FEBI

FEBI

Kajen (09/11) Ratusan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengikuti Workshop Pengembangan Karir Mahasiswa pada hari Sabtu, 9 Nopember 2024. Acara ini berlangsung mulai pukul 09.00 sampai selesai bertempat di Gedung Perkuliahan Terpadu lantai 3 UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan selama 2 (dua) hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan bekal karir bagi para mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus kuliah. Dalam acara ini, hadir sebagai narasumber Supomo Ari Sasongko, S.Psi, seorang ahli trainer dan pengembangan karir dari Pekalongan yang memiliki pengalaman panjang di bidangnya. Supomo memberikan wawasan dan tips praktis mengenai pengembangan kepribadian dan persiapan karir untuk para mahasiswa. Selain itu, acara dipandu oleh moderator Maulida Isnaini Afwa Wahid, S.Akun, alumni Akuntansi Syariah FEBI yang kini berkarir di Bank Jateng Syariah Pekalongan.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Achmad Tubagus Surur, M.Ag. dalam sambutan dan pembukaannya beliau menyampaikan terima kasih kepada tim pelaksana, narasumber, moderator dan para mahasiswa telah meluangkan waktunya sehingga bisa hadir di sini. Kami sangat mengapresiasi kehadiran para mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang telah antusias mengikuti kegiatan ini. Workshop ini diadakan sebagai upaya kami untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja dengan lebih matang dan percaya diri. Harapan kami, materi dan diskusi yang akan disampaikan oleh narasumber kita hari ini, Bapak Supomo Ari Sasongko, akan menjadi bekal yang berharga bagi kalian dalam membangun karir dan masa depan. Semoga acara ini tidak hanya menambah pengetahuan kalian, tetapi juga memberikan inspirasi dan motivasi untuk terus mengembangkan diri. Kami juga berterima kasih kepada moderator kita, Maulida Isnaini Afwa Wahid, yang akan memandu jalannya kegiatan hari ini. Semoga melalui workshop ini, kalian semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja dan mampu bersaing dengan lulusan dari berbagai universitas lainnya dengan selalu mengupgrade kompetensi baik soft skill maupun hard skill.

Workshop ini berlangsung dalam suasana santai namun tetap sarat ilmu. Para peserta diajak untuk berdiskusi mengenai topik-topik terkait pengembangan diri yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Materi yang disampaikan Supomo Ari Sasongko meliputi persiapan mental, keterampilan interpersonal, serta langkah-langkah praktis dalam meraih karir yang sukses, yang kesemuanya mendapat perhatian penuh dari para peserta. Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan seputar dunia kerja, seperti bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri, cara menghadapi tantangan karir, hingga tips mengelola waktu secara efektif. Supomo menjawab setiap pertanyaan dengan penuh antusias, membagikan pengalamannya, dan memberikan panduan praktis yang sesuai dengan dunia kerja.tutur Supomo.

Maulida Isnaini Afwa Wahid sebagai moderator juga memberikan warna tersendiri dalam acara ini. Sebagai alumni dan praktisi di bidang perbankan syariah, ia turut memberikan perspektif mengenai tantangan yang dihadapi di dunia kerja nyata. Maulida mengajak mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperkaya pengalaman sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan mahasiswa FEBI memiliki motivasi yang lebih besar serta pemahaman yang lebih baik mengenai langkah-langkah yang harus mereka ambil untuk mencapai karir yang diinginkan. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FEBI UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam membekali mahasiswanya dengan keterampilan yang relevan dengan tuntutan zaman.

