Kajen (22/09) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) menyelenggarakan rapat sosialisasi aplikasi FESPA (FEBI Space and Asset) pada hari Senin, 22 September 2025 di meetingroom lantai 3 sebagai inovasi digital dalam pengelolaan ruang dan peralatan fakultas. Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam penguatan tata kelola akademik yang relevan dengan tuntutan akreditasi, khususnya dalam hal efektivitas layanan dan optimalisasi sarana-prasarana.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan FEBI, Dr. H. Tamamudin, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pengembangan aplikasi FESPA berangkat dari kebutuhan riil civitas akademika untuk mengakses informasi ruang dan aset secara cepat, transparan, dan akuntabel. “Aplikasi ini hadir untuk memudahkan seluruh civitas akademika dalam mengelola dan memanfaatkan ruang-ruang yang ada di fakultas, sekaligus menjadi instrumen tata kelola yang mendukung standar mutu akreditasi,” ungkapnya.
Aplikasi FESPA dipresentasikan secara langsung oleh Mohammad Reza Maulana, M.Kom., selaku pengembang sekaligus dosen Informatika FEBI. Dalam demonstrasi tersebut, Reza menunjukkan berbagai fitur berbasis web yang dapat digunakan untuk peminjaman ruang kuliah, meetingroom, ruang kuliah, ruang laboratorium hingga peralatan. Fitur-fitur tersebut dirancang dengan prinsip user friendly sehingga memudahkan mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan untuk melakukan peminjaman secara mandiri.
Salah satu keunggulan FESPA adalah sistem notifikasi otomatis yang diberikan oleh admin pada setiap tahap peminjaman. Mekanisme ini dirancang untuk meminimalisir terjadinya bentrok jadwal penggunaan ruang atau aset, serta memastikan setiap proses berjalan sesuai prosedur. Dengan demikian, aplikasi ini tidak hanya menjadi alat teknis, tetapi juga representasi tata pamong yang adaptif terhadap perkembangan digital.
Kehadiran FESPA dinilai sejalan dengan kriteria akreditasi yang menekankan pentingnya efektivitas layanan, pemanfaatan teknologi informasi, serta kepuasan pengguna. Dengan aplikasi ini, FEBI UIN Gus Dur membuktikan komitmennya dalam mengembangkan sistem manajemen yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip good governance dalam pendidikan tinggi.
Lebih jauh, Dr. Tamamudin menekankan bahwa inovasi ini akan memperkuat budaya mutu di FEBI. “Kita berharap aplikasi FESPA tidak hanya menjadi instrumen administratif, tetapi juga sarana peningkatan kualitas layanan akademik yang dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi mahasiswa dan mendukung akreditasi unggul,” tambahnya.
Selain sebagai solusi praktis, FESPA juga diproyeksikan sebagai model replikasi yang dapat diadopsi oleh fakultas lain di lingkungan UIN Gus Dur. Hal ini menunjukkan bahwa FEBI tidak hanya berfokus pada pengembangan internal, tetapi juga turut memberikan kontribusi inovatif bagi universitas secara keseluruhan.
Rapat sosialisasi ini menandai langkah strategis FEBI dalam mengintegrasikan teknologi informasi dengan tata kelola fakultas. Kehadiran FESPA menjadi bukti bahwa digitalisasi manajemen aset dan ruang merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas layanan, sekaligus menjadi bagian integral dari strategi akreditasi menuju predikat unggul.
Penulis : Nuzulul
Editor : Arif Rachman, M.Pd
