Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
- Pengumuman jadwal Ujian Komprehensif tanggal 29 Oktober 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download
Semarang (26/10) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menghadiri kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan yang dilaksanakan di Grand Arkenso, Semarang, ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari 24 hingga 26 Oktober 2024. RTM ini merupakan agenda penting bagi setiap unit kerja, termasuk FEBI, untuk mengukur dan mengevaluasi capaian kinerja selama satu tahun terakhir. Melalui kegiatan ini, LPM berupaya memberikan ruang bagi setiap pimpinan fakultas dan unit untuk memaparkan kinerja masing-masing serta mendiskusikan strategi perbaikan dan pengembangan lebih lanjut. Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan secara resmi membuka kegiatan ini dan mengingatkan pentingnya peningkatan mutu dan akuntabilitas di lingkungan universitas.
Dalam sambutannya, Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyampaikan bahwa RTM ini menjadi salah satu sarana untuk memastikan tercapainya target yang telah ditetapkan oleh universitas. Menurut Rektor, kegiatan ini juga merupakan kesempatan bagi setiap fakultas, seperti FEBI, untuk menilai sejauh mana strategi-strategi yang telah diterapkan dapat berjalan efektif dalam mencapai visi dan misi institusi. LPM, sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap penjaminan mutu, menekankan bahwa evaluasi menyeluruh ini mencakup berbagai aspek kinerja, mulai dari akademik, administrasi, hingga pelayanan publik. Rektor juga mendorong para pimpinan fakultas dan unit untuk lebih inovatif dan responsif dalam menjawab tantangan perkembangan pendidikan tinggi di era digitalisasi dan globalisasi.

Pimpinan FEBI turut menyampaikan laporan kinerja fakultasnya selama satu tahun terakhir dalam rangkaian agenda RTM tersebut. Evaluasi kinerja ini mencakup sejumlah indikator, seperti kualitas pengajaran, kontribusi penelitian, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, FEBI juga memaparkan rencana pengembangan ke depan untuk meningkatkan standar mutu pendidikan, yang sejalan dengan program unggulan universitas. LPM berharap, melalui kegiatan RTM ini, setiap unit dapat saling bertukar pengalaman dan mengidentifikasi solusi bersama untuk meningkatkan efektivitas kinerja. Kegiatan ini juga mempererat hubungan kerja sama antarfakultas dan unit, menciptakan komitmen bersama dalam menjaga kualitas pendidikan di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Penulis : Khafidz
Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
Manado, 16 Oktober 2024 – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dari beberapa perguruan tinggi terkemuka turut ambil bagian dalam konferensi internasional bertajuk International Conference in Islamic Economics and Sustainable Developments (ICI-SD) 2024. Acara ini berlangsung di IAIN Manado, mulai tanggal 16 hingga 20 Oktober 2024, dan dihadiri oleh para akademisi serta peneliti dari dalam maupun luar negeri.
Salah satu sesi menarik dalam konferensi tersebut adalah presentasi paper yang disampaikan oleh Dr. H. AM. Muh. Khafidz, MS. Beliau mempresentasikan hasil risetnya yang berjudul Preferences of Kiai Langgar toward The Digitalization of Economic Transactions. Paper ini ditulis bersama dengan Prof. Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati dan Hj. Marlina, M.Pd., yang mengupas preferensi para kiai langgar terhadap digitalisasi transaksi ekonomi.

Dalam presentasinya, Dr. Khafidz mengungkapkan bahwa mayoritas kiai langgar memiliki preferensi yang lebih tinggi terhadap transaksi digital, meskipun terdapat sejumlah kiai yang hanya menggunakan transaksi digital untuk kebutuhan tertentu. Ia juga menjelaskan bahwa digitalisasi ini kerap menjadi pilihan karena adanya sistem yang "memaksa" mereka untuk beradaptasi. Namun, di sisi lain, sebagian kiai langgar tetap memilih transaksi tunai dengan alasan pertimbangan agama yang kuat.
Konferensi ini menghadirkan berbagai topik menarik terkait perkembangan ekonomi Islam dan pembangunan berkelanjutan. Para peserta, termasuk presenter dari luar negeri, berbagi hasil riset terbaru dan gagasan inovatif untuk mendorong kemajuan dalam bidang tersebut.
Acara ini menjadi ajang penting bagi para akademisi, khususnya di bidang ekonomi Islam, untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring dengan rekan-rekan peneliti dari berbagai negara.