Workshop Pengembangan Karir ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan dan membangun jejaring yang luas. Harapannya, setelah kegiatan ini, para mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan sikap positif dan percaya diri yang lebih besar.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I

Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah

  1. Pengumuman jadwal Ujian Komprehensif tanggal 12 November 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download
  2. Pengumuman jadwal Seminar Proposal tanggal 12 November 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download
  3. Pengumuman jadwal Ujian Skripsi tanggal 12 November 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download

Kajen (22/10) Dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di sektor pasar modal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (KP BEI) Jawa Tengah 1 dan Galeri Investasi Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sukses menggelar acara Pekalongan Trading and Investment Competition. Acara ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan perayaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2024, yang bertujuan memperluas pemahaman mahasiswa terkait dunia pasar modal di wilayah Jawa Tengah yang berlangsung selama dua bulan, dari September hingga Oktober 2024. Dalam acara puncak dari kegiatan Pekalongan Trading and Investment Competition yang dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2024 dengan berbagai pengumuman dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam kembali menorehkan prestasi gemilang dengan memborong berbagai penghargaan dalam kompetisi keuangan yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Dalam kompetisi ini, mahasiswa FEBI bersaing ketat dengan peserta dari berbagai universitas di seluruh Indonesia, menunjukkan kemampuan akademik dan praktis mereka di bidang keuangan. Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas pendidikan yang diterapkan di FEBI serta komitmen mahasiswa dalam memahami dan mengembangkan sektor keuangan syariah maupun konvensional.

Prestasi yang diraih mahasiswa FEBI tidak hanya mengharumkan nama fakultas dan universitas, tetapi juga memberikan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkompetisi dan berinovasi di bidang finansial. Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong kerja sama yang lebih erat antara FEBI dan OJK dalam mencetak generasi muda yang melek keuangan dan mampu menghadapi tantangan dunia finansial di masa depan.

Berikut ini nama-nama mahasiswa FEBI yang lolos kompetisi:

 

VIRTUAL TRADING COMPETITION

Juara 1

HAIDHAR ALI ZULFIKAR: Perbankan Syariah (4221158)

MUHAMAD SYAHRUL ARIFIN: Akuntansi Syariah (4321010)

 

Finalis:

RAFID NAUFAL AQIL: Ekonomi Syariah (40123132)

MUHAMMAD FATHKURROZI: Ekonomi Syariah [40123150)

 

Finalis:

Julio Graciano: Ekonomi Syariah (40123075)

Williyan Nawwal Maulana: Akuntansi Syariah (40323085)

 

CREATIVE VIDEO:

Juara 2:

DWI TIKA WULAN SARI: Ekonomi Syariah (40124101)

FIKA DEALOVA: Ekonomi Syariah (40124096)

OKTAVIA JANATE AULIANA: Ekonomi Syariah (401241180)

 

Harapan 1:

DIAH RAHMAWATI: Perbankan Syariah (40222070)

PRAFASTA VIKA AGUSTINA: Perbankan Syariah (40222062)

 

Harapan 2:

ASTRI NUR ELISA: Ekonomi Syariah (40123104)

ALFIYATU ROHMANIYAH: Ekonomi Syariah (40123106)

WINDA AGUSTIANI: Ekonomi Syariah (40123102)

 

Acara puncak Pekalongan Trading and Investment Competition ditutup pemberian piagam penghargaan dan hadiah yang menjadikan peserta penuh antusiasme dan optimisme untuk masa depan. Melalui kompetisi ini, para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan mendalam tentang dunia trading dan investasi, tetapi juga pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan finansial di era global. Diharapkan acara ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengasah kemampuan dan berkontribusi dalam memajukan sektor keuangan Indonesia.

 

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I

Kajen (22/10) Dalam rangka merealisasikan kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bersama OJK menyelenggarakan seminar dengan tema “Digital Financial Literasi”. Acara ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya literasi keuangan serta mendorong kesadaran akan berbagai produk dan layanan keuangan yang aman dan terpercaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2024 di Studen Center UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Dalam Acara ini hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Prof. Dr. Muhlisin, M. Ag., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., beserta jajarannya, serta Pembina UKM KSPMS Syamsuddin, M. Si. Selain itu telah hadir juga Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia diwakili oleh Kepala Divisi Pasar Modal Syariah PT Bursa Efek Indonesia Bapak Irwan Abdalloh, Kepala PT Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1 Bapak Fanny Rifqi El Fuad, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Bapak Sumarjono, Kepala OJK Tegal Bapak Noviyanto Utomo, Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas, Ibu Ferawati, S.S., M.M.,

Dalam seminar yang menghadirkan para ahli, yaitu Gembong Suwito, Narotama Aryanto dan Ludi Arlianto, para peserta diajak untuk memahami pentingnya digitalisasi dalam literasi keuangan di era modern ini.

