Tuesday, 17 June 2025 14:41

FEBI UIN GUS DUR GELAR RAPAT PENYUSUNAN MATRIKS DAN EVALUASI RUBRIK MENUJU AKREDITASI UNGGUL

Kajen (17/06) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka penyusunan matriks akreditasi dan pendalaman rubrik LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi), bertempat di meeting room lantai 3, pada hari Selasa, 17 Juni 2025. Rapat ini menjadi bagian dari langkah strategis FEBI untuk memastikan kesiapan menuju akreditasi unggul sesuai dengan ketentuan tujuh standar penilaian LAMEMBA.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Dr. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., dan dihadiri oleh para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi dan para dosen. Dalam sambutannya, Dekan FEBI menekankan pentingnya kolaborasi dan kesatuan visi dalam menghadapi dinamika perubahan regulasi akreditasi serta penyesuaian terhadap rubrik-rubrik terbaru yang ditetapkan LAMEMBA.

Adapun fokus utama pembahasan rapat yaitu Rubrik Akreditasi 7 Standar dalam rangka untuk memastikan kesesuaian antara kegiatan tridharma dosen dengan indikator kinerja yang ditetapkan, termasuk kegiatan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan penunjang akademik lainnya yang bertujuan untuk menjamin konsistensi pelaporan dalam mendukung capaian akreditasi.

Sementara Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., menyampaikan bahwa forum koordinasi dalam rangka persiapan penyusunan borang akreditasi program studi di lingkungan FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Persiapan ini merupakan tahapan strategis yang menuntut ketelitian, kolaborasi lintas unit, serta komitmen bersama dalam memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh LAMEMBA. Salah satu aspek krusial dalam proses ini adalah pelaksanaan survei kepada para pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal, yang meliputi mahasiswa, dosen, alumni, pengguna lulusan, serta mitra institusional. Survei ini tidak hanya menjadi alat ukur kepuasan, tetapi juga berfungsi sebagai dasar penyusunan narasi borang yang berbasis pada eviden objektif dan persepsi yang terukur.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami menekankan pentingnya peran aktif Unit Penjaminan Mutu (UPM) dalam merancang, menyelenggarakan, dan menindaklanjuti hasil survei secara sistematis. UPM diharapkan mampu menganalisis data secara kritis dan menyajikannya dalam bentuk laporan mutu yang terintegrasi dengan indikator standar akreditasi. Hasil survei ini akan menjadi pijakan utama dalam menyusun argumen evaluatif dan rencana tindak lanjut (RTK) pada masing-masing standar. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh civitas akademika untuk mendukung penuh kegiatan ini, baik dalam bentuk pengisian kuesioner secara jujur maupun dalam menyediakan data dukung yang relevan. Dengan sinergi yang kuat dan pendekatan yang berbasis data, kami optimis proses penyusunan borang akan berjalan efektif dan membawa hasil yang membanggakan bagi institusi.

Rapat juga mendorong setiap program studi untuk memetakan capaian indikator mutu dan merancang strategi pemenuhan yang realistis. Dalam hal ini, peran GPM dan Unit Penjaminan Mutu (UPM) sangat vital sebagai penghubung antara dokumen evaluatif dan bukti dukung yang kredibel. Pendekatan berbasis eviden dinilai menjadi kunci dalam merespons penilaian berbasis output yang kini diutamakan oleh LAMEMBA.

Dalam diskusi terbuka, beberapa masukan konstruktif disampaikan, di antaranya dari Kaprodi Sains Data, Umi Mahmudah, M.Sc., Ph.D., menegaskan pentingnya penyusunan laporan survei capaian Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) yang tidak hanya bersifat internal, tetapi juga harus menghasilkan outcome yang dapat dirasakan secara nyata oleh pihak eksternal, termasuk mitra, pengguna lulusan, dan masyarakat luas. Beliau menekankan bahwa setiap bentuk kegiatan yang dilaksanakan baik akademik maupun non-akademik harus disusun dalam bentuk laporan sistematis yang merefleksikan kontribusi terhadap pencapaian VMTS prodi. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat integrasi antara kegiatan operasional dengan arah strategis institusi, sekaligus menjadi bagian dari eviden penting dalam proses akreditasi dan evaluasi mutu berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut dari rapat ini, disepakati pembentukan tim kecil untuk tiap standar yang bertanggung jawab menyusun draft rubrik sesuai dengan peta capaian masing-masing standar. Tim tersebut akan bekerja dalam waktu terbatas dan hasilnya akan dipresentasikan dalam forum evaluasi tahap kedua yang dijadwalkan dua pekan mendatang. Langkah ini mencerminkan komitmen FEBI UIN Gus Dur untuk meningkatkan akuntabilitas akademik dan tata kelola yang berbasis mutu.

Dengan penyusunan matriks akreditasi yang sistematis dan pemahaman mendalam terhadap rubrik LAMEMBA, FEBI UIN Gus Dur optimis dapat meraih akreditasi unggul dalam waktu yang ditargetkan. Sinergi antara pimpinan, dosen, dan tim penjaminan mutu menjadi modal utama dalam mewujudkan fakultas yang responsif terhadap tantangan akreditasi berbasis standar nasional dan internasional.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I