Saturday, 06 December 2025 12:51

MAHASISWA FEBI UIN GUS DUR PERSEMBAHKAN PRESTASI NASIONAL PEKAN WAKAF 2025, PERKUAT CAPAIAN AKREDITASI

Kajen (06/12) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid atau UIN Gus Dur kembali menorehkan prestasi akademik membanggakan melalui kemenangan dua mahasiswanya pada ajang Lomba Esai Pekan Wakaf 2025. Kompetisi yang diselenggarakan oleh ONE WAKAF diikuti sebanyak  87 peserta  pada hari terakhir, Rabu, 3 Desember 2025. Peserta tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi nasional menjadi momentum strategis bagi FEBI dalam menunjukkan kapasitas akademik dan kreativitas ilmiah mahasiswanya. Prestasi ini sekaligus menguatkan posisi FEBI dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas akademik, khususnya dalam konteks akreditasi program studi.

Sheza Aura Nafasya (NIM 40223155), mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah, berhasil meraih Juara 1 melalui esainya yang berjudul “Wakaf Startup Competition Sebagai Pemantik Solusi Sosial dari Generasi Muda.” Gagasannya menitikberatkan pada peran generasi muda dalam menginisiasi inovasi berbasis wakaf melalui ekosistem startup sosial. Pendekatan tersebut dinilai relevan dengan dinamika filantropi Islam kontemporer, sehingga memperoleh apresiasi tinggi dari dewan juri.

Sementara itu, Juara 2 diraih oleh Nabila Yumna Sulthana (NIM 40223170) dari Program Studi Perbankan Syariah, dengan esai berjudul “Bayt Al-Waqf sebagai Model Inovatif Transformasi Wakaf Indonesia.” Tulisan tersebut menawarkan konsep kelembagaan wakaf modern yang adaptif terhadap kebutuhan sosial-ekonomi masyarakat. Model Bayt Al-Waqf yang diusung Nabila dipandang potensial untuk menjembatani praktik wakaf tradisional dengan tuntutan tata kelola filantropi yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Kemenangan ganda ini menunjukkan bahwa kualitas akademik mahasiswa FEBI terus berkembang dan mampu bersaing pada level nasional. Hal ini tidak terlepas dari proses pembelajaran yang terstruktur, atmosfer akademik yang kondusif, serta komitmen program studi dalam menanamkan kemampuan analitis, riset, dan inovasi bagi para mahasiswa. Prestasi tersebut juga menjadi indikator penting dalam penguatan aspek penilaian akreditasi, khususnya pada komponen capaian mahasiswa dan luaran penelitian.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa kemenangan Sheza dan Nabila bukan hanya kebanggaan individual, tetapi juga merupakan representasi dari kualitas pendidikan FEBI secara keseluruhan. Menurutnya, prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri melalui karya ilmiah dan kegiatan kompetitif yang relevan dengan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam.

Lebih lanjut, Shultoni menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa dalam kompetisi nasional seperti Pekan Wakaf 2025 berkontribusi signifikan dalam mendukung proses reakreditasi program studi. Prestasi mahasiswa, sebagai salah satu indikator kinerja akademik, memperlihatkan bahwa FEBI memiliki sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan mampu melahirkan gagasan yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, pencapaian ini menjadi bukti empiris bahwa sistem akademik FEBI berjalan efektif dan responsif terhadap isu kontemporer.

Di sisi lain, kemenangan ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa FEBI mampu berperan aktif dalam memberikan solusi inovatif terhadap isu-isu strategis dalam pengembangan wakaf nasional. Melalui ide startup sosial dan model kelembagaan modern, kontribusi ilmiah Sheza dan Nabila mencerminkan kapasitas intelektual generasi muda yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu merumuskan konsep aplikatif. Hal ini menjadi modal penting bagi FEBI dalam memperkuat reputasi akademik dan kontribusi keilmuan di tingkat nasional.

Dengan demikian, dua kemenangan tersebut menjadi tonggak baru bagi FEBI UIN Gus Dur dalam meningkatkan kualitas dan daya saing akademik. Prestasi ini tidak hanya memperkuat portofolio mahasiswa dalam kancah kompetisi ilmiah, tetapi juga berdampak positif pada reputasi fakultas dalam proses akreditasi. FEBI berharap momentum ini dapat mendorong semakin banyak mahasiswa untuk aktif berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi intelektual bagi kemajuan ekonomi dan filantropi Islam di Indonesia.

Penulis             : Nuzulul

Editor              : H. M. Shulthoni, M.S.I.,Ph.D.