Kajen (20/10) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar kegiatan Diskusi Publik pada pada hari Senin, 20 Oktober 2025 bertempat di Meeting Room FEBI. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, para ketua program studi (kaprodi), pengurus organisasi mahasiswa (ormawa), serta perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FEBI. Forum ini menjadi ajang komunikasi strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi akademik dalam rangka mendukung pencapaian akreditasi unggul.
Kegiatan dimulai dengan sambutan oleh Dekan FEBI, Dr. H. A.M. Muh. Khafidz MS, M.Ag., yang membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus ormawa dan unsur mahasiswa yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Menurut Dr. Khafidz, forum diskusi ini merupakan ruang penting untuk mendengarkan aspirasi mahasiswa sekaligus menyamakan persepsi antara pihak pengelola fakultas dan civitas akademika dalam menjalankan visi akademik dan kelembagaan.
“Forum ini sangat berharga dan penting bagi kita semua. Mohon maaf seluruh pimpinan tidak dapat hadir karena ada rapat di Kampus 1 Kusuma Bangsa. Namun, semangat kebersamaan dan komunikasi tetap harus kita jaga. Kita harus saling memahami, saling berkoordinasi, dan menyeimbangkan setiap harapan agar tercapai tujuan bersama,” ujar Dr. Khafidz dalam sambutannya yang disambut penuh perhatian oleh peserta.
Dalam penjelasannya, Dekan menegaskan bahwa dosen dan pengelola fakultas memiliki peran ganda, tidak hanya sebagai pengajar tetapi juga sebagai pembimbing moral dan spiritual bagi mahasiswa. “Sebagai dosen sekaligus pengelola, kami adalah orang tua saudara ketika berada di kampus. Kami diberikan amanah untuk membina baik dari sisi akademik maupun non-akademik. Kami akan sangat bahagia apabila para mahasiswa FEBI sukses dan berhasil dalam menempuh studinya,” tambahnya dengan penuh empati.

Dr. Khafidz juga menyoroti keberadaan FEBI di Kampus 1 Kusuma Bangsa yang menurutnya memerlukan perhatian besar. Beliau menjelaskan bahwa jumlah mahasiswa FEBI di kampus tersebut setara dengan satu jurusan pada masa STAIN Pekalongan, sehingga diperlukan langkah strategis dalam hal pemenuhan sarana, prasarana, laboratorium dan peningkatan layanan akademik. Hal ini menjadi bagian dari upaya penguatan mutu lembaga yang selaras dengan tuntutan akreditasi nasional.
Sebagai tindak lanjut dari perencanaan kelembagaan, Dekan menyampaikan bahwa pihak fakultas telah menyusun sejumlah dokumen kebutuhan yang akan dipenuhi pada tahun 2026. Dokumen tersebut mencakup peningkatan fasilitas, pembaruan kurikulum, dan penguatan tata kelola akademik sebagai bagian dari komitmen FEBI dalam menjawab kebutuhan sivitas akademika sekaligus mendukung pencapaian akreditasi unggul.
Kegiatan diskusi ini dipandu oleh Arman Maulana Ishak, mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, yang bertindak sebagai moderator. Dengan gaya penyampaian yang tenang dan komunikatif, Arman berhasil menjaga jalannya diskusi tetap dinamis dan fokus pada isu-isu strategis yang diangkat mahasiswa. Forum berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta terkait sarana dan prasarana, kurikulum, kegiatan kemahasiswaan, serta arah pengembangan fakultas.
Menanggapi beragam pertanyaan tersebut, para pimpinan fakultas memberikan jawaban yang komprehensif dan argumentatif dengan gaya akademis. Mereka menegaskan bahwa setiap masukan mahasiswa akan menjadi bahan evaluasi dalam perencanaan kebijakan berikutnya. Pendekatan ilmiah dan profesional yang digunakan para pimpinan memperlihatkan komitmen fakultas dalam menerapkan prinsip good faculty governance berbasis transparansi dan partisipasi sivitas akademika.
Melalui kegiatan Diskusi Publik ini, FEBI UIN Gus Dur kembali menegaskan tekadnya untuk terus memperkuat sinergi antara mahasiswa, dosen, dan pengelola dalam mewujudkan sistem akademik yang berkualitas dan inklusif. Forum tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk menyuarakan aspirasi, tetapi juga simbol kolaborasi menuju penguatan akreditasi unggul yang berlandaskan integritas, profesionalitas, dan semangat kebersamaan.
Penulis : Nuzulul.
Editor : H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D.