Penulis : Hafidz
Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah
Kanazawa, Jepang, 9 Oktober 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Gusdur Pekalongan melaksanakan pengabdian internasional di komunitas Sedoeloer Saikai, Kanazawa, Jepang, dengan tema "Manajemen Keuangan dan Perilaku Investasi WNI di Jepang". Para peserta adalah warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Jepang, khususnya mereka yang berada di sektor perikanan dan kelautan. Tim pengabdian ini dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, MH, yang didampingi oleh Umi Mahmudah, M.Sc., Ph.D, Ketua Program Studi Sains Data. Mereka juga bekerja sama dengan Dr. Umar Ali Ahmad, seorang peneliti dari Kanazawa University, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Prof. Shinta menyampaikan rasa antusias dan semangat akademik FEBI UIN Gusdur Pekalongan dalam menyongsong internasionalisasi kampus melalui pengabdian internasional ini. "Kami sangat bersemangat melihat antusiasme para peserta, dan ini adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan reputasi akademik UIN Gusdur Pekalongan di dunia internasional. Melalui pengabdian seperti ini, kami memperluas wawasan global sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi WNI di luar negeri," ungkapnya

Pengabdian ini berfokus pada edukasi pengelolaan keuangan dan peluang investasi bagi WNI dari hasil kerja mereka di Jepang. Umi Mahmudah, Kaprodi Sains Data FEBI, menekankan pentingnya penggunaan data dalam membuat keputusan investasi yang tepat. "Melalui analisis data, kami dapat membantu WNI memahami tren investasi yang menguntungkan di Indonesia," jelasnya.
Kegiatan ini juga melibatkan Umar Ali Ahmad dari Kanazawa University, yang membahas pentingnya disiplin keuangan. Pengabdian ini merupakan langkah FEBI dalam menginternasionalisasi kampus dan meningkatkan reputasi akademik UIN Gusdur Pekalongan di kancah internasional.
Penulis : Nuzulul
Editor : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I
Kanazawa, Jepang, 8 Oktober 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Gusdur Pekalongan kembali mengukir prestasi dengan melaksanakan pengabdian internasional di Jepang. Kegiatan yang bertema “Pergeseran Perilaku Hukum di Indonesia dan Jepang.” Acara yang berlangsung di Arjuna House, Kanazawa, ini berfokus pada perubahan perilaku hukum warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Jepang, khususnya mereka yang berada di sektor perikanan dan kelautan. Tim pengabdian ini dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, MH, yang didampingi oleh Umi Mahmudah, M.Sc., Ph.D, Ketua Program Studi Sains Data. Mereka juga bekerja sama dengan Dr. Umar Ali Ahmad, seorang peneliti dari Kanazawa University, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Prof. Shinta menjelaskan bahwa terdapat pergeseran signifikan dalam pemahaman dan perilaku hukum WNI setelah mereka bekerja dan beradaptasi dengan kehidupan di Jepang. "Saat mereka berada di Indonesia, banyak di antara WNI ini memiliki pengetahuan hukum yang terbatas, terutama terkait hak dan kewajiban sebagai pekerja. Namun, setelah berada di Jepang, mereka mulai memahami sistem hukum yang lebih ketat, serta pentingnya kepatuhan terhadap peraturan," jelasnya.
Umi Mahmudah, yang juga merupakan Ketua Program Studi Sains Data di FEBI UIN Gusdur Pekalongan, menyoroti peran penting data dalam memahami pergeseran perilaku hukum WNI di Jepang. Menurutnya, pendekatan berbasis data sangat relevan dalam menganalisis bagaimana lingkungan baru, seperti sistem hukum yang ketat di Jepang, dapat mempengaruhi perilaku individu.
Perubahan perilaku ini tidak hanya terbatas pada aspek ketenagakerjaan, tetapi juga mempengaruhi cara WNI di Jepang menjalani kehidupan sehari-hari. Umar Ali Ahmad, seorang peneliti dari Kanazawa University yang turut hadir dalam acara ini, menekankan bahwa budaya hukum di Jepang, yang sangat menghargai kepatuhan dan disiplin, memberi dampak besar pada warga asing termasuk WNI. "Warga Indonesia yang awalnya mungkin lebih longgar dalam menghadapi peraturan, setelah beberapa waktu tinggal di Jepang, mereka menjadi lebih taat pada hukum, baik dalam hal ketenagakerjaan, lalu lintas, hingga peraturan imigrasi," ujarnya.
