Thursday, 07 August 2025 14:13

FEBI UIN GUS DUR PERKUAT TATA KELOLA AKADEMIK MELALUI AUDIT MUTU INTERNAL BERBASIS AKREDITASI

Kajen (07/08) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang terintegrasi dengan penguatan sistem tata kelola akademik. Kegiatan ini tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga merupakan bentuk intervensi sistemik Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan Program Studi (PS) dalam rangka memastikan perbaikan berkelanjutan terhadap proses pembelajaran dan manajemen program studi.

Pelaksanaan AMI pada hari Kamis, 07 Agustus 2025, di meeting room lantai 3 yang dihadiri oleh pengelola fakultas, program studi, UPM, GPM, dan tenaga kependidikan, memperlihatkan komitmen FEBI sebagai bagian dari UPPS untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Melalui pelibatan aktif tim auditor dan sivitas akademika, kegiatan ini memfokuskan pada telaah sistematik terhadap dokumen akademik, proses pembelajaran, serta luaran mahasiswa.

Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag, dalam sambutannya menekankan bahwa audit mutu, baik internal maupun eksternal, merupakan bagian integral dari budaya mutu yang harus dilestarikan. “Audit ini adalah cerminan komitmen kita dalam menjaga mutu. Tidak perlu ditakuti, tapi kita sikapi seperti percakapan dalam keluarga. Kita diskusikan kekurangan secara terbuka, lalu kita formulasikan menjadi catatan-catatan penting yang harus diperbaiki,” ujar beliau. Ia juga menambahkan bahwa FEBI tengah menyusun rubrik akreditasi berbasis 7 kriteria sebagai upaya memperkuat sistem mutu menuju akreditasi unggul.

Lead Auditor, Nalim, M.Si., dalam arahannya menjelaskan bahwa AMI merupakan mandat penting bagi perguruan tinggi untuk melakukan evaluasi diri secara objektif dan sistematis. “AMI adalah instrumen evaluasi mandatori yang dirancang untuk mengukur kesesuaian pelaksanaan akademik terhadap standar akreditasi nasional. Audit dilakukan secara mendalam melalui pendekatan triangulasi: wawancara, penelusuran dokumen, observasi langsung, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen unit,” tegasnya. Ia juga memperkenalkan enam auditor yang tergabung dalam tim, yakni Lilik Riandita, M.Phil., Faliqul Isbah, M.Pd., Ahmad Faridh Ricky Fahmy, M.Pd., Fachri Ali, M.Pd., Aan Fadia Annur, M.Pd., dan Fatmawati Nur Hasanah, M.Pd., yang berasal dari berbagai disiplin di lingkungan UIN Gus Dur dan telah tersertifikasi sesuai standar LPM.

Selama proses audit berlangsung, para auditor mengevaluasi dokumen pembelajaran, hasil tracer study, laporan evaluasi akademik, serta strategi pengembangan kurikulum. Salah satu fokus telaah adalah bagaimana UPPS/PS merespons hasil evaluasi dengan merancang intervensi kurikulum, penguatan metode pembelajaran, serta peningkatan kualitas dosen. Audit ini juga memetakan sejauh mana integrasi antara kegiatan akademik dan sistem penjaminan mutu, termasuk efektivitas pelaksanaan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) yang menjadi dasar SPMI. Evaluasi ini menjadi bagian integral dalam persiapan reakreditasi program studi berbasis 7 kriteria dari LAMEMBA dan LAMINFOKOM, yang menekankan pentingnya bukti konkret intervensi mutu terhadap tata kelola akademik.

Dengan pelaksanaan AMI ini, FEBI UIN Gus Dur menunjukkan komitmen untuk menjadikan hasil evaluasi mutu sebagai dasar pengambilan keputusan strategis, sekaligus merefleksikan tata kelola pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu berkelanjutan.

 Reporter          : Nuzulul.

Editor              : Arif Rachman, M.Pd.