Bangkok, Thailand (16/12) – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Gus Dur Pekalongan, Umi Mahmudah, M.Sc., Ph.D., mendapat kehormatan sebagai salah satu invited speaker pada The 20th National and International Krirk Academic Conference 2024 yang diselenggarakan oleh Krirk University di Bangkok, Thailand, pada 14 Desember 2024.
Partisipasi ini menjadi bagian dari implementasi Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara UIN Gus Dur Pekalongan dan Krirk University. Kerja sama ini bertujuan untuk mempererat hubungan internasional di bidang tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam konferensi yang mengangkat tema “Innovation and Technology for a Sustainable Society”, Umi Mahmudah mempresentasikan makalahnya yang berjudul "From Local Wisdom to Global Goals: Bridging Innovation and SDGs in Indonesian Villages". Dalam paparannya, beliau menjelaskan bagaimana kearifan lokal di desa-desa Indonesia dapat menjadi fondasi penting dalam mengembangkan inovasi yang relevan dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Umi Mahmudah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat lokal dalam menciptakan solusi inovatif yang dapat diadopsi secara global. Fokus utama dari presentasinya adalah implementasi Desa SDGs di Indonesia, dengan menyoroti upaya integrasi teknologi dan inovasi berbasis komunitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di tingkat desa. Selain itu, beliau menjelaskan beberapa program inisiatif pemerintah yang mendukung Desa SDGs, di antaranya: Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk memastikan akses layanan kesehatan yang inklusif; Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang memberikan akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh Indonesia; Alokasi dana desa melalui program Dana Desa, yang mendukung pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan di daerah pedesaan; Dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan mempromosikan produk melalui platform digital; Restorasi ekosistem gambut melalui Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (Peatland Restoration Agency) untuk melindungi ekosistem kritis; Inisiatif kota pintar (smart city) di wilayah urban untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan masyarakat; Digitalisasi layanan publik yang mempercepat akses dan meningkatkan efisiensi di berbagai sektor.
Konferensi ini dihadiri oleh akademisi, peneliti, dan profesional dari berbagai negara, menjadi ajang produktif untuk berbagi ide, penelitian, dan kebijakan inovatif dalam menciptakan masyarakat yang berkelanjutan. Kehadiran Umi Mahmudah di forum internasional ini membuktikan kualitas dan kapabilitas dosen FEBI UIN Gus Dur Pekalongan di kancah global.
Lebih dari itu, kontribusi Umi Mahmudah juga mencerminkan komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Gus Dur Pekalongan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta penguatan kerja sama internasional yang berdampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat.
