat. Dalam upaya ini, perlunya sebuah tarif yang proporsional dan tepat sasaran yang dirancang untuk memastikan layanan yang berkualitas dan efisien bagi pengguna layanan.tutur Khafidz.

Dr. Suud Fuadi, S.HI., M.EI., dalam paparannya membahas pentingnya tata kelola harus sesuai dengan panduan Standar Pelayanan Minimum (SPM) mencakup manajemen yang baik terhadap sumber daya manusia, teknologi, serta prosedur operasional untuk mencapai standar kualitas layanan. Pengelolaan yang berlandaskan SPM memastikan bahwa layanan yang diberikan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, dengan fokus pada kualitas, waktu penyelesaian, dan ketepatan sasaran layanan. Selain itu beliau juga menyampaikan berbagai strategi yang digunakan dalam tata kelola SPM dalam pengembangan kebijakan yang sesuai, perencanaan yang matang, pengawasan yang ketat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Strategi ini juga mencakup evaluasi berkala untuk memastikan bahwa setiap unit kerja memenuhi standar yang ditetapkan dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.tutur Suud.

Dr. Ahmad Ghozi, M.A., dalam paparanya membahas lebih dalam tentang bagaimana membangun komitmen, sinergitas, dan kepercayaan antarunit dalam bingkai Badan Layanan Umum (BLU) merupakan kunci utama untuk mencapai efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan lembaga. Dalam konteks BLU, yang dituntut untuk memberikan pelayanan publik berkualitas sekaligus menjaga keberlanjutan finansial, kerjasama antarunit menjadi sangat krusial. Setiap unit dalam BLU memiliki peran strategis yang saling melengkapi, sehingga kolaborasi yang solid di antara mereka menjadi fondasi untuk mencapai tujuan bersama. Setiap unit akan bergerak ke arah yang sama, memaksimalkan potensi masing-masing, serta bersama-sama berkontribusi untuk mewujudkan tujuan strategis lembaga, yakni memberikan pelayanan publik yang bermutu dan menjaga keberlanjutan operasional secara finansial.tutur Ghozi.

Suasana workshop berlangsung dengan santai namun tetap fokus. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh para narasumber, karena topik yang diangkat sangat relevan dengan kegiatan layanan administrasi yang mereka kelola sehari-hari. Diskusi interaktif juga mewarnai setiap sesi, memungkinkan peserta untuk menggali lebih dalam solusi atas tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan administrasi berbasis BLU.

Materi yang disampaikan dinilai sangat tepat sasaran, terutama bagi tenaga kependidikan yang terlibat langsung dalam pengelolaan layanan administrasi di lingkungan FEBI. Pengetahuan tentang standar pelayanan minimum (SPM) dan pentingnya sinergitas dalam BLU menjadi fondasi penting untuk mendorong kinerja administrasi yang lebih efektif dan efisien.

Pada akhir workshop, para peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Mereka berharap ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan di unit kerja masing-masing sehingga FEBI dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta menjadi lebih mandiri dan kompetitif di bawah kerangka Badan Layanan Umum (BLU).

 

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Kanazawa-Jepang, 7 Oktober 2024 – Dalam rangka mendukung visi internasionalisasi kampus, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melakukan benchmarking internasional di Kanazawa University pada tanggal 7 Oktober 2024. Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, MH, serta didampingi oleh Umi Mahmudah, M.Sc., Ph.D, selaku Ketua Program Studi Sains Data FEBI.

Benchmarking ini bertujuan untuk menggali wawasan dan praktik terbaik terkait kurikulum, laboratorium, dan peningkatan layanan akademik. Langkah ini merupakan bagian dari upaya FEBI UIN Gusdur Pekalongan dalam mewujudkan internasionalisasi kampus, sesuai dengan kebijakan yang dicanangkan oleh UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Prof. Shinta menjelaskan bahwa benchmarking di Kanazawa University ini memiliki peran penting dalam pengembangan FEBI ke arah global. "Kami berkomitmen untuk memperkuat daya saing internasional melalui peningkatan kualitas kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan global, serta mengadopsi teknologi dan inovasi dalam pengelolaan laboratorium dan layanan akademik," ungkapnya. Benchmarking ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi FEBI UIN Gusdur Pekalongan dalam memperkaya pendekatan akademik yang lebih inklusif dan berstandar internasional.

