Monday, 01 September 2025 15:54

PSF FEBI UIN GUS DUR GANDENG BAZNAS PEKALONGAN TEKEN MOU PENGUATAN PENGELOLAAN ZAKAT BERBASIS RISET

Kajen (01/09) - Pusat Studi Filantropi (PSF) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan resmi menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan pada hari Senin, 1 September 2025. Kegiatan yang berlangsung di meetingroom lantai 3 FEBI tersebut dihadiri oleh para pengelola fakultas, dosen, serta perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Pekalongan. Penandatanganan MoU ini menandai langkah strategis kedua institusi dalam memperkuat sinergi keilmuan dan kelembagaan pada bidang pengelolaan zakat nasional.

Kerja sama ini mencakup implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam konteks akademik, PSF FEBI berkomitmen mengembangkan berbagai kegiatan ilmiah dan riset tematik seputar filantropi Islam yang dapat berkontribusi pada optimalisasi tata kelola zakat. Selain itu, ruang kolaborasi dibuka untuk memperkuat kapasitas SDM amil zakat melalui pelatihan, workshop, serta program pemberdayaan masyarakat berbasis riset.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan, K.H. Muhatrom, menyampaikan apresiasinya atas terwujudnya kemitraan tersebut. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam mendorong profesionalitas pengelolaan zakat karena memiliki kapasitas pengkajian dan inovasi yang kuat. Menurutnya, sinergi dengan PSF FEBI akan membantu memperkuat sistem pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara lebih terstruktur dan berorientasi pada pemberdayaan mustahik.

Direktur Pusat Studi Filantropi FEBI, Abdul Ghofar Saifudin, M.S.I., mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat menjalin nota kesepahaman dengan BAZNAS Kabupaten Pekalongan. Ia menilai kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi PSF FEBI dalam memperluas kontribusi akademik di bidang filantropi Islam. “Kami sangat bersyukur dapat bermitra dengan BAZNAS. Kesepahaman ini menjadi sarana untuk memperkuat peran PSF dalam mendorong inovasi pengelolaan zakat yang berbasis riset ilmiah dan praktik kelembagaan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Penandatanganan nota kesepahaman ini juga membuka peluang bagi mahasiswa FEBI untuk terlibat dalam kegiatan magang, penelitian lapangan, dan program pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan aktivitas BAZNAS Kabupaten Pekalongan. Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan wawasan praktis mengenai pengelolaan zakat serta mendorong lahirnya generasi akademisi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan sosial berbasis filantropi Islam.

Selain aspek akademik, kerja sama ini turut mencakup pengembangan kelembagaan dalam rangka memperkuat kualitas tata kelola zakat nasional. PSF FEBI akan berperan dalam menyediakan rekomendasi ilmiah, pendampingan penyusunan pedoman teknis, serta kegiatan penguatan organisasi BAZNAS melalui pendekatan penelitian dan kajian empiris. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program pemberdayaan mustahik serta memperluas dampak sosial yang dihasilkan.

Suasana penandatanganan berlangsung formal namun penuh kehangatan, mencerminkan semangat kolaboratif antara dunia akademik dan lembaga pengelola zakat. Para dosen dan pengelola FEBI memberikan dukungan penuh terhadap kerja sama ini, dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam memperkuat ekosistem filantropi Islam, khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Dengan terjalinnya nota kesepahaman ini, FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melalui Pusat Studi Filantropi memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam penguatan pengelolaan zakat nasional. Kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Pekalongan diharapkan menghasilkan kontribusi nyata dalam peningkatan kapasitas kelembagaan, pengembangan riset, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Abdul Ghofar Saifudin, M.S.I.