Thursday, 23 January 2025 15:39

HADIRKAN 2 NARASUMBER DARI LUAR NEGERI, FEBI UIN GUS DUR SUKSES GELAR STUDIUM GENERALE

Kajen (23/01) Gedung Student Center UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menjadi saksi penyelenggaraan Studium Generale bertema "Artificial Intelligence and Green Economy: Innovative Solutions for Global Sustainability" pada hari Kamis, 23 Januari 2025. Acara ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga selesai, dengan dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan pengelola Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Dua narasumber ternama hadir Dr. Rudolf Wirawan, Founder & CEO Wirasoft Pty Ltd sekaligus Presiden Perhimpunan Indonesia NSW, dan Ivan Chabibilah, S.S.M.LI, Business Development Executive ICCCM (International Cultural Communication Center Malaysia.

Dekan FEBI Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., dalam sambutannya beliau mengucapkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul di acara Studium Generale ini dengan tema "Artificial Intelligence and Green Economy: Innovative Solutions for Global Sustainability". Tema ini sangat relevan dengan kebutuhan zaman, di mana dunia menghadapi tantangan besar dalam keberlanjutan global, baik dari segi teknologi maupun lingkungan. Saya ucapkan terima kasih kepada para narasumber, yaitu Bapak Dr. Rudolf Wirawan dan Bapak Ivan Chabibilah, yang telah berkenan hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman mereka yang luar biasa kepada kita semua. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa FEBI meskipun pada masa liburan harus berangkat dalam rangka untuk meningkatkan wawasan, kreativitas, dan kompetensi di bidang akademik serta dunia kerja. Dunia saat ini menuntut kita untuk berpikir secara inovatif dan global. Selain itu beliau berpesan bahwa kita harus bekerja apapun agar memberikan manfaat terhadap lingkungan dan alam sekitar. Oleh karena itu, mari kita jadikan acara ini sebagai momentum untuk memperkuat peran kita sebagai generasi muda yang mampu berkontribusi dalam menciptakan solusi inovatif bagi keberlanjutan global, tutur Prof. Shinta.

Suasana Studium Generale berlangsung santai namun penuh antusiasme. Dr. Rudolf Wirawan memaparkan pentingnya penerapan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mengatasi tantangan sosial melalui pendekatan sistem hidup berbasis ekologi. Ia juga menggarisbawahi potensi kolaborasi antara teknologi dan masyarakat dalam membangun keberlanjutan kota seperti Pekalongan.

Sementara itu, Ivan Chabibilah memberikan wawasan tentang pentingnya membangun pola pikir global bagi mahasiswa UIN Gus Dur. Ia menjelaskan bahwa kecakapan lintas budaya adalah kunci untuk meraih keunggulan di dunia internasional. "Interkulturalitas menjadi jembatan yang memperkuat posisi kita dalam kancah global," ujarnya.

Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta menunjukkan rasa ingin tahu mereka terhadap topik yang dibahas. Para mahasiswa mengapresiasi materi yang relevan dan inspiratif, yang diharapkan dapat memberikan bekal untuk menghadapi tantangan dunia akademik dan profesional di masa depan.

Reporter          : Nuzulul

Editor              : Aprin Yudiarto, S.Pd.I