Gembong Suwito mengawali diskusi dengan memaparkan materi yang membahas bagaimana digitalisasi telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi keuangan dan memanfaatkan layanan finansial. Menurutnya, transformasi digital dalam sektor keuangan memungkinkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mudah memahami dan mengelola keuangan pribadi melalui berbagai aplikasi dan platform digital yang tersedia saat ini.

Narotama Aryanto melanjutkan dengan menjelaskan bahwa digitalisasi tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga menciptakan tantangan baru dalam hal keamanan dan literasi digital. Menurutnya, memahami literasi keuangan dalam konteks digital membutuhkan keterampilan tambahan, seperti kemampuan mengenali risiko penipuan dan menjaga keamanan data pribadi. Ia menekankan bahwa masyarakat perlu lebih waspada dan memiliki pemahaman mendalam terhadap produk-produk keuangan digital agar dapat menghindari potensi kerugian. Edukasi dan literasi keuangan yang berfokus pada aspek digital menjadi kunci untuk menciptakan pengguna yang bijak dan sadar risiko.

Ludi Arlianto menutup seminar dengan menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, institusi keuangan, dan teknologi sangat penting untuk meningkatkan literasi keuangan digital di Indonesia. Ia menyarankan agar program edukasi keuangan semakin diperluas dan disesuaikan dengan kebutuhan digital generasi muda khususnya para mahasiswa, seperti melalui media sosial dan platform pembelajaran online. Dengan semakin meningkatnya literasi keuangan digital, Ludi optimis bahwa generasi muda Indonesia akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi digital, mampu membuat keputusan keuangan yang lebih baik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan sinergi antara OJK dan FEBI dapat terus berlanjut dalam upaya meningkatkan literasi keuangan di kampus. Kerja sama ini tidak hanya memperkuat pemahaman tentang keuangan, tetapi juga mendukung terciptanya generasi muda yang lebih melek finansial, khususnya di era digital yang terus berkembang.

 

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I

Kajen (22/10) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Bisnis Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berkolaborasi dengan OJK mengadakan kuliah umum literasi keuangan digital. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2024 di Studen Center UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Hasan Fawzi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK sebagai narasumber.

Hasan Fawzi, dalam paparanya menyampaikan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda sebagai bekal dalam menghadapi berbagai tantangan finansial di masa depan. Ia menekankan bahwa pemahaman mengenai pengelolaan keuangan bukan hanya membantu individu mencapai kestabilan ekonomi pribadi, tetapi juga turut berkontribusi pada perekonomian nasional. Di era digital ini, kemampuan mengelola keuangan dengan baik menjadi dasar penting dalam mendukung generasi muda agar dapat membuat keputusan keuangan yang bijak dan cerdas.

Selain itu beliau juga membahas peran Financial Teknologi (fintech) yang semakin berkembang dan memudahkan akses masyarakat terhadap produk keuangan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa inovasi digital ini membawa tantangan tersendiri, terutama dalam hal keamanan data dan potensi risiko penipuan. Hasan menekankan pentingnya sikap hati-hati dan pemahaman mendalam sebelum memanfaatkan layanan fintech, agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna aktif, tetapi juga pengguna yang bijak dalam memilih dan menggunakan produk keuangan digital.tutur Hasan Fawzi.

Dan di akhir kuliah umumnya, Hasan Fawzi mengajak para mahasiswa untuk lebih aktif dalam mengasah literasi keuangan melalui berbagai program edukasi yang disediakan oleh OJK dan lembaga terkait lainnya. Ia berharap generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membawa pemahaman keuangan yang baik bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dengan semakin meningkatnya literasi keuangan di kalangan generasi muda, Hasan optimis bahwa masyarakat Indonesia akan lebih siap dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Alhamdulillah kuliah umum ini berjalan dengan lancar dan meriah sekali dengan dihadiri 1.100 mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

 

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I

Kajen (28/10) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan mahasiswa yang berlangsung pada hari Senin, 28 Oktober 2024 jam 09:00 hingga 12:00. Kegiatan ini berlangsung di meeting romm lantai 3 FEBI dengan dihadiri oleh pimpinan fakultas serta puluhan mahasiswa dari enam program studi.

