Kajen (29/07) Dalam rangka memperkuat tata kelola dan menjamin mutu berkelanjutan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Akreditasi Program Studi bersama Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) pada hari Selasa, 29 Juli 2025 di meetingroom lantai 3. Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan FEBI Dekan, Para Wakil Dekan, para pengelola Unit Pengelola Program Studi (UPPS) di lingkungan FEBI Muhammad Aris Safi’I, M.E.I (Kaprodi Ekonomi Syariah), Muhammad Rikzam Kamal, M.Kom (Kaprodi Informatika), Umi Mahmudah, M.Sc, Ph.D (Kaprodi Sains Data) dan Versiandika Yudha Pratama, M.M (Kaprodi Bisnis Digital) serta didampingi oleh para sekretaris prodi sebagai upaya strategis untuk memastikan implementasi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya dalam mewujudkan visi, misi, serta pencapaian sasaran fakultas.
Kegiatan pendampingan ini menghadirkan tim LPM UIN Gus Dur yang terdiri dari Vyki Mazaya, M.S.I. (Sekretaris LPM), Uswatun Khasanah, M.S.I. (Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu), Muthoin, M.Ag. (Kepala Pusat Akreditasi), dan Dr. Mochamad Iskarim, S.Pd.I., M.S.I. (Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu). Kehadiran tim LPM ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara optimal, selaras dengan kriteria tata pamong, tata kelola, dan kerjasama dalam instrumen LAMEMBA dan LAMINFOKOM.
Acara dipandu oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FEBI, Dr. Kuat Ismanto, M.Ag yang bertindak sebagai moderator. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pendampingan ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan bentuk penguatan mutu yang berorientasi pada keberlanjutan dan reputasi akademik. Moderator juga menekankan pentingnya sinergi antara prodi, fakultas, dan LPM untuk menciptakan pola kerja yang sistematis dan terarah dalam mencapai peringkat akreditasi unggul.
Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh Khafidz MS, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan empat poin strategis. Pertama, beliau mengingatkan bahwa timeline pengajuan (submit) borang akreditasi harus dikelola secara ketat agar tidak terjadi keterlambatan yang dapat berdampak pada proses reakreditasi. Kedua, setiap program studi harus memiliki timeline internal yang jelas, sehingga setiap tahapan pengisian instrumen dan pengumpulan data dapat terpantau secara sistematis. Ketiga, fakultas bersama LPM akan menerapkan pola pendampingan terstruktur, mulai dari review dokumen hingga asistensi teknis. Keempat, beliau menegaskan perlunya review eksternal sebelum pengajuan resmi agar semua dokumen memenuhi standar yang ditetapkan oleh LAMEMBA dan LAMINFOKOM.
Dalam sesi diskusi, Vyki Mazaya, M.S.I., Sekretaris LPM, menjelaskan pentingnya penguatan proses PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dalam siklus SPMI, yang menjadi bukti konkrit dalam kriteria tata pamong. Beliau menekankan bahwa keberhasilan akreditasi bukan hanya pada kelengkapan dokumen, tetapi juga implementasi standar mutu yang nyata di setiap lini pengelolaan program studi. Selain itu beliau juga mengatakan bahwa LPM sebagai peran konsultan, pendampingan internal terhadap borang akreditasi yang akan disusun.
Muthoin, M.Ag., Kepala Pusat Akreditasi, menguraikan pola pembinaan prodi melalui pendampingan intensif dan simulasi penilaian, yang diharapkan dapat mengidentifikasi kelemahan sejak dini dengan melakukan review sebelum eksternal dan sumbit. Beliau juga menambahkan bahwa tim LPM merupakan teman diskusi sebagai penyambung informasi. Sedangkan Dr. Mochamad Iskarim, S.Pd.I., M.S.I., Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu, menegaskan pentingnya audit mutu internal sebagai instrumen pengendalian agar semua aspek akreditasi dapat dijaga konsistensinya. Beliau juga menyampaikan beberapa trik jitu yang mendekati rubric yang telah ditentukan.
Para Ketua Program Studi (Kaprodi) di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyampaikan paparan program kerja sekaligus berdiskusi secara konstruktif dengan tim Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). Forum ini bertujuan untuk mengkaji kesiapan penyusunan borang akreditasi melalui pemetaan timeline, analisis kebutuhan data, dan penyesuaian indikator kinerja dengan standar LAMEMBA. Diskusi juga menitikberatkan pada penguatan sinergi antarprodi serta penerapan siklus PPEPP dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), sehingga strategi yang dirumuskan tidak hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi juga mendukung pencapaian visi institusi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Kegiatan pendampingan ini mencerminkan komitmen FEBI UIN Gus Dur dalam menegakkan prinsip continuous quality improvement. Dengan dukungan LPM dan keseriusan seluruh pengelola UPPS, diharapkan setiap program studi mampu meraih peringkat akreditasi yang unggul serta memperkuat daya saing FEBI di tingkat nasional maupun internasional.
Reporter : Nuzulul
Editor : Arif Rachman, M.Pd.
