Friday, 07 November 2025 17:23

FEBI UIN GUS DUR PAPARKAN CAPAIAN KINERJA TAHUN 2025 DALAM MANAGEMENT REVIEW: PENGUATAN AKUNTABILITAS DAN MUTU MENUJU AKREDITASI UNGGUL

Kajen (07/11) -  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan turut berpartisipasi dalam kegiatan Management Review yang diselenggarakan pada hari Jumat, 7 November 2025, bertempat di Ruang Meeting Sinabung, Hotel Grand Arkenso, Semarang. Dalam forum tersebut, Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., mempresentasikan secara komprehensif Capaian Kinerja FEBI UIN Gus Dur Tahun 2025 yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut berdasarkan recana strategis (renstra) dokumen strategis fakultas.

Dalam paparannya, Dr. Khafidz menjelaskan bahwa capaian kinerja tahun 2025 menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai bidang yang diukur melalui Capaian Kinerja Berbasis RKAKL Tahun 2025. Berdasarkan laporan realisasi, sebagian besar program kegiatan telah tercapai sesuai target dan terlaksana dengan prinsip efisiensi, efektivitas, serta akuntabilitas anggaran. Hal ini mencerminkan komitmen FEBI dalam menerapkan tata kelola berbasis kinerja (performance-based management) sebagai bagian dari penguatan mutu kelembagaan.

Lebih lanjut, presentasi juga menyoroti Daftar Capaian Kinerja Berbasis Renstra FEBI 2023–2027, yang berfungsi sebagai kerangka arah pengembangan fakultas dalam lima tahun ke depan. Dr. Khafidz memaparkan bahwa terdapat 12 sasaran strategis yang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program tahun berjalan, antara lain peningkatan mutu akademik, penguatan riset dan publikasi ilmiah, internasionalisasi program studi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan peningkatan layanan akademik berbasis digital. Berdasarkan hasil evaluasi, sebagian besar indikator capaian strategis menunjukkan progres positif dengan tingkat pencapaian di atas 90 persen.

Dalam forum tersebut, Dr. Khafidz menegaskan bahwa keberhasilan capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh sivitas akademika yang berkomitmen menjaga budaya mutu dan profesionalisme kerja. “Capaian kinerja tahun 2025 tidak hanya menggambarkan keberhasilan administratif, tetapi juga menjadi refleksi atas implementasi visi FEBI sebagai fakultas yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola, efektivitas program tridharma, serta pengembangan jejaring kerja sama menjadi fokus utama untuk mendukung keberlanjutan mutu akademik dan peningkatan akreditasi.

Selain capaian berbasis dokumen perencanaan, dekan juga memaparkan Daftar Capaian Kinerja Lainnya, yang menggambarkan inovasi dan inisiatif fakultas di luar indikator Renstra. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan jumlah mahasiswa asing, partisipasi aktif dosen dalam kegiatan internasional, peluncuran program pengabdian berbasis digital ekonomi syariah, serta optimalisasi sistem informasi akademik fakultas. Capaian ini menunjukkan bahwa FEBI tidak hanya berorientasi pada target administratif, tetapi juga berkomitmen menciptakan dampak nyata dalam pengembangan keilmuan dan penguatan reputasi institusi.

Dalam kesempatan yang sama, hasil Audit Mutu Internal (AMI) 2025 turut dipaparkan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan sistem penjaminan mutu. Berdasarkan hasil audit, sebagian besar temuan telah ditindaklanjuti secara efektif, namun masih terdapat beberapa temuan yang belum close, terutama pada aspek dokumentasi standar mutu dan sinkronisasi pelaporan kinerja unit. Menanggapi hal tersebut, Dr. Khafidz menegaskan pentingnya penyusunan rencana tindak lanjut (follow-up action plan) yang sistematis dan terukur agar seluruh temuan dapat diselesaikan secara menyeluruh pada periode audit berikutnya.

Kegiatan management review ini juga menjadi forum strategis untuk memastikan keterpaduan antara capaian fakultas dan target universitas. Melalui pendekatan evidence-based policy, setiap unit di FEBI diharapkan dapat mengintegrasikan hasil evaluasi ke dalam rencana kerja tahun berikutnya. Hal ini sejalan dengan upaya universitas dalam membangun sistem penjaminan mutu berkelanjutan dan memperkuat capaian akreditasi unggul di tingkat nasional.

Menutup presentasinya, Dr. Khafidz menyampaikan bahwa hasil management review tahun 2025 menjadi pijakan penting bagi FEBI dalam merumuskan arah kebijakan tahun 2026. Ia menekankan perlunya peningkatan efektivitas pelaksanaan program berbasis Renstra, optimalisasi manajemen risiko, dan penguatan budaya kinerja di seluruh lini fakultas. “FEBI akan terus berkomitmen menjaga integritas, akuntabilitas, dan mutu akademik sebagai fondasi utama dalam mewujudkan fakultas yang unggul dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Arif Rachman, M.Pd.