Umi Mahmudah menambahkan bahwa peningkatan kualitas layanan akademik adalah aspek kunci dalam meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa. "Kami belajar banyak dari sistem yang diterapkan di Kanazawa University, terutama dalam hal layanan berbasis digital yang mempercepat proses administrasi akademik dan memudahkan mahasiswa untuk mengakses berbagai sumber belajar secara daring," ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada benchmarking, tetapi juga menjadi jembatan bagi kerja sama internasional antara FEBI UIN Gusdur dan Kanazawa University di masa mendatang. Kunjungan ini diharapkan membuka jalan bagi program pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, serta peningkatan kapasitas dosen dalam mengadopsi standar pendidikan internasional.

Internasionalisasi kampus menjadi salah satu fokus utama UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam beberapa tahun terakhir. Dengan benchmarking ini, FEBI UIN Gusdur Pekalongan semakin dekat dengan tujuannya untuk menjadi pusat keunggulan pendidikan ekonomi dan bisnis Islam yang diakui di tingkat global.

 

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Kanazawa, Jepang, 8 Oktober 2024 – Tim riset dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berhasil menjalin kolaborasi riset internasional dengan Kanazawa University, Jepang. Penelitian bertajuk Halal Normative Shifts in Japan: A Cross-Cultural Analysis of Muslim Religiosity and Acceptance of Halal Products dilaksanakan selama 10 hari, mulai tanggal 2 hingga 12 Oktober 2024. Kolaborasi riset ini merupakan salah satu hibah penelitian pengembangan kolaborasi internasional yang didukung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI dalam Tahun Anggaran 2024.

Dua dosen FEBI yang turut berperan penting dalam penelitian ini adalah Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, MH, selaku Dekan FEBI UIN Gusdur Pekalongan, dan Umi Mahmudah, M.Sc., Ph.D, Ketua Program Studi Sains Data. Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya kontribusi akademisi Indonesia dalam riset global, khususnya di bidang ekonomi Islam dan halal.

Selama 10 hari penelitian di Jepang, tim riset FEBI UIN Gusdur Pekalongan mengumpulkan data melalui berbagai metode ilmiah, termasuk observasi, wawancara mendalam dengan masyarakat dan pelaku usaha, serta penyebaran angket kepada berbagai kalangan, baik Muslim Indonesia maupun Muslim dari Negara lain yang tinggal di Jepang. Penelitian ini berfokus pada perubahan normatif terkait produk halal di Jepang, dengan menelaah perspektif religiositas Muslim serta penerimaan masyarakat terhadap produk halal di negara yang mayoritas penduduknya non-Muslim.

Prof. Shinta menjelaskan bahwa kolaborasi ini sangat penting dalam mengembangkan pemahaman lintas budaya terkait konsep halal di Jepang, yang selama ini tengah mengalami perubahan signifikan seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan Muslim dan perdagangan produk halal global. "Kami berharap hasil riset ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri halal, baik di Jepang maupun secara global, dan memperkuat kerja sama akademik antara kedua negara," ujarnya.

Sementara itu, Umi menambahkan bahwa riset ini juga akan membuka peluang bagi pengembangan teknologi dan data dalam memetakan persepsi serta penerimaan masyarakat terhadap produk halal di Jepang. "Melalui pendekatan berbasis data, kami dapat memberikan analisis yang lebih akurat dan komprehensif terkait perubahan perilaku konsumen dalam konteks produk halal di Jepang," ungkapnya.

Kolaborasi riset internasional ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik antara Indonesia dan Jepang, serta memberikan wawasan baru terkait perkembangan pasar halal global. Hasil dari penelitian ini diharapkan akan dipresentasikan dalam seminar internasional yang akan diselenggarakan tahun depan, sekaligus sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan di sektor industri halal.

 

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I