Jajaran pimpinan FEBI, Dekan Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Tamamudin, S.E., MM, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. AM. M. Khafidz MS, M.Ag., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Achmad Tubagus Surur, M.Ag., serta Arif Rachman, S.Ag., selaku Kepala Bagian Tata Usaha. Hadirnya para pimpinan ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menyampaikan langsung aspirasi dan masukan terkait pengembangan fakultas.

FGD ini memiliki tujuan utama untuk mencari peluang perbaikan yang berfokus pada peningkatan mutu pembelajaran, prasarana, dan dukungan untuk kegiatan organisasi mahasiswa. Diskusi ini memungkinkan para mahasiswa untuk mengutarakan berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi selama perkuliahan maupun kegiatan kemahasiswaan. Hal ini sejalan dengan komitmen FEBI dalam menyediakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan akademik dan personal mahasiswa.

Dalam diskusi ini, para mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan yang mencakup kondisi fasilitas kampus, pola pengajaran yang diterapkan, hingga dukungan fakultas terhadap kegiatan organisasi mahasiswa. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab secara tepat oleh pimpinan fakultas, menciptakan suasana yang hangat dan konstruktif. Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, selaku Dekan FEBI, menyampaikan bahwa aspirasi mahasiswa sangat penting untuk merumuskan kebijakan fakultas yang lebih relevan dan tepat sasaran.

Topik perbaikan prasarana kampus menjadi salah satu perhatian utama dalam FGD ini. Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. AM. M. Khafidz MS, M.Ag., menjelaskan bahwa pihak fakultas sedang merencanakan peningkatan sarana dan prasarana untuk menunjang kenyamanan dan efektivitas pembelajaran. Mahasiswa berharap dengan adanya perbaikan fasilitas ini, kegiatan perkuliahan dapat berjalan lebih lancar dan mendukung capaian akademik yang lebih baik.

Tidak hanya soal pembelajaran, mahasiswa juga menyampaikan harapan agar fakultas dapat lebih mendukung kegiatan organisasi kemahasiswaan yang dianggap memiliki peran penting dalam pengembangan keterampilan dan jaringan sosial mereka. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Achmad Tubagus Surur, M.Ag., menjelaskan bahwa FEBI berkomitmen untuk meningkatkan keterlibatan fakultas dalam memfasilitasi kegiatan organisasi mahasiswa, sehingga kegiatan mereka bisa berjalan lebih produktif dan bermanfaat baik tingkat nasional maupu internasional.

Diskusi yang berlangsung dalam suasana akrab ini mendapat respons positif dari para peserta. Banyak mahasiswa yang mengapresiasi kesempatan untuk berdialog langsung dengan pimpinan fakultas. Prof. Shinta Dewi Rismawati menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan pimpinan fakultas dalam mencapai tujuan bersama, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan fasilitas kampus.

Dengan terselenggaranya FGD ini, FEBI berharap dapat mengidentifikasi strategi yang komprehensif dalam mendukung proses belajar-mengajar yang berkualitas, sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa dan pimpinan fakultas. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan dampak positif bagi pengembangan akademik, keterampilan organisasi, serta kenyamanan dan kualitas fasilitas kampus bagi mahasiswa di masa yang akan datang.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I.

Kajen (31/10) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pekalongan menggelar acara "Goes to Campus" di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Acara ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 di meetingroom lantai 3 FEBI, dengan peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi statistik di kalangan akademisi FEBI.

Dekan FEBI, Prof Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Badan Pusat Statistik Kabupaten Pekalongan Goes to Campus dalam rangka meningkatkan pemahaman statistik di kalangan akademisi FEBI UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kerja sama ini sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana pemanfaatan data yang akurat dan relevan dari BPS tidak hanya mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan pijakan bagi pengabdian masyarakat yang lebih tepat sasaran. Kehadiran Pojok Statistik di kampus ini kami harapkan dapat berfungsi optimal sebagai sumber informasi dan data yang bermanfaat bagi seluruh akademisi, sehingga memungkinkan mereka untuk mengembangkan penelitian yang berbasis pada bukti dan analisis yang kuat. Dengan demikian, regulasi maupun kebijakan yang dihasilkan berbasis pada data faktual, membawa manfaat yang nyata, dan berkontribusi bagi pembangunan,tutur Prof.Shinta.

