Thursday, 23 October 2025 15:49

MAHASISWA INTERNASIONAL FEBI UIN GUS DUR BERPERAN AKTIF DALAM MEMBANGUN JEJARING EKONOMI GLOBAL DI TEI DAN NIITF 2025

Kajen (23/10) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan terus menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi mahasiswa dalam ajang ekonomi berskala global, Trade Expo Indonesia (TEI) dan Nigeria–Indonesia Investment & Trade Forum (NIITF 2025). Kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 15–23 Oktober 2025 ini menjadi momentum penting bagi penguatan jejaring diplomasi ekonomi dan pendidikan lintas negara, khususnya antara Indonesia dan Nigeria.

Partisipasi mahasiswa internasional Abdallah Rabiu Mohammed Rabiu dengan NIM 40124225 dari Program Studi Ekonomi Syariah ini tidak terlepas dari dukungan penuh Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz Ma’shum, M.Ag., dan Kepala Pusat Layanan Internasional (International Office), Isriani Hardini, Ph.D.  Melalui dukungan tersebut, mahasiswa FEBI berkesempatan menjadi relawan resmi dalam kegiatan TEI dan NIITF 2025, sekaligus menjadi bagian dari penguatan kerja sama ekonomi Islam dalam konteks global. Mahasiswa tersebut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pimpinan fakultas atas bimbingan dan kepercayaan yang diberikan dalam menjalankan tugas di forum internasional tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa FEBI UIN Gus Dur berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan tokoh-tokoh penting, antara lain Menteri Perdagangan Republik Indonesia, H.E. Budi Santoso; Duta Besar Nigeria untuk Indonesia, H.E. Usman Ari Ogah; Duta Besar Indonesia untuk Nigeria, H.E. Bambang Suharto; serta Presiden Nigeria–Indonesia Chamber of Commerce and Industry (NICCI), Mr. Ishmael Balogun. Melalui pertemuan tersebut, mahasiswa berhasil menyerahkan secara resmi dokumen delegasi Nigeria kepada pihak Fakultas, sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan peran UIN Gus Dur dalam diplomasi ekonomi internasional.

Ajang TEI dan NIITF 2025 dihadiri oleh lebih dari 400 pengusaha Nigeria yang berasal dari berbagai Chambers of Commerce di Kano, Abuja, Anambra, Lagos, dan wilayah lainnya. Selain itu, terdapat pula partisipasi dari lebih dari 20 delegasi negara Afrika dan Arab, menunjukkan skala global dari kegiatan ini. Delegasi tingkat tinggi dari Nigeria meliputi pejabat dari lembaga-lembaga strategis seperti Nigerian Export-Import Bank (NEXIM) yang diwakili oleh Executive Director bidang Layanan Korporasi, Mr. Ibrahim Khalil Gaga, serta Direktur Jenderal Presidential Enabling Business Environment Council (PEBEC), Princess Zahra.

Berbagai sesi lokakarya dalam forum tersebut membahas isu-isu strategis, antara lain fasilitasi perdagangan antarbank untuk menekan biaya transaksi serta penyederhanaan proses residensi dan visa bagi para investor. Diskusi juga menekankan pentingnya transformasi hubungan ekonomi Indonesia–Nigeria dari sekadar perdagangan komoditas menjadi kerja sama dalam bentuk pendirian pabrik bersama dan kemitraan investasi jangka panjang. Pendekatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun hubungan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan saling menguntungkan.

Partisipasi mahasiswa internasional UIN Gus Dur dalam kegiatan berskala global tersebut memberikan nilai tambah yang signifikan bagi reputasi universitas. Keterlibatan ini memperkuat posisi UIN K.H. Abdurrahman Wahid sebagai salah satu pusat studi ekonomi Islam internasional di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, kehadiran mahasiswa dalam forum diplomasi ekonomi juga mencerminkan komitmen institusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi global dan semangat kolaborasi lintas negara.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, disarankan agar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Gus Dur mempertimbangkan kemungkinan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Nigeria–Indonesia Chamber of Commerce and Industry (NICCI) atau lembaga mitra Nigeria lainnya yang berpartisipasi dalam forum tersebut. Kolaborasi strategis semacam ini akan membuka peluang pelatihan praktis bagi mahasiswa, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta memperkuat posisi fakultas dalam bidang ekonomi Islam dan diplomasi perdagangan.

Pada akhirnya, kegiatan TEI dan NIITF 2025 menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dukungan pimpinan fakultas, semangat mahasiswa internasional, dan jejaring global mampu mendorong UIN Gus Dur Pekalongan menjadi universitas yang berdaya saing internasional. Melalui pendekatan kolaboratif dan pengembangan kompetensi berbasis global, UIN Gus Dur berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga menjadi duta intelektual dan ekonomi Islam di panggung dunia.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : Dr. H. AM. Muh Khafidz MS, M.Ag.