Wednesday, 09 October 2024 08:18

Kolaborasi Internasional FEBI UIN Gusdur Pekalongan dan Kanazawa University: Riset Lintas Budaya Produk Halal di Jepang

Kanazawa, Jepang, 8 Oktober 2024 – Tim riset dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berhasil menjalin kolaborasi riset internasional dengan Kanazawa University, Jepang. Penelitian bertajuk Halal Normative Shifts in Japan: A Cross-Cultural Analysis of Muslim Religiosity and Acceptance of Halal Products dilaksanakan selama 10 hari, mulai tanggal 2 hingga 12 Oktober 2024. Kolaborasi riset ini merupakan salah satu hibah penelitian pengembangan kolaborasi internasional yang didukung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI dalam Tahun Anggaran 2024.

Dua dosen FEBI yang turut berperan penting dalam penelitian ini adalah Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, MH, selaku Dekan FEBI UIN Gusdur Pekalongan, dan Umi Mahmudah, M.Sc., Ph.D, Ketua Program Studi Sains Data. Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya kontribusi akademisi Indonesia dalam riset global, khususnya di bidang ekonomi Islam dan halal.

Selama 10 hari penelitian di Jepang, tim riset FEBI UIN Gusdur Pekalongan mengumpulkan data melalui berbagai metode ilmiah, termasuk observasi, wawancara mendalam dengan masyarakat dan pelaku usaha, serta penyebaran angket kepada berbagai kalangan, baik Muslim Indonesia maupun Muslim dari Negara lain yang tinggal di Jepang. Penelitian ini berfokus pada perubahan normatif terkait produk halal di Jepang, dengan menelaah perspektif religiositas Muslim serta penerimaan masyarakat terhadap produk halal di negara yang mayoritas penduduknya non-Muslim.

Prof. Shinta menjelaskan bahwa kolaborasi ini sangat penting dalam mengembangkan pemahaman lintas budaya terkait konsep halal di Jepang, yang selama ini tengah mengalami perubahan signifikan seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan Muslim dan perdagangan produk halal global. "Kami berharap hasil riset ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri halal, baik di Jepang maupun secara global, dan memperkuat kerja sama akademik antara kedua negara," ujarnya.

Sementara itu, Umi menambahkan bahwa riset ini juga akan membuka peluang bagi pengembangan teknologi dan data dalam memetakan persepsi serta penerimaan masyarakat terhadap produk halal di Jepang. "Melalui pendekatan berbasis data, kami dapat memberikan analisis yang lebih akurat dan komprehensif terkait perubahan perilaku konsumen dalam konteks produk halal di Jepang," ungkapnya.

Kolaborasi riset internasional ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik antara Indonesia dan Jepang, serta memberikan wawasan baru terkait perkembangan pasar halal global. Hasil dari penelitian ini diharapkan akan dipresentasikan dalam seminar internasional yang akan diselenggarakan tahun depan, sekaligus sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan di sektor industri halal.

 

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I