Kepala BPS Kabupaten Pekalongan, Maibu Barwis Sugiharto, SST., M.Si, dalam paparan mengenai pentingnya literasi statistik di era digital saat ini, terutama bagi mahasiswa dan dosen yang sering berhubungan dengan data dalam penelitian dan pengajaran. Melalui kegiatan ini, Maibu Barwis berharap peserta dapat memahami peran vital statistik dalam dunia akademik dan pengambilan keputusan berbasis data, tutur Sugiharto.

Suasana acara berlangsung santai namun penuh antusiasme. Para peserta yang hadir tampak serius menyimak setiap materi yang disampaikan oleh Maibu Barwis Sugiharto. Dengan gaya penyampaian yang menarik dan mudah dipahami, beliau berhasil memaparkan materi yang relevan dan aplikatif bagi kalangan akademisi. Antusiasme peserta semakin meningkat ketika mereka berkesempatan untuk bertanya dan berdiskusi secara langsung dengan narasumber.

Selain diskusi yang interaktif, acara ini juga dimeriahkan dengan pemberian souvenir bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan oleh narasumber. Hal ini tidak hanya menambah semangat peserta untuk lebih aktif dalam acara tersebut, tetapi juga meningkatkan keterlibatan mereka dalam memahami konsep statistik secara lebih mendalam. Souvenir tersebut menjadi daya tarik tambahan yang membuat acara ini semakin menarik bagi para peserta.

Para peserta mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya BPS dalam meningkatkan pemahaman mereka terhadap statistik dan perannya dalam penelitian. Salah satu dosen FEBI mengungkapkan bahwa acara seperti ini sangat bermanfaat untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya data dan statistik dalam dunia akademik. Mahasiswa juga merasakan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan mereka dalam kegiatan akademik sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, BPS Kabupaten Pekalongan berharap dapat meningkatkan literasi statistik di kalangan akademisi dan mahasiswa FEBI UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Dengan meningkatnya pemahaman akan pentingnya statistik, diharapkan para mahasiswa dapat memanfaatkan data sebagai dasar yang kuat dalam riset maupun dalam pengambilan keputusan berbasis bukti.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudhiarto, S.Pd.I

Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah

  1. Pengumuman jadwal Ujian Seminar Proposal tanggal 01 November 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download
  2. Pengumuman jadwal Ujian Skripsi tanggal 01 November 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download

Jadwal Ujian Program Studi Ekonomi Syariah

  1. Pengumuman jadwal Ujian Skripsi tanggal 30 Oktober 2024 program studi ekonomi syariah Klik Download

Semarang (26/10) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berhasil meraih penghargaan sebagai Pelopor Pelayanan Mahasiswa Berbasis IT dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN. Penghargaan ini diserahkan dalam acara Malam Anugerah Penjaminan Mutu di Grand Arkenso Semarang pada 26 Oktober 2024. Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan menyerahkan piagam penghargaan kepada Dekan FEBI, Prof. Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati, yang hadir bersama pimpinan dekanat FEBI lainnya.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan FEBI dalam mengembangkan berbagai sistem informasi berbasis IT untuk meningkatkan pelayanan akademik. Inovasi tersebut meliputi aplikasi SIMANIS, MIDS (Multi Information Display Screen) yang dipasang di lobi utama FEBI, serta Portal Satu Data. Sistem-sistem ini dirancang agar mahasiswa dan dosen dapat mengakses informasi dan layanan secara lebih mudah dan akurat.

Pemanfaatan teknologi informasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan akademik yang efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Dengan adanya layanan berbasis IT, proses pelayanan akademik di FEBI dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Ke depan, FEBI berharap penghargaan ini akan mendorong peningkatan kualitas layanan akademik secara berkelanjutan.

Penulis            : Khafidz