Wednesday, 22 October 2025 15:42

FEBI UIN GUS DUR MANTAPKAN KOMITMEN MUTU MELALUI WORKSHOP MENUJU AKREDITASI UNGGUL

Kajen (22/10) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menyelenggarakan Workshop Penjaminan Mutu Internal Menuju Akreditasi Unggul pada hari Rabu, 22 Oktober 2025, bertempat di Meeting Room lantai 3. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si. dari Universitas Tidar (Untidar) Magelang, dengan moderator Devi Arisandi, M.M. Workshop ini merupakan bagian dari upaya strategis FEBI dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal guna meraih predikat akreditasi unggul bagi seluruh program studi di bawah naungan LAM EMBA.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada narasumber atas kesediaannya hadir serta berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait strategi menuju akreditasi unggul. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur sivitas akademika dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi. “Capaian akreditasi unggul bukan hanya sekadar target administratif, tetapi juga refleksi komitmen institusi terhadap kualitas pembelajaran dan tata kelola akademik yang berkelanjutan,” ujarnya.

Workshop ini dihadiri oleh pimpinan FEBI, ketua dan sekretaris program studi serta Unit Penjaminan Mutu (UPM) dan Gugus Penjaminan Mutu (GPM). Adapun empat program studi yang mengikuti kegiatan ini meliputi Ekonomi Syariah, Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah, dan Bisnis Digital. Keempat prodi tersebut berada di bawah pengawasan LAM EMBA, lembaga akreditasi mandiri yang menaungi bidang ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Izza Mafruhah menyoroti poin-poin penting dalam proses akreditasi unggul, di antaranya tata kelola dan kepemimpinan yang efektif, mutu pembelajaran berbasis outcome-based education (OBE), keterlibatan stakeholder, serta keberlanjutan tridarma perguruan tinggi. Beliau menekankan pentingnya penyusunan dokumen eviden yang sistematis dan terukur, sebagai bukti nyata kinerja akademik dan non-akademik setiap program studi.

Lebih lanjut, narasumber juga menekankan perlunya membangun budaya mutu yang melekat di setiap lini kegiatan kampus. Menurutnya, akreditasi unggul tidak dapat dicapai hanya melalui pemenuhan dokumen semata, tetapi harus didukung oleh implementasi nyata dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Mutu itu harus menjadi kebiasaan, bukan hanya kegiatan temporer menjelang akreditasi,” tegas Prof. Izza.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung secara interaktif, dengan berbagai pertanyaan yang diajukan oleh para peserta, terutama terkait strategi implementasi OBE, pelaporan luaran penelitian dosen, serta penguatan kerjasama dengan mitra eksternal. Narasumber memberikan tanggapan komprehensif dan praktis, yang diharapkan dapat menjadi pedoman bagi setiap prodi dalam menyiapkan instrumen akreditasi berbasis kinerja.

Moderator, Devi Arisandi, M.M., memandu jalannya diskusi dengan dinamis, memastikan setiap sesi berjalan efektif dan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif. Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut dari kegiatan ini melalui rapat koordinasi internal masing-masing prodi dan unit penjaminan mutu untuk memastikan hasil workshop dapat diimplementasikan secara konkret.

Kegiatan workshop diakhiri dengan penyerahan cenderamata kepada narasumber dan foto bersama seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan FEBI semakin siap menghadapi proses akreditasi dengan semangat kolaboratif dan berorientasi mutu. Workshop ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan visi FEBI sebagai fakultas yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas tinggi dalam pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis Islam di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis             : Nuzulul.

Editor              : Qorry Aina Fitroh, M.Kom.