Wednesday, 05 November 2025 15:39

FGD FEBI UIN GUS DUR BERSAMA ORANG TUA/WALI MAHASISWA BARU: PENGUATAN SINERGI KAMPUS DAN KELUARGA DALAM MENDUKUNG MUTU AKADEMIK MENUJU AKREDITASI UNGGUL

Kajen (05/11) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama orang tua atau wali mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026 pada hari Rabu, 5 November 2025. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid yang dilaksanakan secara luring di meeting room lantai 3 FEBI dan daring melalui platform digital (zoom meeting) ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, para kaprodi, sekprodi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa berprestasi, serta ratusan orang tua dan wali mahasiswa dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali mahasiswa yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Beliau juga menyapa secara hangat para mahasiswa berprestasi yang turut hadir sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka dalam bidang akademik maupun non-akademik. Dalam kesempatan itu, Dr. Khafidz memperkenalkan secara singkat para Wakil Dekan, para Ketua Program Studi, serta jajaran pengelola fakultas yang menjadi mitra strategis dalam mengawal keberhasilan studi mahasiswa.

Dekan FEBI menegaskan bahwa sinergi antara fakultas dan orang tua/wali merupakan kunci penting dalam mendukung kesuksesan mahasiswa selama menempuh pendidikan di UIN Gus Dur. “Kami memiliki pandangan yang sama, bahwa mahasiswa adalah amanah, mereka seperti anak kita sendiri yang harus dijaga, dibimbing, dan dilindungi, bahkan jika mereka datang dari luar negeri,” ujar beliau. Dalam konteks ini, beliau menegaskan bahwa kuliah merupakan bentuk investasi masa depan yang sangat berharga, sembari mengutip hadis Rasulullah SAW: ‘Barang siapa yang berjalan untuk memudahkan dalam mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga’.

Lebih lanjut, Dr. Khafidz mengajak seluruh orang tua dan wali untuk aktif memantau perkembangan studi putra-putrinya setiap semester melalui Kartu Hasil Studi (KHS) yang tersedia dalam sistem akademik. Ia menyampaikan bahwa pada tahun akademik 2025/2026, FEBI memiliki 986 mahasiswa baru dengan total keseluruhan mahasiswa mencapai 2.952 orang. “Kami berharap bapak dan ibu turut memantau kemajuan belajar anak-anak kita, agar proses studi berjalan baik, tepat waktu, dan menghasilkan lulusan yang unggul serta berakhlak mulia,” tuturnya.

Sementara itu, dalam sambutan berikutnya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag., menyampaikan pesan inspiratif kepada para orang tua agar senantiasa mendukung putra-putrinya dalam menyeimbangkan antara kecerdasan akademik, non-akademik, dan adab. “Anak-anak bapak ibu adalah generasi yang cerdas dan beradab. Namun, kita tidak boleh lengah dalam membimbing dan mengarahkan mereka,” ujar beliau. Dr. Kuat juga mengenalkan berbagai program studi di FEBI serta menjelaskan sistem tata kelola akademik berbasis digital seperti SIKADU dan SIMANIS yang memudahkan mahasiswa dalam mengakses informasi akademik. Beliau menegaskan pentingnya peran wali mahasiswa untuk memantau KHS, kedisiplinan belajar, dan perkembangan skripsi agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dalam empat tahun dan segera diwisuda.

Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. H. Tamamudin, S.E., M.M., menambahkan penjelasan terkait struktur pengelola program studi dan sarana prasarana pendukung pembelajaran di FEBI. Beliau mengenalkan berbagai ruangan, termasuk laboratorium yang akan menjadi pusat kegiatan praktikum mahasiswa. “InsyaAllah pada tahun 2026, FEBI akan membangun 15 laboratorium baru sebagai bentuk komitmen peningkatan mutu akademik dan layanan pendidikan,” ungkapnya. Selain itu, Dr. Tamam menjelaskan kebijakan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dilakukan di awal semester dan masuk ke rekening Badan Layanan Umum (BLU). Ia juga mengajak para orang tua untuk mengikuti informasi terbaru melalui akun Instagram resmi FEBI sebagai sarana komunikasi yang transparan dan informatif.

Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya dukungan moral dan spiritual dari orang tua agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu serta memperoleh pekerjaan setelah lulus. Beliau menyampaikan empat tujuan utama dalam menempuh pendidikan tinggi, yaitu developing critical thinking, finding a profession, discovering personal identity, dan expanding social and professional network. Dalam konteks ini, kuliah bukan hanya tentang memperoleh gelar, melainkan juga tentang membentuk karakter, jati diri, dan kesiapan menghadapi dunia profesional.

Dr. Shultoni juga membagikan tiga mantra sukses yang menjadi pedoman bagi mahasiswa FEBI, yaitu man jadda wa jadda (siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil), man sara ala darbi washala (siapa yang berjalan di jalan yang benar akan sampai pada tujuan), dan man shabara zhafira (siapa yang bersabar akan beruntung). Ketiga prinsip tersebut diharapkan menjadi pegangan bagi seluruh mahasiswa dalam menjalani proses akademik yang penuh tantangan namun bermakna.

Acara FGD diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif antara orang tua dan jajaran pimpinan FEBI. Berbagai pertanyaan muncul seputar sistem pembelajaran, bimbingan akademik, peluang beasiswa, dan strategi fakultas dalam meningkatkan mutu pendidikan. Suasana dialog berlangsung hangat dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaboratif antara pihak fakultas dan keluarga mahasiswa dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif dan berorientasi pada keunggulan. Selain itu FEBI UIN Gus Dur memberikan cinderamata kepada para orang tua dan wali mahasiswa sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran, dukungan, serta kepercayaan yang telah diberikan kepada fakultas dalam mendidik putra-putri mereka. Pemberian cinderamata tersebut juga menjadi simbol komitmen FEBI dalam mempererat hubungan emosional dan kemitraan strategis antara kampus dan keluarga mahasiswa, sekaligus wujud nyata penguatan budaya akademik yang humanis dan partisipatif.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Gus Dur menegaskan komitmennya untuk memperkuat komunikasi antara kampus dan keluarga sebagai mitra pendidikan. FGD ini tidak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi bersama tentang tanggung jawab moral dan akademik dalam membentuk generasi cendekia yang berkarakter, unggul, dan berintegritas tinggi. Fakultas berharap, dengan dukungan penuh dari orang tua dan wali mahasiswa, visi menuju FEBI berkelas dunia yang religius, unggul, dan inovatif akan semakin nyata terwujud.

Penulis             : Nuzulul.

Editor              : H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D.