Kajen (09/09) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan. Tim mahasiswa FEBI berhasil meraih Juara III sekaligus Juara Favorit dalam ajang Lomba Business Plan (Ide Bisnis Pemuda) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan.
Ketiga mahasiswa yang tergabung dalam tim tersebut adalah Rifky Ramadhani (40323040) dari Program Studi Akuntansi Syariah, serta Syihabud Din (40124035) dan Nafal Fikri (40124100) dari Program Studi Ekonomi Syariah. Mereka mampu bersaing dengan berbagai tim lain dari perguruan tinggi dan komunitas kepemudaan se-Kabupaten Pekalongan dengan menampilkan ide bisnis inovatif, aplikatif, dan bernilai keberlanjutan.
Dekan FEBI, Dr. H. AM. Muh. Khafidz MS, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan ini. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti nyata kualitas dan daya saing mahasiswa FEBI dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan. “Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja keras mahasiswa, bimbingan dosen, dan dukungan institusi. Keberhasilan mereka tidak hanya membawa nama baik FEBI, tetapi juga memperkuat posisi kita dalam mencetak lulusan berdaya saing,” ujarnya.
Dalam perspektif akademik, keberhasilan mahasiswa FEBI tersebut selaras dengan kriteria akreditasi, khususnya pada aspek luaran dan capaian mahasiswa. Akreditasi menekankan pentingnya bukti prestasi mahasiswa baik dalam bidang akademik maupun non-akademik sebagai indikator mutu pendidikan tinggi. Dengan prestasi ini, FEBI menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa aktif berkompetisi dan mengaktualisasikan potensinya di tingkat daerah maupun nasional.
Lebih jauh, capaian Juara III dan Favorit Business Plan ini menegaskan relevansi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang diterapkan FEBI. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, melainkan juga diarahkan untuk menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini menjadi indikator bahwa proses pembelajaran di FEBI selaras dengan kebutuhan dunia kerja, kewirausahaan, dan tuntutan global.
Selain itu, keberhasilan mahasiswa dalam ajang ini juga memberikan dampak positif terhadap reputasi dan tata kelola kelembagaan. Akreditasi menempatkan rekam jejak prestasi mahasiswa sebagai salah satu faktor penguatan mutu institusi. Dengan demikian, prestasi Rifky, Syihabud Din, dan Nafal Fikri berkontribusi langsung terhadap pengakuan kualitas akademik FEBI di mata pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal.
Dari sisi pengembangan soft skills, pengalaman mengikuti kompetisi ini melatih mahasiswa dalam hal berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, dan kerjasama tim. Kompetensi tersebut sejalan dengan indikator employability yang diukur dalam akreditasi. Prestasi ini menunjukkan bahwa FEBI tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan kompetitif dalam dunia usaha dan industri.
Dengan capaian gemilang ini, FEBI UIN Gus Dur optimis dapat terus melahirkan generasi muda yang memiliki spirit kewirausahaan Islami, inovatif, serta berorientasi pada kemaslahatan umat. Dekan FEBI menegaskan bahwa pihak fakultas akan terus memberikan dukungan penuh dalam bentuk pembinaan, pelatihan, dan pendampingan agar mahasiswa semakin siap meraih prestasi di kancah yang lebih luas.
Prestasi mahasiswa FEBI di tingkat Kabupaten Pekalongan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan diri. Selain itu, capaian ini juga menjadi bukti konkret bahwa implementasi visi FEBI dalam mengintegrasikan ilmu, keislaman, dan keindonesiaan dapat diwujudkan melalui karya nyata mahasiswa. Dengan demikian, keberhasilan ini tidak hanya bermakna bagi mahasiswa yang berprestasi, tetapi juga memperkuat kontribusi FEBI UIN Gus Dur dalam mewujudkan mutu pendidikan tinggi yang unggul sesuai standar akreditasi.
Penulis : Nuzulul
Editor : Arif Rachman, M.Pd.