Kegiatan pengabdian internasional ini merupakan bagian dari strategi FEBI UIN Gusdur Pekalongan dalam mendukung internasionalisasi kampus. FEBI telah aktif mengembangkan jaringan global dengan berbagai universitas dan institusi di luar negeri guna meningkatkan reputasi akademik dan membuka peluang kerjasama internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, FEBI terus berupaya untuk menempatkan diri sebagai fakultas yang berpengaruh di kancah global melalui program-program pengabdian masyarakat, pertukaran dosen, dan kerjasama riset internasional. Pengabdian yang dilaksanakan di Jepang ini menjadi salah satu contoh nyata kontribusi FEBI dalam mengimplementasikan visi tersebut.
Penulis : Nuzulul
Editor : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I
Kajen (10/10) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan workshop layanan administrasi berbasis Badan Layanan Umum (BLU) yang berlangsung pada hari Kamis, 10 Oktober 2024. Workshop ini digelar di meeting room lantai 3 FEBI dari pukul 08.00 sampai selesai yang diikuti oleh pengelola keuangan, pengelola akademik, kepala unit dan pengelola Pusat Pengembangan Bisnis (P2B). Workshop ini menghadirkan dua narasumber dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yaitu Dr. Suud Fuadi, S.HI., M.EI, dan Dr. Ahmad Ghozi, M.A.
Dalam pembukaan dan sambutannya Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. AM. M. Khafidz MS, M.Ag., menyampaikan bahwa kita harus bersyukur karena bisa bekerja di instansi pemerintah dan dapat berkumpul di kesempatan ini. Sebagai bagian dari instansi pemerintah yang memiliki tugas melayani masyarakat, FEBI selalu berkomitmen untuk memberikan layanan administrasi yang optimal. Dengan kinerja yang baik secara otomatis pendapatan akan meningkat. Dalam upaya ini, perlunya sebuah tarif yang proporsional dan tepat sasaran yang dirancang untuk memastikan layanan yang berkualitas dan efisien bagi pengguna layanan.tutur Khafidz.

Dr. Suud Fuadi, S.HI., M.EI., dalam paparannya membahas pentingnya tata kelola harus sesuai dengan panduan Standar Pelayanan Minimum (SPM) mencakup manajemen yang baik terhadap sumber daya manusia, teknologi, serta prosedur operasional untuk mencapai standar kualitas layanan. Pengelolaan yang berlandaskan SPM memastikan bahwa layanan yang diberikan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, dengan fokus pada kualitas, waktu penyelesaian, dan ketepatan sasaran layanan. Selain itu beliau juga menyampaikan berbagai strategi yang digunakan dalam tata kelola SPM dalam pengembangan kebijakan yang sesuai, perencanaan yang matang, pengawasan yang ketat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Strategi ini juga mencakup evaluasi berkala untuk memastikan bahwa setiap unit kerja memenuhi standar yang ditetapkan dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.tutur Suud.
Dr. Ahmad Ghozi, M.A., dalam paparanya membahas lebih dalam tentang bagaimana membangun komitmen, sinergitas, dan kepercayaan antarunit dalam bingkai Badan Layanan Umum (BLU) merupakan kunci utama untuk mencapai efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan lembaga. Dalam konteks BLU, yang dituntut untuk memberikan pelayanan publik berkualitas sekaligus menjaga keberlanjutan finansial, kerjasama antarunit menjadi sangat krusial. Setiap unit dalam BLU memiliki peran strategis yang saling melengkapi, sehingga kolaborasi yang solid di antara mereka menjadi fondasi untuk mencapai tujuan bersama. Setiap unit akan bergerak ke arah yang sama, memaksimalkan potensi masing-masing, serta bersama-sama berkontribusi untuk mewujudkan tujuan strategis lembaga, yakni memberikan pelayanan publik yang bermutu dan menjaga keberlanjutan operasional secara finansial.tutur Ghozi.
Suasana workshop berlangsung dengan santai namun tetap fokus. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh para narasumber, karena topik yang diangkat sangat relevan dengan kegiatan layanan administrasi yang mereka kelola sehari-hari. Diskusi interaktif juga mewarnai setiap sesi, memungkinkan peserta untuk menggali lebih dalam solusi atas tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan administrasi berbasis BLU.
Materi yang disampaikan dinilai sangat tepat sasaran, terutama bagi tenaga kependidikan yang terlibat langsung dalam pengelolaan layanan administrasi di lingkungan FEBI. Pengetahuan tentang standar pelayanan minimum (SPM) dan pentingnya sinergitas dalam BLU menjadi fondasi penting untuk mendorong kinerja administrasi yang lebih efektif dan efisien.
Pada akhir workshop, para peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Mereka berharap ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan di unit kerja masing-masing sehingga FEBI dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta menjadi lebih mandiri dan kompetitif di bawah kerangka Badan Layanan Umum (BLU).
Reporter : Nuzulul
Editor : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I