Wednesday, 09 October 2024 07:31

Pengabdian Internasional FEBI UIN Gusdur Pekalongan tentang Pergeseran Perilaku Hukum WNI yang Bekerja di Jepang

Kanazawa, Jepang, 8 Oktober 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Gusdur Pekalongan kembali mengukir prestasi dengan melaksanakan pengabdian internasional di Jepang. Kegiatan yang bertema “Pergeseran Perilaku Hukum di Indonesia dan Jepang.” Acara yang berlangsung di Arjuna House, Kanazawa, ini berfokus pada perubahan perilaku hukum warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Jepang, khususnya mereka yang berada di sektor perikanan dan kelautan. Tim pengabdian ini dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, MH, yang didampingi oleh Umi Mahmudah, M.Sc., Ph.D, Ketua Program Studi Sains Data. Mereka juga bekerja sama dengan Dr. Umar Ali Ahmad, seorang peneliti dari Kanazawa University, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Prof. Shinta menjelaskan bahwa terdapat pergeseran signifikan dalam pemahaman dan perilaku hukum WNI setelah mereka bekerja dan beradaptasi dengan kehidupan di Jepang. "Saat mereka berada di Indonesia, banyak di antara WNI ini memiliki pengetahuan hukum yang terbatas, terutama terkait hak dan kewajiban sebagai pekerja. Namun, setelah berada di Jepang, mereka mulai memahami sistem hukum yang lebih ketat, serta pentingnya kepatuhan terhadap peraturan," jelasnya.

Umi Mahmudah, yang juga merupakan Ketua Program Studi Sains Data di FEBI UIN Gusdur Pekalongan, menyoroti peran penting data dalam memahami pergeseran perilaku hukum WNI di Jepang. Menurutnya, pendekatan berbasis data sangat relevan dalam menganalisis bagaimana lingkungan baru, seperti sistem hukum yang ketat di Jepang, dapat mempengaruhi perilaku individu.

Perubahan perilaku ini tidak hanya terbatas pada aspek ketenagakerjaan, tetapi juga mempengaruhi cara WNI di Jepang menjalani kehidupan sehari-hari. Umar Ali Ahmad, seorang peneliti dari Kanazawa University yang turut hadir dalam acara ini, menekankan bahwa budaya hukum di Jepang, yang sangat menghargai kepatuhan dan disiplin, memberi dampak besar pada warga asing termasuk WNI. "Warga Indonesia yang awalnya mungkin lebih longgar dalam menghadapi peraturan, setelah beberapa waktu tinggal di Jepang, mereka menjadi lebih taat pada hukum, baik dalam hal ketenagakerjaan, lalu lintas, hingga peraturan imigrasi," ujarnya.

Kegiatan pengabdian internasional ini merupakan bagian dari strategi FEBI UIN Gusdur Pekalongan dalam mendukung internasionalisasi kampus. FEBI telah aktif mengembangkan jaringan global dengan berbagai universitas dan institusi di luar negeri guna meningkatkan reputasi akademik dan membuka peluang kerjasama internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, FEBI terus berupaya untuk menempatkan diri sebagai fakultas yang berpengaruh di kancah global melalui program-program pengabdian masyarakat, pertukaran dosen, dan kerjasama riset internasional. Pengabdian yang dilaksanakan di Jepang ini menjadi salah satu contoh nyata kontribusi FEBI dalam mengimplementasikan visi tersebut.

 

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I